Memahami Premi Asuransi

Apakah anda  tahu apa ayng dimaksud dengan premi asuransi? Dalam bahasa inggris biasa disebut dengan istilah insurance premium. Premi asuransi adalah sejumlah uang yang dibayar oleh nasabah asuransi secara berkala ke perusahaan asuransi sebagai kompensasi atas transfer resiko yang dilakukan dari si tertanggung (si nasabah) kepada si penanggung (perusahaan asuransi).

agen asuransi allianz

Jadi dengan kata lain premi asuransi itu adalah sejumlah kompensasi yang diberikan atas transfer resiko yang dilakukan. Karena itu, premi ini sering juga disebut risk premium (premi resiko) karena semakin besar resiko yang ditransfer maka akan semakin besar juga premi yang mesti dibayarkan. Jadi istilah yang digunakan ini sudah tepat yaitu “premi” dan bukan disebut sebagai “iuran”.

Dari definisi tentang premi asuransi ini, membuat saya agak tergelitik dengan pertanyaan prospek yang sering menanyakan ke saya pertanyaan seperti ini.

sakit butuh uang

“Pak, berapa premi yang mesti saya bayar jika saya mau beli asuransi Allianz.”

“Pak, berapa ya premi minimal dan yang paling murah di Allianz.”

Anda pikir lagi mau beli kacang goreng ya sampai tanya berapa premi yang paling murah di Allianz. Tentunya mahal atau murahnya premi tergantung anda sendiri donk seberapa besar resiko yang anda mau trasnfer ke Allianz.

Oleh sebab itu saat ditanya seperti ini, saya akan menanyakan balik kepada si penanya seperti ini.

“Seberapa besar bapak mau Allianz untuk menanggung resiko hidup bapak? Jika bapak mau Allianz menanggung resiko yang sangat besar atas hidup bapak, maka tentunya premi yang dikenakan juga semakin bertambah besar.”

Jika anda mau Allianz menanggung resiko kematian saja, maka preminya sekian. Jika resiko sakit kritis juga mau ditanggung sekalian dan resiko apabila dirawat inap di rumah sakit juga mau sekalian ditransfer ke Allianz, berarti preminya bertambah sekian.

Baca juga :  Asuransi Apa Yang Menjadi Prioritas Utama

Tanpa anda minta, usia anda saja sudah menentukan seberapa besar resiko yang mesti Allianz tanggung. Semakin tua usia anda, maka semakin besar resiko yang mesti ditanggung Allianz sehingga wajar donk apabila Allianz meminta premi lebih besar untuk resiko yang lebih besar.

Kita ambil contoh misalnya antara 2 orang yaitu Pak Agus dan Pak Emir. Pak Agus bersedia menanggung segala resiko Pak Emir. Jadi jika Pak Emir mengalami kemalangan, maka kemalangan itu kita misalkan bisa dipindahkan ke Pak Agus.

Jika anda jadi Pak Agus, apakah anda mau menerima semua kemalangan dan resiko yang tidak seharusnya merupakan tanggung jawab itu menjadi tanggunga jawab anda dan tanggungan anda? Jika anda mau dan bersedia, apakah anda mau melakukannya secara cuma cuma atau anda mau minta bayaran / kompensasi untuk itu?

Jika anda minta bayaran tentu anda mengukur seberapa besar kemalangan dan resiko yang anda pikul itu kan? Apakah bayaran yang anda terima seimbang tidak dengan resiko yang anda tanggung itu. Ingat loh, itu resiko sebenarnya bukan punya anda, tapi punya orang lain.

Jadi saat menanyakan ke saya tentang asuransi, mohon jangan tanya lagi ya berapa premi asuransi Allianz, tetapi langsung saja bilang, saya mau bayar premi sekian per bulan, misalnya Rp. 1 juta per bulan atau Rp. 500 ribu per bulan, tolong hitungkan berapa banyak resiko hidup saya yang bisa saya transfer ke Allianz jika saya bayar premi ke Allianz sebesar itu sebagai kompensasi.

Atau anda boleh juga bertanya seperti ini, Jika saya mau resiko kematian, resiko terkena sakit kritis, resiko menderita cacat tetap total dan resiko meninggal karena kecelakaan semua dipindahkan ke Allianz, kira kira berapa besar premi yang harus saya bayar kepada Allianz agar Allianz rela dan bersedia menanggung ini semua untuk saya.

Baca juga :  Semua Orang Harus Memiliki Asuransi

Agar lebih akurat, tidak ada salahnya juga anda sebutkan nominal UP (uang Pertanggungan) yang  anda inginkan berapa untuk setiap resiko yang disebutkan itu agar dapat diperoleh jumlah premi sesuai dengan kebutuhan yang anda inginkan.

Setelah kita memahami bahwa dalam membeli asuransi kita wajib membayar premi, agar polis asuransi kita tetap aktif, sekarang saatnya kita belajar, dialokasikan kemana saja sih uang premi tersebut?

Pernahkah timbul pertanyaan di benak kita, kalau kita bayar premi asuransi itu uangnya diapakan sih? Apalagi kalau kita ikut asuransi yang sekaligus investasi. Setelah beberapa bulan, kok nilai investasinya segitu-segitu aja.

Asuransi sekaligus investasi atau yang lazim disebut Unit Link, preminya dibagi dalam dua pos yang berbeda. Sebagian masuk ke pos perlindungan asuransi, yang berpengaruh ke nilai manfaat proteksi yang kita terima nanti bila terjadi risiko. Yang kedua masuk ke unit investasi yang nilai manfaatnya bisa kita ambil biarpun tidak terjadi risiko.

Nah soal proporsinya itu tergantung kita yang menentukan, berapa banyak yang mau dimasukkan ke unit investasi? Tapi tentu saja bagian untuk perlindungan akan lebih besar, karena perusahaan asuransi akan berfokus pada perlindungan risiko nasabah sejak hari pertama polis berlaku.

Kalau hasil investasinya tentu perlu waktu untuk berkembang, dan baru terlihat perkembangannya minimal di tahun kedua, hal ini tergantung pada jenis produk unit link yang kita miliki dan juga pada kebijakan dari masing-masing perusahaan asuransi.

Yang perlu diingat investasi dalam produk unit link merupakan jenis investasi jangka panjang, maka return invesasi yang didapat baru akan terlihat dibeberapa tahun dari kita membeli polis asuransi.

Perlu diketahui, dalam premi yang kita bayarkan itu termasuk juga biaya-biaya dibawah ini:

  • Biaya akuisisi seperti biaya marketing, komisi agen, dan biaya operasional.
  • Biaya tetap seperti biaya administrasi, biaya asuransi, dan biaya manfaat tambahan(riders), jika ada.

Selalu tanyakan rincian alokasi dana premi ke agen atau perusahaan asuransi secara rinci. Dengan begitu kita juga tidak berharap terlalu tinggi hanya dengan iming-iming investasi.

Baca juga :  Manfaat Asuransi, Jenis Asuransi, Risiko Asuransi
asuransi allianz lengkap
pesan sekarang

Leave A Comment...