Hidup Hanya 1 Kali, Jangan Lupa Lengkapi dengan Asuransi Allianz

Kenapa Orang ButuhJika anda adalah orang yang MENOLAK Asuransi berpikirlah lagi apakah anda bisa MENJAMIN beberapa hal di bawah ini :

sakit butuh uang
  1. Anda tak bisa Sakit dan kalaupun anda sakit anda bisa menyembuhkan diri sendiri.
  2. Anda tak bisa cacat tetap total dan kalaupun terjadi, tubuh anda bisa memulihkannya sendiri.
  3. Anda hidup ABADI, dan tak pernah tua, seperti mereka yang di bawah ini.

tidak-butuh-asuransiSelama anda adalah manusia biasa, maka anda perlu dan membutuhkan asuransi. Ingat, Hidup Hanya 1 Kali, Jangan Lupa Lengkapi dengan Asuransi Allianz. Karena penyesalan selalu datang terlambat. Kalau anda bisa memiliki mesin waktu Doraemon untuk kembali ke masa lalu, ya anda bisa melakukan kesalahan tidak memiliki asuransi, kemudian anda balik ke masa dimana anda diberi kesempatan untuk membeli asuransi dan anda membelinya.

Jika bisa melakukan koreksi dan diberi second chance seperti itu, ya tidak ada masalah. Namun biasanyanya kesempatan cuma datang 1x, jadi jangan menunda ya. Ingat hidup hanya 1x, jangan sampai menyesal.

Asuransi dibeli BUKAN karena anda bisa Mati, tapi supaya orang yang anda tinggalkan dan anda cintai bisa melanjutkan hidup mereka.

life-insurance-allianzJangan TOLAK Asuransi.. sebelum Asuransi MENOLAK anda.

Memangnya bisa asuransi menolak anda? Ya bisa donk. Beberapa calon nasabah (akhirnya tidak jadi jadi nasabah karena ditolak oleh Allianz) saya ada yang ditolak masuk asuransi Allianz. Alasannya beragam. Mulai dari yang sudah kena gagal ginjal sehingga perlu cuci darah setiap minggu, sampai dengan yang sedang terkena sakit kanker.

Sebagai agen asuransi yang turut bersimpati dengan penyakit kritis yang diderita oleh mereka ini, tentunya saya ingin membantu semampu saya agar mereka bisa dilindungi oleh asuransi Allianz yang memang saya usung.

Baca juga :  Menentukan Ahli Waris dari Polis Asuransi Anda

Namun apa daya, pengajuan mereka semuanya ditolak. Bahkan ada yang sampai memohon mohon ke saya agar diterima, minimal asuransi jiwa saja deh, tidak usah ditambah manfaat rider yang lain seperti manfaat sakit kritis, manfaat rawat inap rumah sakit  dan lain lain, juga tidak apa apa.

Sampai ada yang sampai mengatakan berapapun preminya saya bayar asalkan saya bisa diterima masuk untuk asuransi jiwanya. Tapi ya itu tadi, jika sudah terkena sakit kritis, ya tidak bisa masuk jadi nasabah asuransi lagi. Istilahnya sudah tinggal pasrah terima nasib saja. Mau berobat, keuangan tidak memadai.

Misalnya keuangan memadai, apakah tidak merasa sayang menggunakan tabungan hasil jerih payah bekerja seumur hidup, namun ujung ujungnya diberikan ke rumah sakit dan dokter yang merawat. Saya tidak mengerti ini adalah tindakan yang kelewat pintar dan bijak atau karena terlalu pintar dalam menghitung matematika.

Pada saat ditawarin asuransi Allianz dengan premi Rp. 500.000 per bulan, dibilang mahal. Padahal jika terjadi apa apa, Allianz akan menanggung dan bahkan dikasih uang tunai loh oleh Allianz. Akhirnya karena tawaran yang tadi ditolak, saat terjadi kemalangan yaitu menderita sakit kritis, rela bayar ratusan juta rupiah ke rumah sakit. Dan itu pakai duit tabungan pribadi pula. Cairin deposito bahkan sampai gadaikan mobil.

Weleh…weleh.. kok rela ya. Ya kalau sudah terpaksa ya rela. Kalau belum terpaksa, masih merasa jumawa, merasa paling hebat, merasa di atas angin. Ingat, mau sakit kritis atau meninggal itu di luar kuasa kita. Terima saja kodrat sebagai manusia yang terbatas. Yang Mahakuasa jika mau manggil kita, sebentar saja lewat kok. Lalu buat apa asuransi Allianz? Itu bukan buat anda tapi buat keluarga anda.

Baca juga :  Alasan Ikut Asuransi

Coba bayangkan ya jika anda kena sakit kritis, semua uang pasti dikorbankan untuk menyembuhkan anda. Padahal itu uang tabungan untuk pendidikan anak anak anda loh atau itu uang tabungan istri untuk buka usaha loh atau mungkin itu uang pensiun orang tua anda loh. Jadi karena 1 anggota keluarga sakit kritis, 1 keluarga kena imbas.

Saat DaruratApalagi jika anda satu satunya tulang punggung keluarga. Jika anda tiba tiba meninggal, bagaimana nasib istri, anak dan orang tua yang selama ini menggantungkan hidup ke anda? Pernah terpikirkan gak masaah ini? Makanya jangan egois ya.

agen asuransi allianz

Bagi masyarakat Indonesia, termasuk kelas menengah keatas sekalipun, asuransi jiwa belum begitu diperhitungkan dalam mempersiapkan masa depan keluarga bila terjadi sesuatu kepada tulang punggung yang mencari mata pencarian bagi keluarga.

Hal ini tampak berbeda pada negara maju, di mana pada Negara maju, Asuransi jiwa sudah seperti“Kebutuhan Pokok” yang wajib dimiliki.

Hal ini wajar karena usia industri asuransi di Indonesia terbilang muda, tapi bukan berarti terlambat untuk memasukkan asuransi jiwa dalam pertimbangan risiko kematian/kecelakaan yang mungkin dialami kepala keluarga.

Bila ada seseorang yang akan menderita secara finansial, misalnya meninggal, maka yang bersangkutan perlu melindungi jiwanya dengan memiliki asuransi jiwa.

“Istilah manfaat kematian yang tercantum pada kontrak asuransi jiwa akan menggantikan income Anda dan membantu keluarga yang anda cintai untuk memenuhi kebutuhannya,”

Membeli asuransi jiwa merupakan pengeluaran terbaik yang mungkin pernah dilakukan seseorang dalam memperhitungkan risiko dalam hidup.

Pada saat musibah terjadi, memiliki asuransi jiwa sangat menolong untuk melunasi tagihan yang ada, melanjutkan bisnis keluarga, memenuhi kebutuhan finansial lain, seperti biaya pemakaman, pendidikan anak, maupun biaya hidup pasangan yang ditinggalkan di hari tua.

Baca juga :  Wanita Bodoh Memilih Pria Pelit Sebagai Suami yang Tidak Mau Beli Asuransi Jiwa Allianz

Untuk mengetahui apakah seseorang membutuhkan asuransi jiwa, marilah kita bersama-sama memikirkan risiko terburuk yang mungkin terjadi.

Bagaimana jika Anda meninggal esok hari?

Pernahkah anda memikirkan risiko finansial apa yang akan terjadi terhadap keluarga Anda? Apakah mereka memiliki cukup uang untuk membayar seluruh tagihan Anda, seperti perawatan rumah sakit, biaya pemakaman, utang?”

Membayangkan saat sesuatu terjadi di luar perkiraan terhadap diri sendiri sebagai orang yang menjadi harapan bagi istri dan anak kita, akan sangat “MENYAKITKAN” untuk membiarkan mereka bertambah kesedihan dengan membiarkannya mengalami kesulitan finansial.

“Dengan asuransi jiwa akan memastikan kebutuhan orang-orang yang dicintai agar terpenuhi, meskipun Anda tidak lagi ada untuk mereka,”

Siapa Saja Yang Membutuhkan Asuransi?

Sering sekali kita menemukan orang yang merasa tidak atau belum membutuhkan asuransi di sekitar kita. Lalu, siapa sajakah orang-orang yang perlu mempertimbangkan untuk memiliki asuransi jiwa?

“Yang paling membutuhkan asuransi jiwa adalah “TULANG PUNGGUNG KELUARGA”, yang tanpa kehadirannya, kehidupan istri /suami dan anak-anaknya bakal terganggu.”

Apakah anda salah satu Tulang Punggung Keluarga ? Sudahkah anda memikirkan resiko terburuk? Sudahkah anda memiliki Asuransi Jiwa yang cukup?

asuransi allianz lengkap
pesan sekarang

Leave A Comment...