Hati hati Memilih Perusahaan Asuransi, Jangan sampai Memilih yang Sudah mau Pailit

Hati hati Memilih Perusahaan Asuransi, Jangan sampai Memilih yang Sudah mau Pailit. Karena itu nama besar dan reputasi adalah harga mati yang sudah tidak dapat ditawar lagi apabila anda ingin merasa secure dan aman saat membeli asuransi jiwa.

Ingat, asuransi jiwa berbeda dengan asuransi umum/ kerugian yang biasanya jangka waktu perlindungannya singkat (asuransi umum biasanya jangka waktu perlindungan paling maksimal adalah 1 tahun dan akan diperpanjang lagi di tahun berikutnya, contoh paling gampang, perhatikan saja asuransi mobil anda).

Berbeda dengan asuransi jiwa yang jangka waktu perlindungannya lama. Bisa bertahun tahun bahkan berpuluh puluh tahun, tergantung dari usia si nasabahnya sendiri apakah bakal berumur panjang atau berusia pendek nantinya. Yang pasti, di Allianz, perlindungan asuransi jiwa itu diberikan sampai usia si nasabah mencapai usia 100 tahun.

Begitu juga dengan asuransi penyakit kritisnya. Asuransi Penyakit Kritis Allianz juga memberikan perlindungan sampai usia si nasabah nya mencapai 100 tahun juga. (Di Indonesia tidak ada perusahaan asuransi yang berani memberikan perlindungan asuransi penyakit kritis sampai usia 100 tahun seperti di Allianz. Di asuransi lain, manfaat sakit kritis paling cuma di cover sampai usia nasabahnya mencapai 70 tahun).

Karena jangka waktu perlindungan yang lumayan panjang ditambah lagi, kita sendiri juga tidak dapat menentukan kapan tepatnya kita akan meninggal dunia atau mungkin terdiagnosa penyakit kritis, maka sangat penting untuk hanya memilih asuransi jiwa yang kredibel. Lihat baik baik mana perusahaan asuransi yang bonafid. Kalau Allianz, sudah tidak perlu diragukan lagi. Nama Allianz sudah terkenal sampai ke seluruh dunia sebagai perusahaan asuransi dan manajemen aset terbesar di dunia.

kantor allianz di seluruh duniaJadi asuransi jiwa anda akan aman jika anda mempercayakan Allianz sebagai penanggung apabila terjadi apa apa terhadap hidup anda. Jangan sampai di saat anda tertimpa musibah, perusahaan asuransi yang anda harapkan malah nantinya sudah tidak ada lagi, mungkin karena sudah kolaps atau sudah bubar. Mungkin anda masuk ke asuransi abal abal itu karena di iming imingi sesuatu pas awalnya namun anda tidak berpikir panjang mengenai manfaatnya di kemudian hari.

Banyak dari para nasabah asuransi yang selalu bertanya tentang bagaimana perlindungan konsumen jika suatu saat perusahaan asuransi dinyatakan pailit. Nah, dalam hal ini edukasiasuransi.com akan coba menjelaskan bagaimana bentuk penjaminannya jika ternyata perusahaan asuransi dinyatakan pailit.

Bagaimana perlindungan terhadap pemegang polis jika perusahaan asuransi pailit…..?

Pertama-tama kita perlu mengenal istilah “redemption” dalam konteks asuransi. Dari definisi bebas yang saya ketahui dari beberapa polis asuransi swasta, redemption dapat diartikan sebagai penarikan unit baik sebagian maupun seluruhnya oleh pemegang polis, setelah dikurangi biaya-biaya yang terkait. Sebagai informasi tambahan untuk Anda, saat ini biasanya perusahaan asuransi akan menawarkan produksi asuransi jiwa yang terdiri dari layanan perlindungan (proteksi) dan juga sekaligus unit link sebagai kepemilikan satuan investasi.

Anda mengatakan bahwa ada isu perusahaan asuransi tersebut dipailitkan. Perlu Anda ketahui bahwa secara hukum permohonan pailit atas perusahaan asuransi hanya dapat diajukan oleh Menteri Keuangan (vide: Pasal 2 ayat (5) Undang-Undang No. 37 Tahun 2004 Tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang – “UU Kepailitan dan PKPU”).

Menjawab pertanyaan Anda, jika diasumsikan bahwa isu perusahaan asuransi tersebut sudah dinyatakan pailit oleh putusan Pengadilan Niaga adalah benar, maka telah terjadi penyitaan secara umum atas semua kekayaan perusahaan asuransi tersebut selaku debitor pailit, yang pengurusan dan pemberesan harta pailit tersebut dilakukan oleh kurator yang diangkat oleh Pengadilan Niaga dibawah pengawasan oleh hakim pengawas (vide: Pasal 1 angka 1, Pasal 15 ayat (1), Pasal 16 ayat (1) UU Kepailitan dan PKPU).

Lebih lanjut, sesuai dengan ketentuan Pasal 27 UU Kepailitan dan PKPU telah diatur bahwa selama berlangsungnya kepailitan, tuntutan untuk memperoleh pemenuhan perikatan dari harta pailit yang ditujukan terhadap debitor pailit, hanya dapat diajukan dengan cara mendaftarkannya untuk dicocokan (pencocokan piutang).

Dengan demikian, apa yang disarankan oleh petugas asuransi tersebut kepada Anda untuk mengajukan klaim tersebut dengan cara membayar premi dan mengisi formulir klaim adalah kurang tepat, karena perusahaan tersebut sudah dinyatakan pailit, maka segala tuntutan/klaim harus diajukan kepada kurator dari perusahaan asuransi tersebut.

Yang perlu dicermati adalah apakah polis asuransi dan hak Anda untuk mengajukan redemption tersebut dapat dikualifisir sebagai “Utang” sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 angka 6 UU Kepailitan dan PKPU, yang berbunyi sebagai berikut:

“Utang adalah kewajiban yang dinyatakan atau dapat dinyatakan dalam jumlah uang, baik dalam mata uang Indonesia maupun mata uang asing, baik secara langsung maupun yang akan timbul di kemudian hari atau kontinjen, yang timbul karena perjanjian atau undang-undang dan yang wajib dipenuhi oleh debitor dan bila tidak dipenuhi, memberi hak kepada kreditor untuk mendapat pemenuhannnya dari harta kekayaan debitor.”

Untuk itu sebagai referensi bagi Anda, saya telah mewawancarai Victor Hutabarat, S.H. selaku mantan Hakim Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Beliau menyatakan bahwa hak pemegang polis untuk menarik unit bagi sebagian maupun seluruhnya tersebut dari perusahaan asuransi dapat dianggap sebagai utang, namun kedudukannya hanyalah sebagai kreditur konkuren, yang artinya tidak mempunyai hak pengambilan pelunasan lebih dahulu daripada kreditur yang lain (karena piutangnya tidak dijamin dengan suatu hak kebendaan tertentu, misalnya Hak Tanggungan atau Jaminan Fidusia).

Demikian yang dapat saya sampaikan. Semoga bermanfaat dan memberikan pencerahan untuk Anda.

Nikmati Ongkos Kirim GRATIS apabila anda memesan Asuransi Allianz melalui kami, Agen Asuransi Allianz di Jakarta.

Beli-asuransi-allianz-Sekarang

Telepon/SMS/WA : 08119292466 

Pin BB : 5D7EC96D 

Email : info@asuransi-jiwa.org

Leave A Comment...