Mengumpulkan Polis Asuransi Lebih Penting Daripada Mengumpulkan Asset

Ketika masih hidup, menurut anda yang paling penting adalah mengumpulkan asset sebanyak mungkin, atau mengumpulkan polis asuransi sebanyak mungkin? Jika anda menjalani hidup hanya mengumpulkan asset sebanyak mungkin tetapi anda sama sekali tidak membeli polis asuransi, itu adalah tindakan yang sangat nekad dan tidak bijaksana sekali.

asuransi itu sama dengan helmJujur saja, saya tidak pernah menemukan ada orang yang selama hidup nya memiliki aset yang berlimpah namun sama sekali tidak memiliki polis asuransi khususnya polis asuransi jiwa dan asuransi penyakit kritis. Rata rata orang yang saya kenal dan saya temui dan kebetulan memiliki aset yang banyak , pasti memiliki polis asuransi lebih dari satu.

Jika saat anda membaca artikel ini, anda mengenal seseorang yang mungkin adalah kerabat maupun teman anda dan kebetulan teman anda ini memiliki aset yang banyak tetapi sama sekali belum memiliki asuransi baik asuransi jiwa maupun asuransi penyakit kritis, anda bisa meminta kerabat atau teman anda itu untuk sama sama membaca artikel ini.

Mengapa? Karena sangat penting sekali bagi anda untuk memiliki polis asuransi untuk melindungi finansial anda. Anda boleh tidak mengumpulkan aset tetapi anda wajib memiliki polis asuransi. Tetapi anda tidak boleh memiliki aset yang banyak namun sama sekali tidak memiliki asuransi. Itu sangat berbahaya sekali dan sangat beresiko. Dan saya yakin jika anda adalah seorang yang suka berinvestasi dan mengumpulkan aset, pasti anda orang yang pintar dan bijak yang telah mengasuransikan diri anda dan keluarga.

Bayangkan saja jika seumur hidup, anda bekerja mati matian banting tulang untuk mengumpulkan aset, tetapi di saat anda terkena penyakit kritis, anda menjual semua asset anda yang telah anda kumpulkan dari sejak muda dengan keringat dan air mata hanya demi disumbangkan kepada dokter dan rumah sakit untuk menyembuhkan penyakit kritis yang tengah anda derita saat ini?

sakit butuh uang
Baca juga :  Pahami Cara Kerja Asuransi Jiwa Sebelum Beli Asuransi Jiwa

Saat DaruratJika anda memiliki polis asuransi penyakit kritis, anda tidak perlu sampai menjual aset anda apabila anda terdiagnosa penyakit kritis. Biarkan perusahaan asuransi saja yang mengeluarkan uang untuk membayar biaya pengobatan anda. Simpel kan?

agen asuransi allianz

dokter juga butuh uangAda sebuah kisah yang ingin saya sharing kan dengan anda sekalian. Mungkin setelah membaca kisah ini dapat mengubah paradigma anda tentang asuransi.

Menurut saya, pengetahuan yang saya dapatkan ini sangat penting dalam hidup kita. Di saat semua orang sedang berlomba dan bersaing untuk memiliki berbagai macam aset yang bernilai tinggi, seperti properti, Tanah, dan lain lain, Saya mendapatkan sebuah pengetahuan yang sangat berharga dari seorang teman. Saya harap mudah mudahan pengetahuan ini dapat bermanfaat untuk anda juga.

Bulan Januari 2016 lalu, saya pergi keluar kota untuk bertemu dengan calon nasabah. Ketika saya bertemu dengan beliau, Saya terpana dan bersyukur mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat dari calon nasabah saya tersebut. Sebut saja namanya Bpk. Yusuf, Beliau bekerja di salah satu perusahaan minyak asing dengan jabatan Direktur.

Istri beliau juga bekerja di sebagai seorang bankir, dengan jabatan yang sudah tinggi. Singkatnya, saya terpana dengan sebuah penjelasan dari beliau,saat kami mengobrol sebelum masuk ke penjelasan mengenai produk asuransi, Saya bertanya mengenai aset yang dipunyai beliau, mulai dari tanah, rumah dan lainnya.

Dan beliau menyampaikan hanya mempunyai:
– 2 aset tanah kosong masing-masing luasnya 7.500an m persegi saja
– 1 apartemen dan rumah yang beliau tempati.

Dengan tidak merasa takut saya bertanya, “Pak, kenapa sosok seperti Bapak tidak punya aset tanah yang banyak? Maaf, karena menurut saya, dengan latar pekerjaan Bapak seharusnya Bapak lebih dari mampu untuk punya aset yang banyak.”

Baca juga :  Mengenal Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI)

Kemudian beliau menjawab, “Coba temukan saya satu orang di Indonesia yang bisa menjual aset tanah saya dalam waktu kurang dari 1 jam jika saya terkena atau terdiagnosa penyakit kritis, dan uang penjualan tanah saya yang bernilai di atas Rp. 1 Milyar tersebut harus bisa di transfer ke rekening bank saya tidak lebih dari 1 hari, Adakah orang yang sanggup melakukannya?”

Lalu saya terdiam dan menjawab, “Tidak ada,Pak.” Kemudian beliau menunjukan note/arsip penting beliau kepada saya,dan saya sangat terkejut, Karena beliau sendiri sudah mempunyai 82 polis dengan beliau sbagai pemilik polis dan tertanggung, Istri beliau sudah mempunyai 27 polis, Anak-anak beliau masing-masing yang sulung 13 polis dan yang bungsu 7 polis..

Dan beliau berkata,”Kalau saya sakit dan meninggal, uang santunan yang diterima oleh anak-anak dan istri saya totalnya adalah Rp. 220 Milyar. Bagaimana menurut kamu? Apakah cara saya sudah tepat?”, tanya Bapak tersebut. Lalu saya mengangguk dan menjawab ” Luar Biasa Pak ”

Bagaimana? Anda mengerti dengan penetahuan yang baru saja saya bagikan? Saya harap anda dapat mengerti karena hal ini sangat penting dalam kehidupan kita semuanya. Selain aset, asuransi merupakan hal yang tidak kalah pentingnya untuk di miliki apalagi di masa krisis ekonomi sekarang ini sangat lah membantu, apalagi di saat seseorang harus menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Karena, seperti yang kita ketahui, sekarang untuk biaya pengobatan tidaklah murah, terkadang kita sampai menjual segala aset yang kita miliki hanya untuk biaya perawatan.

Jika demikian, berarti sia-sia bukan uang yang selama ini kita tabung untuk membeli aset, jika pada akhirnya akan kita jual kembali asetnya hanya untuk membiayai biaya pengobatan kita kelak apabila kita terkena penyakit kritis?

Baca juga :  Putuskan Mata Rantai Kemiskinan dengan Asuransi Allianz

Sebenarnya Polis Asuransi itu bisa dikategorikan sebagai asset juga loh. Coba anda renungkan pernyataan di bawah ini yang menyatakan bahwa bahwa polis asuransi juga bisa dianggap sebagai asset.

1. Anda bisa menanyakan apakah polis asuransi itu adalah asset kepada dokter yang akan mengoperasi pasien, kira kira berapa asset yang harus dijual oleh calon pasien itu untuk membiayai operasinya.

2. Anda bisa menanyakan apakah polis asuransi itu adalah asset kepada orang yang mengalami sakit liver dan bersyukur masih bisa diterima sebagai nasabah asuransi sehingga dia tidak perlu menjual asset-assetnya untuk biaya pengobatan nanti.

3. Anda bisa menanyakan apakah polis asuransi itu adalah asset kepada orang yang ayahnya baru saja meninggal karena sakit kanker dan sekarang mamanya terpaksa harus menjual dua rumahnya untuk membiayai kebutuhan mereka ke depannya.

4. Anda bisa menanyakan apakah polis asuransi itu adalah asset kepada orang yang terpaksa harus melego semua asset-assetnya untuk biaya pengobatan kankernya dan akhirnya tetap harus dipanggil oleh Tuhan juga pada akhirnya.

5. Anda juga bisa menanyakan apakah polis asuransi itu adalah asset kepada orang yang sebelumnya tertawa saat ditawarkan asuransi penyakit kritis tetapi kemudian sekarang memohon mohon kepada saya agar bisa diterima karena ada benjolan di payudara istrinya saat ini.

Disaat usia anda masih muda, alangkah baiknya jika anda sudah memiliki asuransi, dimana asuransi sudah memproteksi anda dari muda sampai anda tua. Kita tidak akan pernah tahu atau bisa memprediksi apa yang akan terjadi dengan nasib kita besok.

Oleh sebab itu miliki sekarang juga proteksi untuk diri anda dan juga untuk menjaga masa depan anda kelak. Jika anda ingin berkonsultasi dengan saya, dan anda membutuhkan keterangan apapun seputar asuransi, silakan hubungi saya.

asuransi allianz lengkap
pesan sekarang

Leave A Comment...