Asuransi Jiwa Allianz Bukan Bertujuan untuk Menggadaikan Nyawa

Asuransi Jiwa Allianz Bukan Bertujuan untuk Menggadaikan Nyawa namun untuk memberikan proteksi jikalau si peserta asuransi meninggal dunia maka uang santunan dalam jumlah besar akan diberikan kepada si ahli waris dari peserta asuransi tersebut. Ahli waris biasanya adalah keluarga inti yang ditinggalkan.

Jika peserta asuransi sudah menikah maka ahli waris itu biasanya istri dan anak anak nya. Apabila masih lajang, maka ahli warisnya orang tua atau saudara kandung nya. Tujuan dari pemberian uang santunan kematian ini bukan sebagai pengganti nyawa nya yang hilang karena seperti yang Anda tahu sendiri kalau nyawa itu sangat lah berharga dan tidak bisa di beli dengan uang. Berapa harga sebuah nyawa?

Kurasa jika mau dikalkulasi dan di rupiahkan tidak akan bisa dinilai. Jika bisa maka nyawa sudah diperjualbelikan di jadikan cadangan. Misal kalau nyawa yang satu dah meninggal maka ada nyawa cadangan yang bisa menggantikan. Karena tidak tergantikan itulah makanya nyawa itu sangat berharga dan tujuan asuransi jiwa itu bukan untuk menggadaikan nyawa. Tujuan asuransi jiwa adalah melindungi nilai ekonomis dari si peserta asuransi jiwa.

Artinya jika selama ini si peserta asuransi jiwa itu adalah seoraang tulang punggung di dalam keluarga alias dia pencari nafkah utama yang membiayai keuangan keluarga maka pastinya banyak anggota keluarga lain yang sangat bergantung kepada dia secara keuangan. Tentu di mata anggota keluarga nya, sosok si pencari nafkah utama ini sangatlah berharga karena perannya sangat besar atas kelangsungan hidup dari keluarga ini.

sakit butuh uang

Jadi pernahkah terpikirkan jikalau suatu saat tiba tiba dia meninggal karena sakit penyakit atau kecelakaan. Sudah siapkah  anggota keluarganya menerima keadaan ini?

Baca juga :  Asuransi Kematian Allianz

Bagaimana nasib dari kelangsungan hidup dari anggota keluarga yang hidupnya tergantung padanya? Misal seorang istri dengan anak anak nya yang masih kecil dimana istri ini hanya seorang ibu rumah tangga yang 100% bergantung pada suami nya secara finansial.

Atau seorang anak yang menjadi tumpuan dan harapan dari orang tua nya yang sudah tua dan pensiun serta selama ini hidup mereka bergantung dari nafkah yang diberikan oleh si anak kepada orang tuanya. Apalagi jika dia adalah anak tunggal.

Kemana lagi orang tua yang malang ini akan menggantungkan hidup nya karena anak yang telah dibesarkannya dari kecil hingga dewasa dan diharapkan menjadi tumpuan harapannya di masa tua sudah sirna? Untuk itulah asuransi jiwa Allianz hadir. Untuk memberikan secercah harapan di saat kelam, mendatangkan terang di kala gelap.

Namun sayangnya, percaya atau tidak, saat ini masih banyak orang yang beranggapan negatif tentang asuransi khususnya asuransi jiwa ini, dengan beberapa pendapat diantaranya :

  1. Ada yang berkata : ”jika saya ikut asuransi jiwa dan ternyata saya aman-aman saja, maka saya rugi dong karena tidak ada klaim sama sekali, mending uangnya saya tabung saja di bank.
  2. Ada yang berkata : “saya tidak ingin menggadaikan nyawa saya ke perusahaan asuransi, takut dosa! Lagi pula mati dan sakit itu sudah menjadi urusan Tuhan.
  3. Ada yang berkata : “ikut asuransi jiwa itu kok rasanya seperti berjudi ya? yang kadang untung-untungan.

Tahukah Anda, jika Semua pendapat ini adalah salah besar, kenapa? Karena cepat atau lambat, manfaat asuransi jiwa pasti akan dirasakan oleh keluarga Anda. Bukan karena saya mendoakan Anda supaya cepat mati. Bukan itu. Namun tanpa didoakan pun sebenarnya Anda cepat atau lambat akan mati juga kan? Hanya waktunya yang tidak tahu kapan. Jadi sudah pasti Anda tidak akan aman aman saja karena suatu saat Anda akan meninggal dunia.

Baca juga :  Peran Seorang Kepala Keluarga dan Mengapa Asuransi Allianz Penting untuk Kepala Keluarga

Dan ini bukan untung untungan seperti judi karena Anda pasti meninggal dunia. Saya belum pernah melihat ada orang yang bisa hidup abadi dan tidak mati mati. Tubuh manusia itu ada waktunya alias ada expire date nya. Jika waktunya telah tiba, semua manusia akan menghadapi kematian. Jadi jangan merasa kecewa kalau asuransi jiwa Allianz yang Anda beli akan menjadi sia sia karena itu tidak akan terjadi.

Cepat atau lambat, itu akan bermanfaat kok. Asal Anda pastikan saja kalau polis asuransi jiwa Allianz nya masih tetap aktif dan memberikan proteksi di kala resiko kematian itu datang. Jangan sampai saat meninggal dunia malah polis asuransi jiwa nya dalam keadaan lapse. Untuk memastikan polis asuransi jiwa Allianz nya tetap aktif maka pastikan saja kalau Anda disiplin dan tidak lupa untuk membayar premi nya setiap bulan.

Dan membeli asuransi jiwa Allianz itu tidak dosa. Lebih berdosa lagi jika Anda menyia nyiakan kesempatan selagi masih hidup untuk mengabaikan untuk membeli asuransi jiwa.

Tuhan telah memberi Anda kesempatan untuk memberikan perlindungan buat keluarga dengan cara mempersiapkan warisan uang santunan bagi keluarga apabila Anda meninggal dunia sehingga keluarga yang ditinggalkan tidak sampai hidup merana jika Anda tidak ada. Ini adalah perbuatan yang mulia.

Malah lebih berdosa lagi kalau Anda malah mengabaikan untuk membeli asuransi jiwa dan bersikap masa bodoh dan pasrah saja karena ini artinya Anda tidak peduli dengan nasib keluarga di kemudian hari.

Tujuan membeli Asuransi jiwa bukanlah untuk mencari keuntungan dari klaimnya. Apabila orang yang ikut asuransi menginginkan keuntungan dari hasil klaim asuransinya, itu artinya dari awal dirinya memiliki tujuan yang tidak baik karena mengharapkan menerima santunan dari perusahaan asuransi, baik itu dari santunan meninggal dunia, sakit kritis maupun cacat total.

Baca juga :  Premi Asuransi di Tapro Allianz

Meskipun jika pada akhirnya Anda akan merasa aman-aman saja hingga tua atau hingga polis berakhir. maka sebaiknya Anda harus merasa bersyukur. Namun asuransi jiwa Allianz ini ibarat sebuah payung sebagai antisipasi jika terjadi risiko di masa depan.

asuransi allianz lengkap
pesan sekarang

Leave A Comment...