Manfaat Asuransi Yang Paling Penting di Produk Asuransi Allianz

Manfaat asuransi apakah yang paling penting di produk asuransi tapro Allianz? Dari sekian banyak manfaat di produk asuransi Allianz, ada 4 manfaat yang paling penting dan dominan dimana, kebanyakan nasabah asuransi Allianz, pastilah mengambil ke 4 manfaat ini. Apa saja manfaat manfaat tersebut? Antara lain adalah Manfaat Meninggal Dunia, Penyakit Kritis, Cacat Tetap, dan Rawat Inap Rumah Sakit. Empat kejadian ini membutuhkan asuransi untuk menangani dampak keuangannya.

Mengapa? Karena empat kejadian ini memiliki empat kesamaan sekaligus, yaitu:

  1. Mungkin dialami oleh setiap manusia;
  2. Kejadiannya tidak diinginkan;
  3. Waktunya tidak dapat diketahui;
  4. Menimbulkan dampak keuangan yang berat.

Itulah empat kriteria dibutuhkannya asuransi. Satu saja ada yang kurang, asuransi tidak diperlukan. Jika suatu kejadian tidak mungkin dialami oleh setiap manusia, tentunya tidak diperlukan asuransi. Jika kejadiannya diinginkan oleh manusia, itu bukan urusan asuransi. Jika waktunya dapat diketahui, maka tidak perlu asuransi. Dan jika dampak keuangan yang ditimbulkannya tidak berat, maka cukuplah ditanggung sendiri.

Di luar yang empat ini, tidak ada yang perlu dikhawatirkan terkait risiko jiwa dan kesehatan. Di bagian bawah, akan kita bahas beberapa jenis asuransi yang sering dicari orang dan beberapa jenis “asuransi” yang sering ditawarkan perusahaan asuransi, yaitu asuransi rawat jalan, asuransi rawat gigi, dan asuransi melahirkan, lalu “asuransi” pendidikan dan “asuransi” pensiun.

Manfaat Meninggal Dunia

Meninggal dunia memenuhi empat kriteria: mungkin dialami oleh setiap manusia, kejadiannya tidak diinginkan, waktunya tidak dapat diketahui, dan menimbulkan dampak keuangan yang berat.

Dampak keuangan dari meninggal dunia yang pasti adalah biaya penyelenggaraan jenazah dan pemakaman. Lalu sesuai dengan budaya di banyak daerah di Indonesia, tradisi yang menyertai kematian pun tidak jarang membutuhkan biaya tinggi. Dan jika kejadian ini dialami oleh pencari nafkah dalam keluarga, maka hilang pulalah sumber nafkah keluarga tersebut.

Uang pertanggungan meninggal dunia merupakan manfaat dasar pada semua produk asuransi jiwa. Manfaat dasar ini bisa ditambah rider (manfaat tambahan) yaitu rider rawat inap, rider penyakit kritis, rider cacat tetap (ADDB dan TPD). Jika anggaran terbatas, asuransi jiwa merupakan produk asuransi pertama yang wajib dimiliki oleh pencari nafkah dalam sebuah keluarga, sebelum beranjak ke jenis asuransi lainnya.

Manfaat Penyakit Kritis

Kejadian sakit kritis memenuhi empat kriteria: mungkin dialami oleh setiap manusia, kejadiannya tidak diinginkan, waktunya tidak dapat diketahui, dan menimbulkan dampak keuangan yang berat.

Sakit kritis dapat disebabkan faktor keturunan, gaya hidup yang buruk, pengaruh lingkungan, ataupun kecelakaan. Jadi, tidak ada yang kebal dari sakit kritis.

Dampak keuangan dari sakit kritis ada dua, yaitu biaya perawatan dan turunnya penghasilan karena kehilangan produktivitas.

Untuk mengantisipasi dampak keuangan dari sakit kritis, produk asuransi yang tepat selain asuransi kesehatan adalah asuransi penyakit kritis. Asuransi kesehatan berperan menanggulangi biaya rawat inap dan pembedahan di rumah sakit. Sedangkan asuransi penyakit kritis melengkapi apa yang tidak dapat diberikan oleh askes sebagus apa pun, yaitu uang tunai dalam jumlah besar, yang bisa digunakan untuk mengganti penghasilan akibat produktivitas yang berkurang.

Asuransi penyakit kritis ada yang berdiri sendiri, tapi pada umumnya merupakan rider (manfaat tambahan) pada asuransi jiwa.

Manfaat Cacat Tetap

Cacat tetap memenuhi empat kriteria: mungkin dialami oleh setiap manusia, kejadiannya tidak diinginkan, waktunya tidak dapat diketahui, dan menimbulkan dampak keuangan yang berat.

Cacat tetap bisa sebagian maupun total, bisa disebabkan sakit ataupun kecelakaan. Pada titik tertentu, hilangnya fungsi anggota tubuh bisa menimbulkan hilangnya kemampuan produktif untuk mendapatkan penghasilan.

Produk asuransi yang tepat untuk mengantisipasi hilangnya penghasilan karena cacat tetap ada dua, yaitu ADDB (Accidental Death and Disability) dan TPD (Total Permanent Disability). ADDB menanggung kejadian cacat tetap atau meninggal dunia karena kecelakaan. Cacat tetap pada ADDB bisa sebagian (misalnya hilang satu ruas jari atau satu tangan) hingga total (misalnya hilangnya fungsi dua tangan, dua kaki, atau dua mata). Sedangkan TPD menanggung hanya cacat tetap total, cacat tetap sebagian tidak ditanggung, tapi bisa disebabkan oleh sakit ataupun kecelakaan.

ADDB dan TPD dalam produk asuransi Allianz Tapro merupakan rider (manfaat tambahan) pada asuransi jiwa.

Manfaat Rawat Inap Rumah Sakit

Kejadian rawat inap memenuhi empat kriteria di atas: mungkin dialami oleh setiap manusia, kejadiannya tidak diinginkan, waktunya tidak dapat diketahui, dan menimbulkan dampak keuangan yang berat.

Dampak keuangan dari rawat inap adalah segala biaya perawatan di rumah sakit, meliputi kamar, dokter, obat, bedah, dan lain-lain. Besarnya biaya rawat inap bervariasi tergantung jenis penyakit, lamanya dirawat, dan juga fasilitas perawatan yang diperoleh. Sebagai contoh, dirawat karena tipes mungkin bisa habis sekitar 5 juta sampai beberapa puluh juta. Jika dirawat karena kanker, tentu beda lagi biayanya, bisa puluhan sampai ratusan juta. Semua itu pada umumnya terasa berat bagi kebanyakan orang.

Untuk mengantisipasi dampak keuangan dari rawat inap rumah sakit, produk asuransi yang tepat adalah asuransi kesehatan (askes). Askes rawat inap memberikan penggantian biaya rawat inap dan juga pembedahan di rumah sakit.

Di Allianz, Produk askes rawat inap rumah sakit ada yang berdiri sendiri (Askes Murni) dan ada juga yang merupakan rider (manfaat tambahan) pada asuransi jiwa.

Itulah 4 kondisi yang memerlukan asuransi untuk menangani dampak keuangannya.

Nikmati Ongkos Kirim GRATIS apabila anda memesan Asuransi Allianz melalui kami, Agen Asuransi Allianz di Jakarta.

Beli-asuransi-allianz-Sekarang

Telepon/SMS/WA : 08119292466 

Pin BB : 5D7EC96D 

Email : info@asuransi-jiwa.org

Leave A Comment...