Membeli Asuransi setelah Terdiagnosa Penyakit Tertentu

Apakah bisa membeli asuransi setelah terdiagnosa penyakit tertentu? Biasanya, perusahaan asuransi akan merekomendasikan untuk membeli produk asuransi disaat kita masih sehat dan sedini mungkin atau sejak usia masih muda. Namun bagaimana jika sebelum mempunyai produk asuransi, kita sudah didiagnosis salah satu penyakit. Apakah kita masih memiliki kemungkinan untuk membeli produk asuransi kesehatan? Pertanyaan ini sering saya hadapi di lapangan saat melakukan edukasi tentang pentingnya asuransi.  Jika menemukan pertanyaan seperti ini saya langsung saja menjawab, kita coba usulkan dulu ya, mudah mudahan diterima, tetapi Bapak/Ibu harus melengkapi semua document medis yang diminta dan harus bersedia dilakukan medical.

Akan ada  2 kemungkinan yang terjadi yaitu:

  1. Ditolak
  2. Diterima dengan substandard

Jika ditolak,  tentunya Bapak/Ibu bisa saja coba cari lagi apakah masih ada asuransi lain yang mau menerimanya, sedangkan jika diterima dengan kondisi substandard, maka permohonan masih bisa diterima pihak asuransi tetapi kemungkian akan ada extra premi tambahan atau pengecualian penyakit atau kedua duanya.

Nah, untuk Bapak/Ibu yang masih sehat, kabar baiknya adalah setelah anda membaca artikel ini adalah Bapak/Ibu silahkan mengajukan permohonan asuransi baik asuransi jiwa, asuransi kesehatan maupun asuransi penyakit kritis disaat kondisi masih sehat, karena kalau sudah terkena sakit kritis maka pengajuan asuransi kita kemungkinan besar akan ditolak atau dikenakan sebagai substandard.

Perusahaan asuransi memiliki seleksi risiko untuk dapat mengukur tingkat risiko dari setiap calon nasabahnya. Melalui penilaian ini, setiap perusahaan asuransi akan menentukan besaran premi, maupun cakupan manfaat yang akan diberikan kepada nasabahnya. Hal ini juga menentukan apakah perusahaan dapat menanggung risiko kesehatan kita atau sebaliknya. Apabila saat kita melakukan pengajuan pembelian asuransi, kita telah didiagnosa salah satu penyakit, maka perusahaan asuransi memiliki hak untuk dapat memberikan pengecualian (exception), menanggung dengan syarat tertentu (sub standard), atau bahkan menolak permohonan pembelian asuransi kita.

Nah, apa yang dimaksud dengan exception pada polis asuransi? Exception adalah kondisi di mana perusahaan asuransi akan tetap memberikan perlindungan manfaat asuransi kesehatan dengan pengecualian terhadap penyakit yang telah kita derita sebelum pengajuan pembelian asuransi. Sedangkan sub standard dalam polis adalah kondisi di mana perusahaan asuransi dapat menanggung risiko kesehatan, termasuk jenis penyakit yang sudah kita derita, dengan persyaratan nasabah bersedia membayar premi lebih tinggi.

Penentuan ini didasari oleh penilaian seleksi risiko yang dilakukan secara internal oleh perusahaan asuransi. Penilaian ini juga dinilai berdasarkan riwayat kesehatan nasabah yang kita cantumkan pada surat pengajuan asuransi kesehatan serta hasil pemeriksaan kesehatan (medical check up) apabila dirasa perlu untuk dilakukan. Oleh karena itu, pastikan kita selalu mencantumkan riwayat kesehatan dengan jujur agar dapat menghindari permasalahan di kemudian hari.

Nikmati Ongkos Kirim GRATIS apabila anda memesan Asuransi Allianz melalui kami, Agen Asuransi Allianz di Jakarta.

Beli-asuransi-allianz-Sekarang

Telepon/SMS/WA : 08119292466 

Pin BB : 5D7EC96D 

Email : info@asuransi-jiwa.org

Leave A Comment...