Gejala Penderita Diabetes Basah

Apa saja gejala dari penyakit diabetes basah? Diabetes adalah salah satu penyakit yang cukup ditakuti di Indonesia, dan bahkan di seluruh dunia. Penyakit kencing manis atau yang biasa dikenal dengan diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit menahun yang ditandai dengan kadar gula darah melebihi nilai normal (hiperglikemia). Kondisi ini timbul terutama disebabkan adanya gangguan pada metabolisme karbohidrat (gula) di dalam tubuh. Gangguan metabolisme tersebut antara lain disebabkan oleh adanya gangguan fungsi hormon insulin di dalam tubuh. Penyakit metabolik ini akan mulai memperlihatkan eksistensinya saat seseorang memiliki peningkatan pada kadar gula darah. Selain itu, pertanda lain yang terlihat secara kasat mata adalah perubahan fisik tubuh. Kenaikan dan penurunan berat badan yang membingungkan dan tidak bisa dijelaskan bisa jadi adalah gejala dari diabetes. Bila merasakan hal yang serupa, bisa jadi diabetes tipe 2 sedang mengancam kesehatan Anda.

Diabetes tipe 2 terjadi karena insulin tidak dapat mengangkut glukosa ke dalam sel, tubuh bereaksi seolah-olah tubuh dalam keadaan lapar dan mulai menggunakan protein dari otot. Lalu apa yang harus Anda lakukan ketika divonis terkena diabetes tipe 2? Salah satu hal terpenting yang harus Anda lakukan adalah dengan mengubah pola & menu makan. Konsumsilah telur secara teratur utuk mengurangi risiko diabetes tipe 2 hingga sepertiganya. Telur tidak hanya mengurangi risiko diabetes tipe 2, tetapi juga menurunkan kadar glukosa darah. Risiko diabetes tipe 2 ternyata juga dihubungkan dengan berat badan, distribusi lemak, kurangnya aktivitas, sejarah keluarga, umur, prediabetes, gestational diabetes, serta sindrom polycystic ovarian. Hal ini bisa dilawan dengan kombinasi antara diet dan olahraga.

Pada penderita diabetes mellitus, gangguan fungsi hormon insulin, akan menyebabkan pula gangguan pada metabolisme lemak, yang ditandai dengan meningkatnya kadar beberapa zat turunan lemak seperti trigliserida dan kolesterol. Peningkatan trigliserida dan kolesterol merupakan akibat penurunan pemecahan lemak yang terjadi karena penurunan aktivitas enzim-enzim pemecah lemak, yang kerjanya dipengaruhi oleh insulin. Dalam penyakit diabetes tipe 2 dikenal istilah diabetes kering dan diabetes basah. Apa yang membedakan diabetes basah dari diabetes kering? Semuanya bisa dilihat dari gejala dan tanda diabetes. Apa saja gejala dan tanda diabetes basah itu? Diabetes basah adalah istilah yang dikenakan pada diabetes tipe 2 yang berada di fase lanjut. Diabetes ini biasanya terjadi pada orang-orang lanjut usia. Penyebabnya adalah kadar gula darah yang sangat tinggi dan biasanya jauh berada di atas kadar gula darah penderita diabetes kering.

Gejala Dan Tanda-tanda Diabetes Basah

Gejala dan tanda diabetes basah sebenarnya hampir mirip dengan gejala dan tanda diabetes kering. Hal yang membedakan memang fase dan juga keadaan fisik. Untuk lebih jelasnya, akan diuraikan semua gejala dan tanda-tanda diabetes basah.

1. Gejala dan tanda-tanda yang sama antara diabetes basah dan kering diantaranya adalah :

  • Adanya peningkatan rasa lapar.
  • Peningkatan rasa haus dan seringnya buang air kecil.
  • Mulut kering akibat dehidrasi.
  • Napas berbau buah; penglihatan yang kabur.
  • Pegal otot akibat dehidrasi.
  • Sensitif.
  • Sakit kepala akibat gula darah, penglihatan yang kabur, dan tekanan darah tinggi.
  • Gatal-gatal.
  • Penurunan berat badan yang drastis akibat dehidrasi dan pembakaran lemak terus menerus.

2. Gejala yang hanya terjadi pada diabetes basah :

Adanya infeksi pada jaringan kulit, jaringan saraf, dan jaringan otot. Infeksi ini diakibatkan oleh bakteri Clostridium perfringens atau Bacillus fusiformis. Secara alami, infeksi biasanya terjadi pada daerah yang lembab, seperti mulut, usus, paru-paru, serviks, dan juga vulva. Sedangkan pada penderita diabetes basah, infeksi banyak terjadi di daerah kaki.

Gejala dan tanda diabetes basah yang paling mudah terdeteksi adalah adanya infeksi yang sebenarnya berawal dari luka. Karena kadar gula darah yang tinggi, luka menjadi susah sembuh. Keadaan ini membuat bakteri hinggap dan akhirnya tumbuh berkembang sehingga infeksi bertambah parah. Jika dibiarkan, keadaan ini bisa berujung pada kebusukan sehingga bagian tersebut harus diamputasi (dipotong). Waspadai apabila mengalami gejala dan tanda-tanda diabetes, segera lakukan pemeriksaan sebelum mengalami diabetes yang lebih parah.

Penyakit diabetes, meskipun awalnya kelihatan sepele namun dapat mengakibatkan komplikasi akut ke beberapa organ utama di dalam tubuh. Beberapa perusahaan asuransi bahkan enggan untuk menerima seseorang yang telah menderita diabetes karena ancaman akan penyakit ini yang sangat menakutkan. Apabila diterima pun kadang disertai dengan ekstra premi yang lebih mahal. Saran yang paling bagus adalah, jangan pernah menunda nunda untuk memiliki asuransi Allianz segera. Setidaknya apabila anda telah mempersiapkan diri anda untuk memiliki asuransi sebagai perlindungan anda, anda tidak perlu merasa kuatir lagi apabila suatu saat penyakit diabetes ini menghampiri anda. Yang perlu anda lakukan sebenarnya hanya memastikan bahwa apabila penyakit diabetes masuk di dalam kehidupan anda, pastikan bahwa anda telah terlindungi dengan asuransi tapro allianz yang telah dilengkapi dengan asuransi penyakit kritis. Meskipun penyakit diabetes bukan lah penyakit kritis, tetapi efek buruk dari penyakit ini dapat mengakibatkan si penderita bisa menderita gagal ginjal, kebutaan, penyakit jantung, yang kesemuanya merupakan penyakit kritis mematikan yang dicover oleh asuransi sakit kritis Allianz baik ci, ci plus maupun ci100.

Nikmati Ongkos Kirim GRATIS apabila anda memesan Asuransi Allianz melalui kami, Agen Asuransi Allianz di Jakarta.

Beli-asuransi-allianz-Sekarang

Telepon/SMS/WA : 08119292466 

Pin BB : 5D7EC96D 

Email : info@asuransi-jiwa.org

Leave A Comment...