Asuransi Jiwa Sebagai Warisan Untuk Keluarga Yang Ditinggalkan

Pada saat anda berada di ambang kematian, apakah yang akan muncul di pikiran anda untuk yang pertama kalinya? Misalnya anda sedang berada di suatu keadaan dimana anda sadar bahwa anda tidak dapat menghindar lagi dari yang namanya ajal. Mungkin anda hanya punya waktu kurang dari 5 menit sebelum anda dipanggil menghadap yang Maha Kuasa.

agen asuransi allianz

Tidak ada yang tahu keberadaaan anda dan anda tidak dapat memberi kabar kepada siapapun tentang situasi anda sekarang. Contoh yang paling gamblang mungkin di saat anda sedang berada di pesawat terbang yang sedang mengalami situasi mencekam dimana semua penumpang di dalamnya telah berteriak histeris, ada yang berdoa, dan lain lain.

Atau contoh lainnya anda sedang berada di sebuah gedung yang mengalami kebakaran, dan anda tidak menemukan satu pun jalan keluar dari sana. Atau anda berada di jalan raya dimana dalam tempo seper sekian detik, sebuah mobil akan menabrak dan menghantam anda dan anda sudah yakin sekali bahwa anda akan meninggal seketika itu juga.

Bagi sebagian orang, mereka masih diberi kesempatan untuk berpikir beberapa saat sebelum ajal menjemput. Namun bagi sebagian lagi, mungkin mereka langsung menghadap kematian tanpa diberi kesempatan untuk berpikir walaupun cuma setengah detik misalnya serangan jantung, terkena bom, kecelakaan lalu lintas, dan sebagainya.

Pertanyaan nya bukan apakah anda bisa menghindar dari kematian. Namun pertanyaannya apa yang terlintas di pikiran anda pada saat anda menyadari bahwa beberapa detik atau menit ke depan anda akan meninggal dunia dan anda sama sekali sudah tidak punya jalan keluar untuk menghindarinya lagi. Saya berani bertaruh, yang pertama kali terlintas di pikiran anda adalah keluarga anda. Mungkin suami, istri atau anak anda.

sakit butuh uang
Baca juga :  Anda Tidak Butuh Asuransi Jiwa Apabila Anda Seperti Ini.

Bisa juga orang tua maupun saudara anda. Jika anda adalah kepala keluarga, pasti anda terpikir bagaimana nasih keluarga anda saat anda telah tiada. Bagaimana nasib orang orang yang anda kasihi sepeninggal anda dimana mereka sangat bergantung dari segi keuangan kepada anda dimasa anda masih hidup. Apakah mereka mesti menjual harta untuk menyambung nyawa, bagaimana dengan pendidikan anak anak anda yang tadinya telah anda rencanakan, menjadi berantakan semuanya.

Jika anda kemudian terpikir bahwa anda memiliki asuransi, mungkin anda akan merasa tenang. Ana yakin bahwa asuransi akan mengurus segala sesuatunya setelah anda tiada. Manfaat Uang Pertanggungan dari asuransi akan menyambung kehidupan keluarga yang anda tinggalkan sehingga mereka tidak perlu mengalami kesulitan ekonomi sepeninggal anda.

Namun bagaimana jadinya apabila anda tidak memiliki asuransi, khususnya asuransi jiwa? Memang masalah nyawa dan kematian, adalah urusan Tuhan. Beberapa orang malah berpendapat ngapain ambil asuransi? Asuransi saya hanya kepada Tuhan. Demikian beberapa alasan dan jawaban sebagian masyarakat kita saat mendengar/ditawari asuransi jiwa. Jawaban semacam itu jelas sebuah kesalahan/kesalahpahaman terhadap pengertian dan tujuan asuransi jiwa.

Jika melihat alasan itu, mungkin asuransi jiwa dipahami sebagai cara untuk memproteksi nyawa, mengantisipasi kematian sehingga semuanya dipasrahkan Tuhan. Bahkan berasuransi barangkali dianggap menyeleweng atau pun mencoba melawan takdir Tuhan yang jelas-jelas tak bisa dilawan. Padahal yang benar justru sebaliknya.

Asuransi jiwa justri didasarkan atas kesadaran bahwa kematian akan datang. Sementara itu manusia tak ada satu pun yang tahu kapan ajal menjemput. Karena itulah kita harus menyiapkan diri untuknya. Jadi asuransi jiwa adalah bagian dari kesadaran spiritual bahwa maut akan menjemput kita, dimana pun, kapan pun, dan pada waktu yang kita sama sekali tak tahu akan kedatannya.

Baca juga :  Perbedaan antara Janda yang Mendiang Suaminya Memiliki Asuransi Jiwa dengan Yang Tidak

Memang kenapa kalau kita meninggal? Kalau kita meninggal tentunya akan membawa dampak terhadap keluarga kita, terutama jika kita pencari nafkah utama. Apalagi jika kita masih punya tanggungan amanah anak.

Untuk itulah kita ingin pastikan bahwa jika sewaktu-waktu kita dipanggil oleh-Nya, anak dan istri kita tetap dapat membangun kehidupan yang baik, bahkan lebih baik. Nah, jelas sekali, dalam konteks ini asuransi jiwa juga merupakan wujud tanggungjawab sejati seseorang atas keluarganya. Keluarga yang diamanahkan Tuhan agar dia menjaganya.

Dengan mengikuti program asuransi jiwa, pada saat kita meninggal, keluarga akan mendapatkan sejumlah uang pertanggungan (UP) dari perusahaan asuransi. Jadi jelasnya, asuransi jiwa adalah program yang paling efektif untuk menyiapkan warisan. Hebatnya, dalam program ini juga ada beberapa manfaat tambahan yang dapat diambil oleh nasabah.

Nasabah boleh menambahkan manfaat: proteksi 100 jenis penyakit kritis, rawat inap, dan cacat total. Hebatnya lagi, jika dalam masa yang dijanjikan yang bersangkutan mengalami cacat total, maka ia dibebaskan dari setoran bayar premi. Jadi, asuransi jiwa adalah program warisan yang super lengkap.

asuransi allianz lengkap
pesan sekarang

Leave A Comment...