Jangan Terlalu Pusing dengan Istilah dan Jenis Asuransi

Pilihlah asuransi berdasarkan manfaat yang diperoleh. Jangan terlalu pusing dengan istilah maupun jenis asuransi yang ribet. Mungkin sebagian dari kita pernah mencari-cari tentang asuransi term life, baik yang konvensional maupun yang syariah. Asuransi termlife adalah  asuransi jiwa murni tanpa investasi, yang memberikan perlindungan dalam jangka waktu tertentu. Teori perencanaan keuangan menyarankan agar asuransi dan investasi dipisah. Asuransinya ambil term life, investasinya di tempat lain (reksadana, saham, emas, dll). Saya setuju dengan saran ini. Namun saya ingin membahasnya dari sudut pandang yang berbeda.

Pertama: Term life atau unit link hanyalah skema. Dalam hal asuransi,  mestinya dicari adalah manfaatnya

Ada banyak skema dalam produk asuransi. Ada yang murni dan hangus, ada yang pakai tabungan, ada yang digabung investasi, ada yang menjanjikan premi kembali jika tidak ada klaim, dan lain-lain. Pertanyaannya: mau cari skema atau manfaat?

Menurut saya,  ketika mencari produk asuransi, sebaiknya tekankan pada manfaat yang akan kita peroleh. Bukan lagi tentang ‘jangan membeli unitlink, dan lebih baik beli termlife’ saja. Tinggal sesuaikan saja dengan manfaat yang ingin didapat. Jangan dulu anti sama skema unitlink.

Saya bisa dapatkan manfaat termlife yang diinginkan di Tapro.

Dengan premi bersaing dibanding termlife lain, saya bisa bayar premi bulanan. Bisa dapat uang pertanggungan asuransi jiwa 1 milyar lebih. Bisa ditambah rider lain juga. Meskipun skemanya unitlink tapi manfaat yang saya terima sama seperti kalau saya membeli asuransi termlife. Saya perlakukan seperti asuransi termlife saja. Premi saya bayar bulanan terus sampai suatu saat saya tidak memerlukan lagi proteksi asuransi lagi. Premi asuransi termlife seluruhnya akan hangus. Tapi karena skema asuransi yang saya beli ini unitlink maka jika kinerja investasi bagus tentu akan ada nilai tunai yang terbentuk dan itu menjadi hak saya ketika nanti polis ini ditutup.

Kedua: Memilih unit link bukan berarti berniat investasi. Tujuannya tetap asuransi.

Tapi kan unit link ada investasinya?? Betul, tapi unsur investasi di sini berfungsi utama sebagai deposit atau dana cadangan untuk membayari biaya-biaya asuransi, bukan untuk diambil untuk keperluan lain. Dana cadangan ini memiliki manfaat yang sangat penting, di antaranya melindungi polis supaya tidak langsung lapse jika suatu ketika pemegang polis mengalami lupa bayar atau kesulitan keuangan. Selama dana cadangan masih ada, walaupun tidak bayar premi selama beberapa bulan atau beberapa tahun, perlindungan masih tetap berlaku.

Ketiga: Di unit link pun ada termlife.

Salah satu promo saya yang paling banyak dibaca orang adalah 355 Ribu Dapat UP 1 Milyar. Dalam ilustrasinya, UP 1 Milyar ini diperoleh dari gabungan Asuransi Dasar dan rider Term Life. Asuransi jiwa dasarnya berlaku seumur hidup, sedangkan rider Term Lifenya berlaku hingga umur 70 tahun. Jika tutup usia sebelum usia 70 tahun, akan diperoleh dua-duanya plus saldo investasi yang ada pada saat itu. Jika tutup usia setelah lewat 70 tahun, masih ada uang pertanggungan jiwa dasar plus saldo investasi. Yang begini ini tidak ada pada asuransi murni.

Keempat: Unit link tidak selalu mahal, dan term life pun tidak selalu murah.

Di atas semua keributan mengenai term life vs unit link, terdapat kesan bahwa unit link itu mahal. Ini ada benarnya, tapi tidak seluruhnya. Ada unit link yang murah, dan ada term life yang mahal. Contohnya di Allianz, harga unit link lebih murah daripada term life dan manfaatnya pun lebih baik.

Unit link Tapro dapat dimaksimalkan manfaatnya sehingga harganya dapat bersaing dengan asuransi jiwa murni, plus memiliki sejumlah kelebihan yang tidak ada di sana.

Memang, jika manfaat asuransinya dimaksimalkan, nilai investasi akan minim bahkan bisa habis di tengah jalan. Tapi sepanjang nasabah memahami, saldo investasi habis bukanlah peristiwa buruk. Ketika investasi habis, nasabah tinggal bayar biaya asuransinya dan manfaat proteksi akan tetap berlaku. Biaya asuransi ini akan lebih murah dibanding term life pada usia yang sama.

Kelima: Ada banyak lagi kelebihan unit link, khususnya Tapro Allianz, dibandingkan term life atau asuransi jiwa murni.

Di antaranya masa pertanggungan yang lebih panjang (hingga seumur hidup untuk proteksi jiwanya), rider atau proteksi tambahan yang lengkap dan bagus-bagus, fleksibel dalam menentukan uang pertanggungan, dan ada investasinya sehingga premi tidak seluruhnya hangus.

Kemudian merupakan fakta bahwa saat ini, mayoritas perusahaan asuransi  membekali unit linknya dengan produk tambahan yang bagus dan lengkap, sementara asuransi jiwa murni dibiarkan tanpa peningkatan. Oleh karena itu, orang yang bersikeras menginginkan asuransi murni akan menghadapi risiko membeli produk yang kurang lengkap perlindungannya.

Asuransi jiwa Tapro Allianz merupakan produk asuransi jiwa yang dapat diperlengkapi dengan manfaat tambahan yang lengkap.

Nikmati Ongkos Kirim GRATIS apabila anda memesan Asuransi Allianz melalui kami, Agen Asuransi Allianz di Jakarta.

Beli-asuransi-allianz-Sekarang

Telepon/SMS/WA : 08119292466 

Pin BB : 5D7EC96D 

Email : info@asuransi-jiwa.org

Leave A Comment...