Kematian dalam hal ini meninggalnya seseorang merupakan sesuatu hal yang sangat tidak diinginkan oleh kita dan oleh siapapun. Begitu banyak yang harus ditinggalkan.Dampak yang ditimbulkan pun tidak sedikit. Kesedihan keluarga inti (ayah, ibu, adik, kakak,istri maupun suami), beban psikologis traumatik, menurunnya kemampuan keuangan keluarga dan lain-lainnya. Kematian bisa terjadi di mana saja dan kapan saja.
Dari seratus persen orang meninggal 80 persen diantaranya melalui sakit terlebih dahulu sisanya adalah melalui sebab yang lainnya semisal kecelakaan,bencana alam. Namun yang paling ditakutkan adalah karana terkena sakit parah/kritis. Penyakit parah/ penyakit kritis adalah penyakit yang keadaannya menakutkan dan butuh biaya bessar untuk penyembuhannya seperti sakit jantung, kanker, stroke ,tumor dan lain sebagainya.
Oleh karena itu asuransi sakit parah seperti ci, ci+ maupun ci100 dari Allianz sangat penting untuk berjaga jaga agar disaat kita atau salah satu anggota keluarga ada yang terkena penyakit parah ini, setidaknya kita tidak pusing memikirkan tentang biaya pengobatannya. Karena begitu kita telah memiliki polis asuransi penyakit parah ini, dana itu sudah stand by / disediakan bagi kita. Hanya saja, baru bisa dicairkan di saat sudah terdiagnosa terkena sakit kritis.
Ya ada baiknya juga dana tersebut baru bisa dicarikan saat terkena sakit parah, sehingga dana itu nantinya benar benar bisa digunakan untuk tujuan yang semestinya seperti pengobatan sakit parah tersebut. Daripada dana tersebut bisa dicairkan suka suka, nantinya malah disalahgunakan untuk berfoya foya. Pada saat penyakit parah datang menghampiri, baru stress karena dana yang tadinya mau digunakan untuk berobat, malah sudah habis ntah kemana karena sudah dihambur hamburkan.
49 Kondisi Sakit Parah yang akan diberikan Uang Santunan (Ratusan Juta sampai Milayaran) oleh Asuransi Allianz jika anda mengambil asuransi sakit parah CI atau CI+ adalah :
1. Serangan Jantung Pertama
2. Stroke
3. Operasi Jantung Koroner
4. Operasi Penggantian Katup Jantung
5. Kanker
6. Gagal Ginjal
7. Kelumpuhan
8. Multiple Sclerosis
9. Transplantasi Organ Vital Tubuh
10. Penyakit Alzheimer/Gangguan Otak Organik Degeneratif yang tidak dapat pulih kembali.
11. Koma
12. Penyakit Parkinson
13. Terminal Illness
14. Penyakit Paru-paru Kronis/Tahap Akhir
15. Penyakit Hati Kronis
16. Penyakit Motor Neuron
17. Muscular Dystrophy
18. Anemia Aplastis
19. Operasi Pembuluh Aorta
20. Hepatitis Fulminant
21. Pulmonary Arterial Hypertension Primer
22. Meningitis Bakteri
23. Tumor Otak Jinak
24. Radang Otak
25. Luka Bakar
26. Poliomyelitis
27. Trauma Kepala Serius
28. Apallic Syndrome
29. Penyakit Jantung Koroner Lain Yang Serius
30. Angioplasti dan penatalaksanaan invasif lainnya untuk Penyakit Jantung Koroner
31. Lupus Eritematosus Sistemik (Systemic Lupus Erythematosus)
32. HIV Yang didapatkan melalui Transfusi Darah dan Pekerjaan
33. Tuli (Hilangnya fungsi Indra pendengaran)
34. Bisu (Kehilangan Kemampuan Bicara)
35. Kebutaan
36. Skleroderma progresif
37. Penyakit Kista Medullary
38. Cardiomyopathy
39. Aneurisma Pembuluh Darah Otak Yang Mensyaratkan Pembedahan
40. Terputusnya Akar –Akar Syaraf Plexus Brachialis
41. Stroke Yang Memerlukan Operasi Arteri Carotid
42. Operasi Scoliosis Idiopatik
43. Pankreatitis Menahun Yang Berulang
44. Penyakit Kaki Gajah Kronis
45. Hilangnya Kemandirian Hidup
46. Kematian Selaput Otot atau Jaringan (Gangrene)
47. Rheumatoid Arthritis Berat
48. Colitis Ulterative Berat (Cronh’s disease)
49. Penyakit Kawasaki Yang Mengakibatkan Komplikasi Pada Jantung
CATATAN : BERLAKU SETELAH MASA TUNGGU 90 (SEMBILAN PULUH) HARI SEJAK TANGGAL POLIS MULAI BERLAKU
Semisal Alzheimer, penyakit yang belum diketahui obatnya yaitu semakin menurunnya daya ingat dan mundur ke belakang. Artinya seseorang yang menderita penyakit ini tidak akan mengingat siapa dan apa yang terjadi saat ini dia hanya akan mengingat masa lalunya mundur kebelakang.
Semisal hari ini hari senin dia akan mengingat hari Senin adalah hari minggu kemudian sabtu kemudian jumat kemudian kamis dan sebagainya sampai pada masa terakhir dia ingat ketika masa kecilnya lalu otaknya tak berfungsi alias mati.
Penyakit alzheimer secara teoritis adalah kelumpuhan secara menyeluruh dari fungsi otak yang mengakibatkan kemunduran mental sehingga memerlukan pengawasan secara terus menerus. Diagnosa harus dibuat seorang dokter ahli penyakit syaraf (neurologist).
Pengobatan hanya dilakuan dengan cara memberikan obat penguat ingatan. Agar ingatannya tetap pada kondisi sekarang tidak mundur ke belakang.
Yang menarik dari daftar penyakit parah yang dicover oleh asuransi Allianz adalah juga termasuk kelumpuhan, tuli, bisu, buta, hilangnya kemandirian hidup yang tidak disebutkan penyebab terjadinya karena apa. Faktor penyebabnya kondisi yang baru disebutkan tersebut tidak harus karena sakit parah namun bisa juga karena kecelakaan.
Apabila ada salah satu dari keluarga kita terkena sakit parah seperti itu, tentunya akan berdampak sangat besar terhadap faktor keuangan, karena ini bisa menimpa siapa saja tidak perduli kaya, miskin, tua muda, anak anak atau orang dewasa semuanya bisa terkena. Berdasarkan penyebabnya, penyakit kronis/ parah inidapat dibedakan menjadi beberapa macam yaitu Penyakit menurun, Penyakit defisiensi, Penyakit infeksi, Penyakit traumatic.
Penanganan pertama dari penyakit parah tentu saja melengkapi diri kita dan anggota keluarga lain yang kita cintai dengan membeli polis asuransi penyakit parah dari Allianz. Anda bisa memilih asuransi sakit parah CI, CI+ atau CI100. Dengan memiliki asuransi sakit parah Allianz ini, setidaknya kita sudah bisa merasa tenang karena kita telah dilindungi oleh Allianz.
Apabila suatu saat kita atau salah satu anggota keluarga ada yang terkena sakit parah, paling tidak sudah ada dana yang tersedia untuk berobat karena kita sama sama tahu, pengobatan penyakit parah, TIDAK ADA YANG MURAH. Tetapi PREMI ASURANSI SAKIT KRITIS ALLIANZ MURAH.
MENCEGAH ITU LEBIH BAIK DARIPADA MENGOBATI