virus corona asuransi allianz travel insurance cepat

Cara Menutup Rekening Bank Orang yang Meninggal Dunia

Bagaimana cara menutup rekening bank orang yang meninggal dunia? Itu jika si almarhum memiliki asuransi bank/tabungan yang masih aktif sebelum dia meninggal dunia. Jika si almarhum juga memiliki asuransi jiwa sesaat sebelum meninggal dunia, maka ahli waris nya juga harus tahu cara mengurus proses klaim asuransi jiwa nya.

Jika klaim asuransi jiwa nya berjalan lancar dalam arti telah disetujui oleh perusahaan asuransi maka biasanya perusahana asuransi akan memberikan sejumlah uang santunan (uang pertanggungan) meninggal dunia yang ditransfer langsung ke rekening bank dari si ahli waris. Besarnya uang santunan ini tergantung dari kesepakatan yang dibuat oleh si almarhum sebelum dia meninggal dengan perusahaan asuransi.

Biasanya besaran uang santunan kematian itu ditentukan di awal pada saat mendaftar untuk menjadi peserta asuransi jiwa tersebut. Besaran uang santunan ini juga yang akan menentukan berapa besar premi asuransi yang wajib dibayarkan oleh si peserta asuransi setiap bulan nya. Jika santunan meninggal dunia yang diinginkan cukup besar tentu premi asuransi yang mesti dibayarkan juga lumayan tinggi.

Demikian pula sebaliknya. Seiring berjalannya waktu, biasanya si peserta asuransi bisa merubah besaran uang pertanggungan yang diinginkan seperti misalnya mau ditambah. Konsekuensinya premi bulanan yang dibayarkan juga bertambah.

Namun proses upgrade seperti ini biasanya juga harus melalui persetujuan dari pihak perusahaan asuransi. Pihak perusahaan akan menganalisa dari history sakit penyakit yang diderita oleh si peserta asuransi.

Jika saat mengajukan upgrade ternyata si peserta asuransi sudah menderita suatu jenis sakit penyakit yang beresiko sehingga dia menyadari bahwa ajal nya sudah dekat maka bisa saja pihak perusahaan tidak akan mengabulkan proses upgrade yang diajukan tersebut.

Oleh sebab itu sangat penting bagi setiap peserta asuransi jiwa untuk membeli asuransi jiwa dengan yang uang santunan yang memadai agar supaya jika terjadi hal buruk yang menimpa dirinya, uang santunan klaim yang akan diwariskan dapat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan dari keluarga yang ditinggalkan.

Demikian juga hal nya ahli waris. Ahli waris itu ditentukan sendiri oleh si peserta asuransi jiwa semasa dia hidup. Ahli waris itu maksudnya adalah orang yang berhak menerima uang santunan kematian tersebut. Yang boleh menjadi Ahli waris itu adalah keluarga inti seperti istri/suami, anak, orang tua maupun saudara kandung.

Ajal setiap orang tidak ada yang tahu. Kapan seorang meninggal dunia tidak ada yang bisa memprediksi. Bencana yang terjadi di Indonesia mulai dari bencana Lombok, Palu dan juga kecelakaan pesawat Lion Air jatuh juga tidak ada yang bisa menebak. Jika sesuatu menimpa kerabat atau keluarga, ada baiknya kita mengetahui cara mengurus dan mencairkan uang dari rekening bank orang yang meninggal dunia.

Siapapun, pasti tidak mau kehilangan orang tercinta. Namun, jika sudah kehendak yang Maha Kuasa, bencana yang menghilangkan nyawa seseorang memang tidak bisa dihindari. Sebagai keluarga atau kerabat, kita hanya bisa mendoakan yang terbaik sekaligus mengurus aset-aset almarhum yang dimiliki ketika masih hidup.

Dari banyak aset yang dimiliki mendiang keluarga atau kerabat kita, salah satu yang harus segera diurus adalah aset berbentuk simpanan atau tabungan di bank. Berikut cara mengurusnya.

Tutup rekening Bank/Tabungan 

Menutup rekening bank almarhum keluarga merupakan salah satu hal yang harus segera dilakukan. Caranya, kita harus mengetahui terlebih dahulu program apa yang sedang dijalani oleh almarhum di bank yang menjadi mitranya.

Misalnya, jika almarhum keluarga yang meninggal tengah mengikuti program tabungan haji, autodebet investasi reksadana atau program lain yang memotong biaya bulanan secara otomatis, maka pihak keluarga harus segera berkomunikasi dengan pihak bank.

Memang, mengurus hingga menutup rekening milik almarhum terbilang gampang-gampang susah. Terutama, ketika Anda tidak mengetahui kata sandi dari aset yang dimiliki almarhum. Oleh karena itu, proses penutupan rekening ini harus benar-benar diurus dengan pihak bank.

Lengkapi berkas

Namun, bagi Anda yang akan mengurus penutupan rekening almarhum, tentu Anda harus melengkapi berkas-berkas dan persyaratan dari pihak bank. Anda harus menyiapkan surat keterangan hak ahli waris yang ditandatangani lurah dan camat bermaterai, fotokopi KTP semua ahli waris yang masih hidup, kartu keluarga, surat kematian dan surat kuasa bermaterai.

Untuk menutup rekening, biasanya pihak perbankan mengenakan biaya penutupan rekening. Kebijakan perbankan masing-masing berbeda terkait besaran biaya penutupan tersebut.

Bagi almarhum yang memiliki simpanan di rekening lebih dari Rp10 juta, maka diperlukan surat keterangan ahli waris dan surat kuasa ahli waris yang dilegalisir oleh notaris.

Setelah semua berkas lengkap, Anda tinggal menunggu konfirmasi dari pihak bank. Anda bisa pastikan kapan uang bisa dicairkan. Waktu pencairan ini tergantung kebijakan pihak bank setelah menganalisa riwayat keuangan almarhum pemilik rekening.

Setelah proses pengurusan rekening almarhum selesai. Maka keluarga sebaiknya duduk bersama untuk membicarakan aset milik almarhum. Baiknya, pihak keluarga mengumpulkan informasi terkait almarhum apakah memiliki hutang, tunggakan atau hal lain yang harus dibayarkan selagi masih hidup.

Kalau informasi telah terkumpul, dengan segera sebaiknya pihak keluarga membayarkan hutang-hutang milik almarhum, termasuk tunggakan kartu kredit misalnya.

Sebaliknya, jika almarhum memiliki ahli waris, maka bicarakanlah dengan keluarga tentang hak waris yang harus diterima oleh ahli waris. Untuk perkara ini, diharapkan semua keluarga berbicara dengan kepala dingin karena masalah warisan biasanya relatif sensitif.

sakit butuh uang

Nah, itulah cara mengurus dan menutup rekening orang meninggal dunia. Agar proses pengurusan penutupan rekening kelurga yang meninggal dunia tidak ribet, sebaiknya Anda cari informasi terlebih dahulu selengkap mungkin. Setelah itu Anda bisa benar-benar menyiapkan persyaratan dan berkasnya secara lengkap.

Jika orang yang meninggal dunia memiliki asuransi jiwa, maka ada beberapa persyaratan dokumen yang diperlukan yang mesti dipersiapkan untuk mengajukan klaim asuransi jiwa. Diharapkan agar dokumen yang diperlukan itu bisa dilengkapi semua oleh ahli waris agar proses klaim asuransi jiwa nya bisa berjalan lancar.

asuransi allianz lengkap
beli asuransi allianz