Asuransi Memberi Uang di Saat Darurat

Hanya asuransi yang dapat memberikan uang di saat darurat. Saat terjadi risiko kehidupan seperti sakit kritis, kecelakaan, cacat, dan meninggal, seringkali kita merasa kepepet karena terdesak kebutuhan akan uang. Namanya juga kepepet, solusi instan yang kita butuhkan. Namun karena instan, solusi itu kadang diluar nalar.

Biasanya tabungan adalah solusi keuangan pertama yang akan kita bobol, jika kebutuhan itu sangat mendesak.

Bagaimana jika tabungan saja tidak cukup? Solusi berikutnya adalah pinjam ke sanak saudara, teman, atau kredit tanpa agunan (KTA). Sayangnya jika tak ada saudara dan teman yang bisa bantu, begitu juga jika aplikasi KTA ditolak solusi kepepet berikutnya bisa jadi malah kita terjerumus ke jeratan rentenir.

Cara meminjam uang ke rentenir memang mudah, namun imbal baliknya kita diwajibkan membayar utang dengan bunga tinggi.

Dengan maraknya penggunaan media sosial, kini banyak orang yang mencari solusi keuangan dengan menggalang gerakan untuk menyumbang. Sering kita dengar gerakan koin untuk ini, dan dan untuk itu.

Alhamdulillah, jika ada banyak orang yang simpati dan berbaik hati membantu. Tapi tentu saja cara meminta sumbangan saat kepepet, tidak bisa dilakukan setiap orang.

Karena itu, saat kepepet banyak juga orang yang menjual aset berharga. Mending jika yang dijual adalah aset liabilitas seperti mobil, motor, atau perhiasan. Bagaimana jika yang dijual itu adalah aset produktif seperti sawah, rumah, atau toko? Tentu saja, dijualnya aset produktif malah akan mengurangi potensi kita.

Solusi paling baik saat kepepet adalah asuransi. Namun, asuransi bukan solusi instan. Kita harus menyiapkannya jauh-jauh hari sebelum risiko itu terjadi.

Asuransi jiwa adalah solusi keuangan paling ideal karena dijamin melalui kontrak (polis), efektif, dan komplet. Dari sisi uang, premi yang kecil akan menghasilkan uang pertanggungan (UP) yang besar. Jadi istilahnya asuransi adalah “uang kecil membeli uang besar”.

Berikut ini adalah maanfaat berasuransi seperti dilansir Otoritas Jasa Keuangan (OJK):

  1. Memberikan rasa aman dan perlindungan. Tertanggung akan terhindar dari kemungkinan timbulnya risiko kerugian di kemudian hari dan jiwanya menjadi tenang karena objek yang diasuransikan dijamin oleh penanggung.
  2. Memberikan kepastian Manfaat utama asuransi untuk mengurangi konsekuensi yang tidak pasti dari suatu keadaan yang merugikan, yang sudah diperkirakan sebelumnya, sehingga biaya atau akibat finansial dari kerugian tersebut menjadi pasti atau relatif pasti.
  3. Sarana menabung. Uang yang diasuransikan memiliki nilai tunai yang dapat diambil atau asuransi jenis tertentu, seperti whole life atau endowment. Bahkan, ada produk asuransi yang sengaja digabungkan dengan investasi, yaitu Unit Link.
  4. Meminimalisisasi risiko kerugian. Melalui asuransi, kemungkinan timbul risiko kerugian dapat dikurangi, dialihkan, dan disebarkan kepada pihak penanggung.
  5. Menjadikan hidup lebih tenang. Karena segala risiko yang dapat diasuransikan telah ada yang menanggung, hidup akan terasa lebih tenang dan penuh semangat.
  6. Membantu meningkatkan kegiatan usaha tertanggung. Tertanggung dapat lebih berfokus untuk menjalankan dan meningkatkan usahanya karena tidak perlu lagi menyiapkan dana cadangan yang besar untuk menanggulangi kerugian jika tokonya terbakar sebab risiko tersebut sudah dialihkan ke perusahaan asuransi dengan membayar premi yang relatif kecil. Jadi, dana yang seharusnya digunakan untuk dana cadangan dapat digunakan untuk meningkatkan kegiatan usaha tertanggung,

Saat DaruratNikmati Ongkos Kirim GRATIS apabila anda memesan Asuransi Allianz melalui kami, Agen Asuransi Allianz di Jakarta.

Beli-asuransi-allianz-Sekarang

Telepon/SMS/WA : 08119292466 

Pin BB : 5D7EC96D 

Email : info@asuransi-jiwa.org

Leave A Comment...