Jangan Mati Meninggalkan Hutang di Sana Sini  

Salah satu fungsi dari asuransi jiwa yang paling utama adalah memtus mata rantai kemiskinan agar jangan sampai kemiskinan itu diwariskan ke generasi penerus (anak anak) Anda. Salah satu momok menakutkan yang bisa membuat anak anak Anda jatuh miskin adalah ketika mereka harus menanggung semua hutang hutang yang Anda tinggalkan semasa Anda masih hidup.

Meminjam uang memang gampang tapi membayar dan mencicil hutang terasa sangat berat. Mungkin bagi sebagian orang, mudah untuk mengucapkan kata mau meminjam uang, namun pernah kah terpikir bagaimana cara nya untuk melunasi hutang hutang ini semua kelak?

Bagaimana jika Anda keburu meninggal padahal hutang hutang ini semua nya belum lunas. Apakah otomatis semua hutang ini akan lunas begitu saja?

Enak sekali kalau bisa seperti itu. Sayangnya, yang namanya hutang, itu tetap harus dilunasi. Pada saat Anda meninggal, semua hutang yang Anda tinggalkan di dunia ini akan menjadi beban bagi keluarga Anda. Istri dan anak anak Anda yang akan menanggungnya.

Jika Anda masih lajang dan belum berkeluarga maka orang tua dan saudara kandung Anda yang akan menanggung hutang ini semua. Apakah Anda tidak merasa malu? Sebagai seseorang yang sudah dewasa, ketika meninggal dunia pun, Anda masih sempat sempatnya membuat anggota keluarga Anda kerepotan untuk melunasi hutang hutang Anda?

Mereka bisa, mereka akan meludah ke batu nisan Anda dan menyumpah serapahi Anda karena Anda meninggal tanpa memberikan solusi mengenai siapa yang akan melunasi semua hutang hutang Anda ini. Istri dan anak anak Anda akan jatuh miskin karena Anda. Bisakah Anda menanggung ini semua?

Bisakan Anda merasa tenang di alam baka sana padahal anak istri dan sanak keluarga Anda tidak bisa tenang di sini karena hutang Anda yang menggunung?

Jangan mati meninggalkan hutang di sana sini bisa menjadi pengingat sekaligus nasehat bagi siapa saja agar segera melunasi hutang-hutangnya. Salah satu kewajiban seseorang yang seharusnya segera dilakukan adalah membayar hutang, bahkan jika hal tersebut tidak segera dilaksanakan justru akan mendatangkan dosa yang akan terbawa sampai mati.

Jangan mati meninggalkan hutang di sana sini  akhirnya bisa menjadi beban bagi keluarga yang ditinggalkan karena harus melunasi hutang-hutang tersebut.

Orang yang Tidak Melunasi Hutang semasa hidupnya bisa membahayakan anggota keluarganya kelak.

Tolong menolong terhadap sesama memang sangat dianjurkan terutama jika ada oranglain yang membutuhkan bantuan. Biasanya salah satu bentuk pertolongan yang diberikan adalah berupa pinjaman uang atau barang yang disebut sebagai hutang.

Tetapi karena sesuai perjanjian di awal peminjaman tersebut sebagai hutang, si peminjam harus melunasi hutang tersebut. Akan lebih baik jika hutang tersebut segera dilunasi sehingga tidak menjadi beban maupun kesulitan bagi yang memberikan pinjaman.

Tetapi cukup disayangkan masih banyak orang-orang yang belum menyadari akan pentingnya melunasi hutang. Tak sedikit orang-orang yang berbuat semena-mena dan tidak segera membayar hutangnya.

Jangan Mati Meninggalkan Hutang di Sana Sini

Hal ini tentu sangat merugikan serta menyusahkan orang lain bahkan pihak keluarga jika sang peminjam uang tersebut meninggal dunia. Terlebih jika kondisi perekonomian keluarga yang ditinggal sedangkan kurang baik.

Agar hal tersebut tidak terjadi, sebaiknya jangan mati meninggalkan hutang di sana-sini dengan cara segera melunasi hutang sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat. Berikut akan dijelaskan bahaya orang yang tidak melunasi hutang agar jangan mati meninggalkan hutang di sana sini yang perlu Anda ketahui.

  1. Mati Membawa Hutang, Kebaikan Sebagai Pelunasnya
    Jangan mati meninggalkan hutang di sana sini merupakan peringatan yang harus Anda perhatikan karena jika seseorang mati dengan membawa hutang dan belum dilunasi. Untuk membayar hutang tersebut akan diambilkan dari pahala kebaikan yang sudah didapatkan selama masa hidupnya. Bahkan saat hari kiamat tiba, nantinya tidak ada lagi uang untuk membayar hutang-hutang tersebut.
  2. Urusan Orang yang Berhutang masih Menggantung
    Apabila seseorang yang meninggal masih memiliki hutang, nantinya urusan orang tersebut masih menggantung dan tidak ada hukuman yang jelas baginya apakah akan selamat atau binasa hingga dapat dilihat hutangnya lunas atau tidak.
  3. Hukumannya Setara dengan Mencuri
    Jika seseorang yang berhutang tetapi tidak memiliki keinginan untuk segera melunasi hutangnya tersebut kelak akan memperoleh balasan berupa hukuman di akhirat yang setara dengan para pencuri. Jangan mati meninggalkan hutang di sana sini sudah sepantasnya diperhatikan agar nantinya kita semua tidak menjadi pencuri miliki orang lain.
  4. Dosa Hutang Tidak Terampuni
    Jika seseorang tidak melunasi hutangnya hingga ia meninggal, kelak dosa-dosa hutang tersebut tidak akan terampuni ketika berada di akhirat. Dengan begitu seseorang yang sudah meninggalkan dunia kelak akan sulit untuk bisa memasuki surga. Oleh karena itu segera lunasi hutang-hutang Anda jika sudah mampu untuk membayarnya.
  5. Jasadnya tidak Disalati
    Dalam Agama Islam, pada zaman Nabi Muhammad SAW jika seseorang yang telah meninggal dunia masih memiliki hutang di dunia nantinya jasad orang yang masih memiliki hutang tersebut belum bisa disalatkan hingga hutangnya tersebut dilunasi.
  6. Pihak Keluarga harus Melunasi hutang
    Jika orang yang berhutang tersebut belum membayar hutangnya hingga ia meninggal, nantinya hutang tersebut akan menjadi tanggung pihak keluarga yang ditinggalkan. Apabila hal tersebut tidak dilaksanakan oleh pihak keluarga, nantinya akan membuat ruh orang yang berhutang tersebut menanggung dosa atas perbuatannya yang tidak melunasi hutangnya. Pastinya hal ini juga akan menjadi beban tersendiri bagi pihak keluarga terlebih jika hutang yang ditinggalkan jumlahnya sangat banyak dan kondisi keuangan keluarga cukup memprihatinkan.

Jangan mati meninggalkan hutang di sana dini menjadi peringatan yang keras bagi siapa saja agar tidak menyepelekan hutang. Jika Anda tidak ingin menanggung dosa kelak diakhirat serta menyusahkan pihak keluarga untuk melunasi hutang sebaiknya segeralah membayar hutang ketika sudah mampu untuk membayarnya.

Selain itu saat berhutang sebaiknya pertimbangkan tujuan berhutang tersebut apakah memang benar-benar untuk kebutuhan yang mendesak atau hanya menuruti kesenangan duniawi saja. Jika Anda terjebak hutang dan tidak memiliki keinginan untuk segera melunasinya kelak akan menjadi dosa besar bagi Anda dan menghapus pahala kebaikan yang sudah Anda peroleh selama di dunia.

Jangan mati meninggalkan hutang di sana sini memang sangat penting untuk diperhatikan agar terhindari dari bahaya tidak melunasi hutang. Bila Anda memiliki keinginan dan keyakinan bisa segera melunasi hutang tersebut, tentu akan membuat Anda semakin bersemangat dalam bekerja sehingga hutang-hutang tersebut bisa segera lunas dan tidak Anda tinggalkan ketika meninggal dunia.

Namun jika Anda tidak ingin mewariskan hutang hutang Anda kepada generasi penerus Anda terutama kepada istri, anak anak, orang tua maupun saudara kandung Anda, maka Anda perlu membeli asuransi jiwa bagi diri Anda sendiri.

Yang artinya Anda mengasuransikan diri Anda sendiri. Tidak perlu menambahkan manfaat kesehatan rawat inap rumah sakit atau manfaat penyakit kritis, cukup beli yang manfaatnya hanya asuransi jiwa saja. Selain premi nya lebih murah, manfaat uang santunannya juga bisa dimaksimalkan menjadi lebih besar apabila Anda hanya membeli asuransi dengan manfaat jiwa saja.

Dan pastikan uang santunan meninggal dunia yang akan diterima oleh ahli waris Anda kelak, bakal cukup atau lebih banyak daripada total hutang Anda. Anda dapat menunjuk satu atau beberapa ahli waris yang Anda percayai untuk menggunakan uang santunan ini untuk membereskan segala hutang Anda ketika Anda telah meninggal sehingga hutang hutang Anda bisa segera lunas dan tidak sampai membawa masalah besar bagi anggota keluarga Anda.

Anda tidak dapat menunjuk orang luar atau teman untuk menjadi ahli waris yang akan menerima uang santunan itu.

Yang berhak atas uang santunan itu hanyalah keluarga inti Anda. Kelaurga inti itu bisa istri, anak, saudara kandung maupun orang tua. Anda bisa menunjuk mereka semua sebagai ahli waris Anda (uang santunannya dibagi sesuai persentase yang Anda tentukan) atau bisa juga Anda hanya menunjuk 1 orang saja untuk menerima uang santunan itu agar lebih mudah dikelola untuk membayar hutang hutang Anda.

Membeli asuransi jiwa adalah cara yang paling praktis dan simpel untuk melunasi semua hutang Anda kelak ketika Anda telah meninggal dunia sehingga keluarga Anda tidak menjadi korban teror dari debt collector yang mau menagih hutang.

Jika saat ini Anda masih memiliki hutang dengan jumlah yang sangat besar dan Anda merasa mungkin Anda tidak mampu untuk melunasinya maka segeralah mendaftar untuk ikut asuransi jiwa Allianz saat ini juga.

Mudah mudah nantinya hutang Anda akan terbayarkan seluruhnya dan bahkan masih ada sisa uang santunan (setelah digunakan untuk membayar semua hutang) yang dapat dimanfaatkan oleh keluarga Anda.

Anda harus secepatnya mendaftar untuk ikut asuransi jiwa Allianz karena jika Anda sudah menderita penyakit tertentu (diabetes, asam urat, hipertensi, kolestrol tinggi, dll) maka kemungkinan pengajuan pendaftaran asuransi jiwa Anda akan ditolak dan Anda tidak mungkin bisa masuk asuransi lagi.

Apabila pengajuan asuransi jiwa Anda ditolak maka pupuslah harapan Anda satu satunya untuk bisa melunasi seluruh hutang hutang Anda dengan memanfaatkan bantuan asuransi jiwa Allianz.

Nikmati Ongkos Kirim GRATIS apabila anda memesan Asuransi Allianz melalui kami, Agen Asuransi Allianz di Jakarta.

Beli-asuransi-allianz-Sekarang

Telepon/SMS/WA : 08119292466 

Pin BB : 5D7EC96D 

Email : info@asuransi-jiwa.org

Leave A Comment...