Asuransi Penyakit Kritis Allianz melindungi Risiko Terkena Gagal Ginjal

Asuransi penyakit kritis Allianz tidak hanya melindungi nasabah Asuransi yang memiliki asuransi ini dari risiko penyakit mematikan seperti kanker tetapi juga penyakit seperti gagal ginjal. Namun perlu diingatkan sekali lagi bahwa syarat untuk mengikuti dan mendaftar asuransi penyakit kritis Allianz ini adalah harus dalam keadaan sehat.

Jika seseorang sudah dinyatakan sakit atau menderita gangguan kesehatan dan sakit penyakit, maka akan sulit bagi dirinya untuk membeli dan memiliki asuransi sakit kritis Allianz ini.

Tolong dibaca dan digaris bawahi baik baik kalimat di atas. Karena saya menemukan banyak sekali orang yang menghubungi saya untuk mendaftar asuransi namun dalam keadaan yang sudah sakit.

Contoh beberapa hari yang lalu ada seorang suami yang ingin mendaftarkan istri nya untuk ikut asuransi penyakit kritis Allianz. Namun setelah ditanya lebih lanjut ternyata si istri yang malang itu baru saja diindikasi oleh dokter bahwa ada tumor di lidahnya. Awal nya si suami tidak jujur dan tidak mengatakan yang sebenarnya. Namun setelah ditanya lebih lanjut baru ketahuan bahwa tujuan si suami untuk mengasuransikan istrinya karena itu.

Maka dengan sangat menyesal dijelaskanlah pada si suami bahwa kecil kemungkinan pengajuan pendaftaran asuransi untuk istrikan akan disetujui oleh Allianz.

Sebenarnya bukan hanya Allianz namun di asuransi manapun, takkan ada yang mau menerima nasabah yang sudah divonis menderita sakit penyakit tertentu. Kalau saja si suami cepat sadar dan membeli asuransi penyakit kritis  Allianz sebelum si istri terkena tumor di lidah, maka uang santunan dari Asuransi akan cair yang dapat digunakan untuk membiayai pengobatan istri nya. Asuransi penyakit kritis Allianz memiliki masa tunggu 90 hari dimana jika dalam masa 90 hari pertama setelah polis asuransi aktif si nasabah terdiagnosa penyakit kritis, maka si nasabah tetap tidak dapat melakukan klaim.

Itulah sebabnya jangan menunda nunda untuk memiliki asuransi penyakit kritis Allianz karena kita tidak pernah tahu dan tidak pernah dapat menduga dan memprediksi apa yang akan terjadi terhadap diri kita di kemudian hari.

Lebih baik berjaga jaga sedini mungkin. Belilau asuransi penyakit kritis Allianz disaat masih sehat. Karena di saat masih sehat, pengajuan asuransi Anda akan langsung di approve oleh Allianz tanpa perlu melakukan medical cek up. Jika sudah sakit dan dikenakan medical cek up, pengajuan Anda kemungkinan akan ditolak jika hasil medical cek upnya tidak bagus.

Termasuk jika Anda sudah terkena gagal ginjal dan perlu melakukan cuci darah secara rutin, jika tidak memiliki asuransi, maka ini akan menjadi beban Anda seumur hidup untuk membiayai biaya perawatannya.

Jika Anda memiliki asuransi penyakit kritis Allianz maka Anda akan mendapatkan uang santunan disaat Anda terkena penyakit gagal ginjal dimana dana tersebut dapat Anda manfaatkan untuk merawat penyakit gagal ginjal yang Anda derita.

Penyebab Gagal Ginjal

Ginjal adalah salah satu organ yang terletak di bagian bawah rusuk dua sisi tubuh. Bentuk ginjal menyerupai kacang. Fungsi utama dari ginjal adalah menyaring limbah, zat sisa atau kelebihan cairan yang berasal dari darah, hingga kemudian akan dibuang dalam bentuk urine. Jika ginjal tidak berfungsi dengan baik, tentulah bisa membahayakan tubuh. bahkan bisa menyebabkan kematian jika tidak lekas ditangani.

Fungsi dan gejala sakit ginjal

Ginjal merupakan organ vital dengan memiliki beragam fungsi. Beberapa fungsinya antara lain sebagai alat untuk melakukan pengaturan kadar zat kimia tubuh, membantu melakukan pengaturan tekanan darah, memproduksi zat alami serupa vitamin D untuk mempertahankan kesehatan tulang dan sebagai tempat produksi hormon glikoprotein yang membantu menghasilkan eritrosit.

Penyakit gagal ginjal kronis atau GGK ialah kondisi dimana fungsi ginjal mengalami penurunan bertahap. Gagal ginjal kronis merupakan kerusakan ginjal, bisa berupa terjadinya kelainan jaringan, kelainan komposisi darah serta urine. Status gagal ginjal kronis akan berubah jadi gagal ginjal stadium akhir (ESRD) apabila ginjal tak lagi berfungsi.

Saat stadium akhir biasanya sudah mengalami penumpukan limbah, penumpukan elektrolit dan cairan yang dapat membahayakan tubuh bila tidak segera dilakukan dialysis atau yang lebih dikenal dengan cuci darah. Solusi lainnya yaitu transplantasi ginjal.

Gagal ginjal kronis saat stadium lanjut biasanya terdapat gejala seperti sesak napas, mual, kelelahan, terjadi pembengkakan di kaki atau pun tangan sebab mengalami penumpukan cairan tubuh dan urine berdarah.

Penyakit gagal ginjal kronis biasanya di stadium awal tidak memunculkan gejala. Oleh sebab itu, banyak pengidapnya yang tidak menyadari hingga GGK telah stadium lanjut. Bahkan orang-orang yang menganggap remeh dan tak peduli dengan rasa sakit yang mulai muncul saat stadium lanjut, baru memeriksakan dirinya ke dokter saat telah mengalami stadium akhir.

Orang-Orang yang Berisiko Tinggi Mengalami Gagal Ginjal

Setiap orang memiliki potensi gagal ginjal. Untuk itulah, sangat disarankan untuk rutin melakukan pemeriksaan urine dan darah setidaknya setahun sekali. Terlebih lagi bagi orang yang memiliki risiko tinggi mengalami penyakit gagal ginjal kronis.

Siapa sajakah orang yang memiliki risiko tinggi mengalami gagal ginjal kronis?

  1. Penderita hipertensi
  2. Penderita diabetes
  3. Orang-orang yang mengonsumsi air putih kurang dari 8 gelas setiap hari
  4. Seorang yang jarang olahraga
  5. Orang-orang yang kesehariannya lebih banyak duduk. Misalnya bekerja berjam-jam di depan computer atau menjahit
  6. Orang-orang yang mempunyai riwayat keluarga penderita gagal ginjal kronis

Mengapa penderita diabetes dan hipertensi juga bisa memicu gagal ginjal?

Penyakit atau kondisi tertentu dapat memperbesar risiko mengidap gagal ginjal kronis. Paksaan kerja pada organ ginjal menjadi penyebab terjadinya GGK. Paksaan kerja terhadap organ ginjal dialami pula oleh para penderita hipertensi dan diabetes, yang mana mereka harus mengonsumsi obat-obatan kimia dalam jangka waktu lama dan terus menerus.

Meskipun dokter memberikan resep obat-obatan kimia sesuai dosisnya kepada para penderita Hipertensi dan Diabetes, namun tetap saja apabila zat-zat kimia dikonsumsi setiap hari dalam jangka waktu lama, maka hal tersebut dapat merusak organ ginjal.

Mengonsumsi obat-obatan kimia setiap hari dalam jangka waktu lama, secara tidak disadari memaksa organ ginjal untuk terus melakukan penyaringan zat-zat kimia dari obat-obatan yang masuk ke dalam tubuh. Semakin banyak obat yang dikonsumsi dan semakin lama jangka waktu konsumsi obat kimia, maka semakin besar pula risiko penyakit gagal ginjal. Namun hal ini membutuhkan waktu lama bertahun-tahun.

Gagal Ginjal yang Dialami Pengidap Diabetes

Penyakit diabetes menjadi salah satu pemicu terhadap penyakit gagal ginjal kronis. Apabila kadar gula atau glukosa di dalam darah tinggi, akan memengaruhi kinerja ginjal sebagai sistem penyaringan zat sisa.

Darah yang mengandung glukosa tinggi akan lebih kental sehingga aliran darah menuju ginjal terganggu dan akan merusak ginjal secara perlahan. Maka dari itu, penderita diabetes penting menjaga kadar gula darah agar tetap normal.

Diabetes sendiri memerlukan insulin guna menjaga agar glukosa dalam darah tetap normal. Selain itu insulin juga membatasi kadar glukosa agar tidak meningkat tinggi sesudah makan dan menjaga kadar glukosa agar tak terlalu rendah saat jeda waktu makan.

Ada 2 tipe diabetes yang dimaksud disini yakni:

  1. Diabetes Mellitus tipe 1

Kondisi penderita diabetes yang mana tubuh sedikit menghasilkan insulin atau bahkan tidak menghasilkan insulin sama sekali.

  1. Diabetes Mellitus tipe 2

Kondisi penderita diabetes ketika insulin yang diproduksi cukup, tetapi tubuh tidak dapat menggunakan dengan efektif.

Gagal ginjal kronis diperkirakan diderita oleh 1 dari 5 orang penderita diabetes mellitus tipe 1. Sedangkan pada penderita diabetes mellitus tipe 2, gagal ginjal kronis diperkirakan diderita oleh 1 dari 3 orang.

Gagal Ginjal yang Dialami Pengidap Hipertensi

Tekanan darah ialah besarnya tekanan dari jantung ketika memompa darah agar mengalir ke pembuluh arteri. Penderita hipertensi kerap kali dikaitkan dengan penyakit ginjal dikarenakan tekanan darah berlebihan bisa merusak beberapa organ tubuh, termasuk otak dan ginjal.

Tekanan darah yang tinggi dapat mengakibatkan pembuluh darah pecah. Apabila pembuluh darah pada ginjal pecah, maka tentunya akan berdampak buruk pada kinerja ginjal, dan dapat mengalami GGK.

Lantas siapa saja yang berisiko terkena hipertensi? Orang yang mempunyai kebiasaan tertentu berisiko besar mengidap hipertensi, diantaranya  adalah mereka yang:

  1. kurang berolahraga
  2. kebiasaan merokok
  3. stress
  4. obesitas
  5. mengonsumsi minuman beralkohol
  6. usia tua
  7. memiliki riwayat keluarga yang mengidap hipertensi
  8. mengonsumsi garam serta lemak berlebihan

Hal Lain Penyebab Penyakit Gagal Ginjal Kronis

Selain dikarenakan beragam penyebab diatas, terdapat beberapa kondisi lainnya yang tidak umum, tetapi juga dapat menyebabkan penyakit GGK. Hal ini penting diketahui mengingat pentingnya fungsi ginjal dalam keseharian:

  1. Gangguan organ ginjal polisistik

Pada kondisi ini kedua ginjal memiliki ukuran yang lebih besar daripada ukuran normal. Umumnya merupakan kondisi turunan.

  1. Glomerulonefitis

Kondisi peradangan pada organ ginjal.

  1. Pielonefritis

Kondisi terjadinya infeksi pada organ ginjal.

  1. Penyumbatan di saluran kemih
  2. vesicoureteral reflux

Suatu keadaan yang sebabkan urine kembali ke organ ginjal

  1. Rutin mengonsumsi obat-obatan tertentu selama jangka waktu panjang
  2. Lupus eritematosussistemik

Kondisi ketika sistem daya tahan tubuh justru menyerang jaringan organ tubuh sendiri.

Pertumbuhan organ ginjal yang tidak normal pada janin ketika di dalam kandungan.

Merubah gaya hidup yang tidak sehat menjadi gaya hidup sehat seperti berolah raga teratur, pola makan dan menu makanan yang sehat, meminimalkan mengonsumsi obat-obatan kimia yang bisa merusak organ ginjal, serta berhenti mengonsumsi minuman beralkohol dan berhenti merokok akan membantu cegah terjadi penyakit gagal ginjal.

Namun itu semua tidak lah cukup. Anda perlu membentengi diri Anda dengan memiliki asuransi penyakit kritis Allianz sejak dini. Jika saat Anda membaca artikel ini, keadaan Anda masih sehat walafiat, maka inilah saat nya Anda untuk memiliki asuransi penyakit kritis CI100 dari Allianz.

Premi asuransi Allianz sangat terjangkau. Anda hanya perlu membayar premi bulanan yang jumlahnya tidak seberapa namun dapat memberikan proteksi berupa uang santunan yang luar biasa besar jumlahnya yang akan lebih dari cukup untuk membiayai biaya perawatan Anda dan bahkan sisanya dapat Anda manfaatkan untuk membiayai kebutuhan sehari hari Anda.

Nikmati Ongkos Kirim GRATIS apabila anda memesan Asuransi Allianz melalui kami, Agen Asuransi Allianz di Jakarta.

Beli-asuransi-allianz-Sekarang

Telepon/SMS/WA : 08119292466 

Pin BB : 5D7EC96D 

Email : info@asuransi-jiwa.org

Leave A Comment...