Kanker yang Sering Menyerang Pria, Wanita dan Anak Anak

Kanker adalah penyakit yang berbahaya dan bersifat membunuh. Penyakit kanker ini seringkali tidak bisa diprediksi dan terkadang sudah menyebar ke banyak organ tubuh baru si penderita menyadari bahwa dirinya sudah terkena kanker.

Ini yang menyebabkan pengobatan dan penanganan terhadap penderita kanker sering terlambat. Karena sangat sulit untuk mendeteksi kanker sejak dini, maka sangat dianjurkan untuk memiliki asuransi penyakit kritis Allianz yang bernama CI100 untuk melindungi kita dari risiko terkena kanker.

Jadi jika Anda memiliki anak yang baru lahir dan masih orok, Anda sudah boleh berpikiran untuk memproteksi diri mereka dengan asuransi penyakit kritis CI100 dari Allianz. Perlakukan asuransi sakit kritis Allianz ini ibaratnya seperti immuninasi dimana semua anak wajib untuk diimunisasi untuk mencegah mereka mudah untuk terserang sakit penyakit.

Penyakit kritis yang disebut kanker ini tidak hanya menyerang orang dewasa saja namun banyak juga ditemukan kasus anak yang diserang kanker. Karena itu lah asuransi penyakit kanker dari Allianz ini harus dimiliki sejak dini. Semua anggota keluarga wajib memiliki asuransi ini mulai dari suami, istri dan anak.

Kanker yang banyak menyerang laki laki

Meski wanita berisiko tinggi untuk terkena kanker, namun pria lebih memiliki risiko besar untuk meninggal akibat kanker dibandingkan dengan wanita. Jenis kanker yang paling sering menyerang pria adalah :

Kanker kandung kemih
Kanker ini berada di urutan keempat sebagai kanker pembunuh pada pria. Umumnya 9 dari 10 penderita kanker kandung kemih adalah mereka yang berusia lebih dari 55 tahun. Sel kanker ini bisa menyebar melalui lapisan di dalam dinding otot kandung kemih. Sedangkan, kanker kandung kemih invasif dapat menyebar ke kelenjar getah bening, organ lainnya di panggul atau organ lain dalam tubuh seperti, hati atau paru-paru.

Kanker prostat
Kanker prostat menempati urutan kedua yang paling banyak membunuh kaum adam (pria). Kanker prostat dimulai ketika sel-sel kelenjar prostat mulai tumbuh tak terkendali. Hampir semua jenis kanker prostat adalah adenocarcinoma atau berkembang dari sel kelenjar. Mereka yang berisiko tinggi untuk terkena jenis kanker ini adalah yang memiliki riwayat keluarga sebagai penderita kanker, terlalu banyak mengonsumsi junk food, mengalami obesitas dan perokok.

Kanker paru-paru
Jenis kanker ini menjadi pembunuh nomor satu. Sekitar 14% perokok berisiko tinggi untuk mengembangkan penyakit ini. Jenis kanker ini ditandai dengan adanya pertumbuhan sel abnormal di paru yang tidak terkendali dan kemudian mengganggu fungsi paru. Namun, adapun cara mencegah penyakit kanker paru-paru adalah sebisa mungkin untuk tidak merokok dan menghindari asap rokok.

Kanker kulit
Selain ke empat jenis kanker diatas, kanker kulit juga sering dialami oleh pria kebanyakan dan menjadi kanker paling umum yang menyerang tubuh pria dengan usia diantara 15 hingga 39 tahun. Bahkan kanker kulit pada pria memiliki risiko tinggi yang mencapai 55% dibandingkan wanita. Kanker kulit terjadi lantaran perkembangan sel abnormal di sel kulit akibat paparan sinar matahari dalam jangka waktu yang lama. Maka dari itu, penggunaan krim tabir surya menjadi cara sederhana nan terbaik untuk menghindari kanker kulit.

Kanker usus besar
Kanker usus menempati urutan ketiga sebagai kanker pembunuh yang sering dialami pria. Kanker jenis ini berawal dari rektum, bagian usus besar yang paling dekat dengan anus. Sel kanker kemudian terus tumbuh dan membelah. Pria dengan usia 21 tahun sagnat berisiko tinggi terkena kanker usus besar. Selain itu, pola hidup yang tidak sehat seperti merokok, konsumsi junk food dan minuman beralkohol turut meningkatkan risiko untuk terkena kanker usus besar.

Kanker yang banyak menyerang perempuan

Sel kanker dapat tumbuh hampir di setiap bagian tubuh. Tak terkecuali di sistem reproduksi wanita. Sel kanker yang bisa berkembang di bagian sistem reproduksi wanita pun tak hanya kanker serviks saja. Namun masih ada banyak jenis kanker lainnya yang perlu diwaspadai oleh kaum hawa. Setidaknya beberapa jenis kanker yang paling sering menyerang sistem reproduksi wanita adalah :

Kanker vulva
Vulva adalah daerah luar yang mengelilingi vagina. Kanker vulva biasanya ditemukan di bagian bibir vagina. Sejumlah kasus kanker vulva juga dikaitkan dengan infeksi HPV. Kanker vulva biasanya terbentuk secara perlahan selama beberapa tahun. Sel-sel yang abnormal itu mulanya dapat tumbuh di permukaan kulit vulva dalam waktu yang lama hingga akhirnya menjadi kanker. Beberapa tanda munculnya kanker vulva ialah neoplasia intraepitel vulva atau adanya pertumbuhan sel prakanker, perdarahan, terdapat benjolan di vulva, dan terasa gatal.

Kanker saluran tuba
Saluran tuba atau dikenal dengan tuba falopi adalah tempat melintasnya sperma menuju sel telur. Daerah ini ternyata juga bisa terserang kanker. Kanker ini kerap ditemukan pada stadium lanjut sehingga angka harapan hidupbagi penderitanya sangat rendah. Orang yang terkena kanker tuba falopi umumnya tidak merasakan gejala awal atau tanda-tanda adanya sel kanker. Kanker ini memang jarang terjadi pada wanita. Sayangnya sampai saat ini belum ada metode deteksi dini yang baik untuk bisa menemukan kanker ini sedini mungkin sehingga memproteksi diri dengan memiliki asuransi penyakit kanker CI100 dari Allianz merupakan satu satunya jalan terbaik untuk memproteksi dari kemungkinan terkena kanker ini.

Kanker serviks
Kanker serviks atau leher rahim adalah jenis kanker yang paling umum. Kanker ini disebabkan oleh infeksi human papillomavirus (HPV). Virus ini bisa menular melalui hubungan seksual. Selain menyebabkan kanker serviks, HPV juga bisa menyebabkan kutil kelamin. Beruntung sudah ada vaksin untuk mencegah kanker serviks. Bagi yang sudah aktif berhubungan seksual, kanker serviks bisa dideteksi dengan metode pap smear mapun IVA. Gejala kanker ini antara lain perdarahan abnormal, nyeri di daerah panggul, dan kembung.

Kanker vagina
Sel kanker pun bisa ditemukan di vagina. Kanker ini juga sangat jarang terjadi, tetapi bisa ditemukan sejak dini. Gejala kanker vagina umumnya adalah perdarahan dari vagina meski tidak sedang menstruasi. Seperti kanker serviks, kanker vagina juga bisa disebabkan oleh infeksi HPV. Untuk itu, vaksin HPV sangat penting diberikan untuk mencegah berbagai kemungkinan terkena kanker pada sistem reproduksi.

Kanker rahim
Kanker rahim bisa terdapat di lapisan dalam rahim, yaitu bagian sel yang memproduksi lendir dan cairan lainnya ataupun di jaringan luar rahim. Kanker rahim yang juga dikenal kanker endometrium (sel kanker yang tumbuh di dinding rahim) yang ditemukan sejak dini dapat meningkatkan harapan hidup pasien. Gejala kanker rahim antara lain perdarahan di vagina meski tidak sedang haid atau sudah menopause dan nyeri panggul. Salah satu prosedur mengatasi kanker ini ialah dengan pengangkatan rahim agar sel kanker tidak menyebar ke organ lainnya.

Kanker ovarium
Setiap wanita memiliki dua indung telur atau ovarium yang memproduksi sel telur dan juga hormon. Sel kanker pun ternyata bisa menyerang bagian penting sistem reproduksi wanita ini. Kanker ovarium merupakan penyebab kematian yang cukup banyak juga bagi para wanita. Metode pengobatan dari kanker ini adalah dengan pengangkatan ovarium untuk mencegah penyebaran. Gejala kanker ini antara lain nyeri panggul, sakit perut, kembung, penurunan nafsu makan, hingga masalah menstruasi.

Kanker yang banyak menyerang anak anak

Tidak hanya menyerang orang dewasa namun sel-sel kanker juga bisa menyerang tubuh anak anak. Jenis kanker yang paling sering menyerang anak anak adalah :

RETINOBLASTOMA, dikenal juga dengan kanker mata yang hanya ditemukan pada usia bayi atau sekitar 2 tahun. Retinoblastoma dapat dikenali dengan adanya kejanggalan pada mata, atau warna merah pada pupil akibat darah di bagian belakang mata. Orang tua sebaiknya curiga, jika mata anak terlihat seperti mata kucing atau memantulkan cahaya warna putih ketika terkena cahaya lampu atau flash.

NEUROBLASTOMA, jenis kanker sel saraf yang dapat ditemukan di berbagai bagian tubuh. Jenis kanker ini dapat berkembang pada embrio atau janin, dan jarang ditemukan pada anak di atas usia 10 tahun. Biasanya ditemukan pada bagian perut yang ditandai dengan pembengkakan, nyeri tulang, dan demam.

RHABDOMYOSARCOMA, berawal dari pertumbuhan sel abnormal otot rangka atau otot yang digunakan untuk menggerakkan badan. Jenis kanker ini terdapat di bagian tubuh manapun yang memiliki sel otot rangka. Biasanya ditandai dengan nyeri dan/atau pembengkakan.

KANKER SISTEM SARAF PUSAT, sel tumor umumnya berawal pada otak bagian bawah; cerebellum dan batang otak, dan kemudian menyebar ke tulang belakang. Dampak kanker sistem saraf pusat adalah gangguan berpikir dan koordinasi, bahkan kelumpuhan.

KANKER TULANG, biasanya ditemukan saat anak memasuki masa pubertas dan usia remaja. Kanker ini dapat terjadi pada ujung tulang pipa kaki dan tangan (osteosarcoma) dan tulang pipih, seperti pada pinggang dan punggung (ewing sarcoma). Gejalanya biasanya berupa rasa nyeri pada malam hari atau saat menggerakkan tulang.

LYMPHOMA, jenis kanker yang menyerang sel imunitas atau limfosit dan pada organ nodus limfa, tonsil, dan kelenjar thymus yang terletak pada leher, ketiak, dan sekitar selangkangan. Lymphoma menyebabkan pembengkakan di sekitar kelenjar yang terdapat sel kanker, dan beberapa gejala, seperti berkeringat berlebih, lemas, demam serta penurunan berat badan secara drastis.

LEUKEMIA, terjadi pada sel darah putih dan sumsum tulang. Leukemia merupakan jenis kanker pada anak yang paling berbahaya karena menyebabkan pembentukan sel leukosit abnormal. Dampaknya adalah berhentinya pembentukan leukosit, diikuti gangguan produksi trombosit dan eritrosit. Leukemia juga berdampak pada organ otak dan kerusakan gusi, kulit, tulang, limpa, dan testis.

NEPHROBLASTOMA, jenis kanker yang berkembang pada salah satu atau kedua ginjal. Biasanya ditemukan pada anak dengan usia 3 sampai 4 tahun. Gejalanya antara lain pembengkakan pada perut dekat ginjal, disertai demam, mual dan kehilangan nafsu makan.

Dengan memiliki sedikit pemahaman mengenai kanker, semoga bermanfaat bagi Anda dalam mengurangi risiko terinfeksi penyakit yang sangat mematikan ini di dalam tubuh Anda. Selain itu, dengan melakukan pemahaman sejak dini mengenai kanker juga bisa meminimalisir tingkat kematian akibat kanker. Selain itu juga Anda perlu untuk memiliki asuransi penyakit kritis Allianz yang bernama CI 100 untuk melindungi diri Anda dari risiko penyakit kanker ini.

Dari penjabaran Anda bisa melihat kalau kanker ini bisa menyerang siapa saja baik pria maupun wanita bahkan dari usia dewasa sampai anak anak. Kita tidak pernah bisa tahu apakah bisa kena kanker suatu hari nanti. Jika misalnya kita berpotensi terkena kanker, kita juga tidak bisa menebak kapan akan terjadinya. Ada juga kan kanker yang menyerang anak anak yang masih usia batita.

Oleh karena itu waktu yang paling tepat untuk memiliki asuransi penyakit kritis Allianz adalah sedini mungkin. Selain premi asuransi penyakit kritis yang masih murah jika dimiliki di usia muda, Anda juga bisa menjalani hidup dengan lebih tentram dan damai jika Anda sudah memiliki payung yang senantiasa dapat melindungi Anda setiap saat.

Meskipun Asuransi penyakit kritis Allianz tidak dapat mencegah dan menhindari Anda dari risiko terkena kanker, namun Asuransi penyakit kritis dapat menyediakan uang santunan di saat Anda terdiagnosa kanker. Asuransi sakit kritis Allianz akan membuat Anda terhindari dari kebangkrutan (bencana finansial) karena mengobati penyakit kanker.

Nikmati Ongkos Kirim GRATIS apabila anda memesan Asuransi Allianz melalui kami, Agen Asuransi Allianz di Jakarta.

Beli-asuransi-allianz-Sekarang

Telepon/SMS/WA : 08119292466 

Pin BB : 5D7EC96D 

Email : info@asuransi-jiwa.org

Leave A Comment...