Jika Rezeki Sudah Diatur Yang Diatas, Apakah Masih Perlu Membeli Asuransi?

Jika Rezeki Sudah Diatur Yang Diatas, Apakah Masih Perlu Membeli Asuransi? Jika pertanyaan seperti itu ada di benak anda, silahkan jawab pertanyaan saya yang berikut ini.

Jika Rezeki sudah diatur oleh Yang Diatas, Apakah masih perlu anda bekerja setiap hari nya? Jika adan menjawab ya, berarti jawaban untuk pertanyaan yang pertama di atas juga jawabannya sudah pasti ya. Kita mesti objektif dalam berpikir maupun bertindak tentunya.

Silahkan simak tulisan di bawah ini. Tulisan ini ditulis oleh Bapak Gunawan Wibisana Rfp.

Sering ada yang berpendapat “Saya tidak perlu ikut asuransi. Allah sudah menjamin rezeki hambaNya. Jika suatu saat saya meninggal Insya Allah anak dan istri saya tetap tercukupi kebutuhannya.”

Pernyataan di atas memang benar tapi bukan berarti tidak ada salahnya. Dalam Al-Qur’an dan Hadist menjelaskan bahwa setiap makhluk sudah dijamin rezekinya oleh Allah.

Allah berfirman “Dan tidak ada satu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya.” (QS. Huud: 6)

Rasulullah juga bersabda “Kalaulah anak adam lari dari rezekinya sebagaimana ia lari dari kematian, niscaya rezekinya akan mengejarnya sebagaimana kematian itu akan mengejarnya.” (HR. Ibnu Hibban)

Tapi bukankah kita manusia harus tetap berusaha dan tidak hanya pasrah menunggu nasib?

Jika ada Allah pemberi rezeki, lalu untuk apa Anda bekerja demi mendapatkan sejumlah uang?

Jika ada Allah yang menyembuhkan, lalu untuk apa Anda berobat ke dokter?

Jika Allah telah menjamin Nabi Muhammad akan dimasukkan ke dalam surga, mengapa Nabi setiap harinya tetap beristighfar sebanyak-banyaknya demi mendapatkan pengampunan Allah?

Itu artinya bahwa kita harus senantiasa ikhtiar, bukan hanya sekedar berdiam diri.
Pernah ada suatu kejadian di zaman khalifah Umar bin Khattab waktu beliau selesai shalat subuh di sebuah mesjid dan hendak pulang ke rumah untuk memulai beraktifitas, beliau melihat seseorang yang sedang duduk di dalam mesjid dan sedang khusyuk berdzikir. Beliau tidak menyapa orang tersebut karena takut akan mengganggu sehingga beliau meninggalkan mesjid.

agen asuransi allianz
Baca juga :  Orang Tua Tunggal (Single Parent), Mari Berasuransi

Saat waktu dhuhur tiba Khalifah Umar kembali ke mesjid untuk menunaikan shalat dhuhur dan beliau masih melihat orang tersebut, dengan posisi duduk yang sama dan pakaian yang sama. Berarti orang ini belum pernah pulang ke rumahnya dan masih menetap di dalam mesjid demikian lamanya.

Sampai tiba waktu ashar Khalifah Umar masih melihat orang tersebut, begitu pula hingga waktu maghrib dan isya. Akhirnya setelah shalat isya Khalifah Umar megatakan sesuatu kepada orang tersebut. “Keluarlah dari mesjid dan ber-ikhtiar lah! Karena Allah tidak pernah mentakdirkan emas itu turun dari langit.”

Saya pun pernah mendengar ceramah Ustadz Khalid Basalamah dan beliau pada waktu itu mengatakan bahwa rezeki itu ibarat sebuah pohon yang sedang berbuah. Ada buah yang berjatuhan ke tanah dan ada buah yang menggantung di pohon. Maka untuk mendapatkan buah yang di atas pohon kita harus berusaha (ikhtiar) misalnya memanjat pohon atau memakai tangga untuk naik ke atas pohon.

Ber-asuransi bukan berarti kita tidak beriman kepada Allah, tetapi asuransi adalah menyempurnakan ikhtiar guna mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan tidak terduga di masa depan.

Tulisan di atas merupakan Reshare from our friend ~ Bpk. Gunawan Wibisana Rfp

Meskipun Jika Rezeki Sudah Diatur Yang Diatas, anda masih tetap memiliki asuransi, bukan berarti anda bebas untuk memiliki asuransi manapun. Dalam memilih asuransi, anda harus memilih asuransi yang memberikan manfaat terbaik bagi anda dan keluarga anda. Ciri dari asuransi terbaik adalah asuransi yang memberikan manfaat maksimal dan premi yang terjangkau. Selain itu perlu juga melihat perusahaan asuransi nya sendiri. Apakah bonafid dan kredibel atau tidak karena yang namanya asuransi jiwa dan kesehatan, ini bukanlah asuransi yang bersifat jangka pendek seperti halnya anda mengasuransikan mobil atau rumah anda.

Baca juga :  Peran Underwriter dalam Perusahaan Asuransi

Dalam asuransi jiwa dan asuransi kesehatan, yang diasuransi kan adalah diri anda sendiri dan kondisi kesehatan anda sebagai seorang manusia. Berbicara tentang asuransi jiwa dan asuransi kesehatan berarti berbicara mengenai asuransi jangka panjang dimana klaim nya mungkin akan terjadi beberapa tahun mendatang, bisa dalam hitungan tahun atau puluhan tahun ( tidak mungkin ratusan tahun karena batas usia hidup manusia di zaman modern ini hanya puluhan tahun).

Allianz sebagai perusahaan asuransi no 1 di dunia dapat menjadi pilihan utama anda saat anda memutuskan untuk memiliki asuransi.

sakit butuh uang

Dengan memiliki asuransi Tapro Allianz, itu artinya anda memiliki program perlindungan yang lengkap dan komprehensif karena manfaat yang diberikan oleh Tapro sudah mencakup semua proteksi yang diperlukan bagi anda sebagai seorang manusia yang meliputi manfaat perlindungan jiwa, manfaat perlindungan penyakit kritis, manfaat perlindungan cacat tetap total, manfaat perlindungan meninggal atau cacat tetap total yang disebabkan oleh kecelakaan, manfaat perlindungan kesehatan rawat inap rumah sakit.

asuransi allianz lengkap
pesan sekarang

Leave A Comment...