Asuransi Allianz untuk Anak Berbakti

Apa itu asuransi Allianz untuk anak berbakti? Jika Anda ingin menjadi anak yang berbakti pada orang tua, maka ada 1 hal penting yang wajib untuk Anda lakukan terutama jika Anda sudah dewasa dan mulai sudah bisa mencari nafkah sendiri. Yaitu mendaftar dan menjadi peserta asuransi Allianz terutama asuransi jiwa Allianz.

Tahu manfaat asuransi jiwa itu apa? Fungsi nya adalah melindungi risiko kematian apabila Anda sebagai peserta asuransi tiba tiba meninggal dunia (mungkin karena sakit penyakit atau kecelakan) maka perusahaan asuransi akan memberikan uang santunan dalam jumlah besar (besar kecil nya tergantung kesepatakan saat mendaftar namun biasanya nominalnya mulai dari ratusan juta hingga miliaran rupiah) kepada orang tua Anda.

Jadi dalam hal ini orang tua akan menjadi ahli waris yang akan menerima uang santunan apabila terjadi apa apa terhadap Anda, anak nya. Apalagi jika Anda adalah anak tunggal. Wuuaahh, wajib itu kalau Anda tidak mau melihat orang tua Anda jadi gembel nantinya.

Orang tua Anda itu bukan orang yang selalu muda baik jiwa dan raganya. Tubuh fisik ini bisa menua dan jika sudah memasuki usia lanjut maka sudah tidak produktif lagi untuk bekerja. Makanya di saat anak masih kecil, orang tua yang merawat anak. Saat anak dewasa, gantian anak yang merawat dan menafkahi orang tua yang sudah tua, pensiun dan tidak produktif lagi. Sudah paham kan mengapa memiliki asuransi jiwa Allianz itu wajib untuk anak yang mau berbakti pada orang tua nya.

Menghormati dan berbakti kepada orang tua tidak hanya diajarkan di semua agama. Semua agama menjunjung tinggi kehormatan orang tua. Bedanya, di Islam Kita diwajibkan untuk berbakti kepada orang tua baik semasa hidupnya ataupun ketika sudah di alam kubur yaitu dengan mengirimkan doa-doa untuk keselamatan mereka dari siksa api neraka.

Baca juga :  Sisihkan Uang Beli Kopi untuk Beli Premi Asuransi Allianz

Karena orang tua di umurnya yang sudah lanjut, tidak memungkinkan untuk mencari nafkah sendiri sedangkan berapa banyak nafkah yang telah mereka berikan untuk Kita sedari kecil. Tidak mungkin untuk Kita membayarnya dengan uang ataupun yang lainnya.

Mengenai hukum untuk menafkahi orang tua ada beberapa pendapat dan perbedaan untuk anak laki-laki dan anak perempuan. Ketika seorang anak sudah dianggap dewasa, tanggung jawab orang tua untuk menafkahi telah terlepas. Begitu pula ketika mereka telah menikah dan memiliki keluarga baru, tanggung jawab untuk orang tua sudah berbeda lagi.

Saat kecil, anak dirawat dan dinafkahi orang tua. Ketika sudah besar, anak yang merawat dan menafkahi orang tua. Tapi apakah hukumnya wajib? Bagaimana jika kondisi anak tidak memungkinkan untuk menafkahi orang tua? Atau bagaimana jika orang tua lebih mampu untuk menfkahi dirinya sendiri?

Sesuai dengan ajaran agama, kewajiban untuk menafkahi orang tua adalah tanggung jawab anak laki-laki setelah ia menikah, baru kemudian menafkahi kepada anak dan istrinya. Tapi pada kenyataannya, laki-laki sebagai pemimpin keluarga yang wajib mencari nafkah terlampau sibuk untuk mengurus dan merawat orang tuanya.

Karena kondisi tersebut, pada akhirnya wanitalah yang merawat dan mengurus orang tua atas seizin suami sedangkan suami mencari nafkah untuk mereka semuanya. Idealnya memang seperti itu. Namun jika orang tua Kita mampu untuk menafkahi dirinya sendiri, Kita tetap dianjurkan untuk tetap menjalin hubungan silarurrahim dengan orang tua Kita.

Saat kecil, anak dirawat dan dinafkahi orang tua. Ketika sudah besar, anak yang merawat dan menafkahi orang tua. Hal inilah yang seharusnya tetap diingat dan diajarkan pada anak dari usia dini. Sehingga terbentuk generasi muda yang berkarakter baik dan berakhlak mulia. Dalam pembentukan karakter itu sendiri, orang tua lah yang memiliki peranan yang besar.

Baca juga :  Mengapa Banyak Orang Memilih Asuransi Jiwa Allianz

Jadi, apapun yang terjadi, meskipun orang tua sendiri mampu merawat awatu menafkahi diri mereka sendiri, sebagai anak Kita juga harus tetap memberikan nafkah kepada mereka. Mengingat apa yang telah mereka berikan kepada Kita sampai saat ini.

Dan jika suatu saat kita tidak bisa memberi nafkah lagi kepada mereka karena sudah dipanggila duluan untuk menghadap Yang Mahakuasa, maka apstikan kalau ada nafkah pengganti yang akan diberikan kepada mereka kelak. Itulah uang santunan asuransi jiwa Allianz.

agen asuransi allianz

Tanpa disuruh pun harusnya setiap anak sadar diri dan tahu apa yang harus dia lakukan. Ajal tidak bisa ditebak. Setiap orang tidak ada yang tahu sampai kapan dia masih berada di dunia ini. Jadi jangan main main. Hidup orang tua Anda dipertaruhkan di sini. Orang tua yang merawat dan membesarkan Anda dari kecil hingga dewasa memang tidak mengharapkan balas jasa apa apa dari Anda.

Namun pastinya mereka memiliki harapan kalau nanti nya di saat dewasa Anda bisa menjadi penolong dan harapan mereka dikala misal kalau mereka sakit atau butuh bantuan. Oleh karena itu sebagai tumpuan harapan di masa depan, nyawa Anda sangat berharga. Lindungilah nyawa Anda dengan asuransi jiwa terbaik yaitu asuransi jiwa Allianz.

sakit butuh uang
asuransi allianz lengkap
pesan sekarang

Leave A Comment...