Perlu Tidak Bertanya Ke Istri Untuk Membeli Asuransi

Apakah sebagai seorang suami yang sayang dan bertanggung jawab kepada keluarga, perlu untuk bertanya kepada istri sebelum dia memutuskan untuk membeli asuransi? Padahal si suami yang bekerja dan mencari nafkah dan uang yang dihasilkannya adalah uang hasil keringat dia sendiri.

Asuransi yang dia beli juga pada akhirnya akan bermanfaat bagi istri dan anak anak nya disaat dia sudah tiada. Lalu mengapa di saat mau beli asuransi yang memiliki manfaat besar bagi keluarga nya, banyak suami suami yang takut istri dan selalu bertanya dan meminta izin kepada istrinya dulu ya?

Memang sangat baik untuk berkonsultasi dengan istri untuk banyak hal, namun untuk membeli asuransi jiwa ataupun asuransi sakit kritis, kemungkinan besar dia bukanlah orang yang tepat untuk anda mintai pendapat.

Mengapa?

mati tanpa asuransi

Banyak orang terkecoh dengan hal ini dan keluarganya berakhir dengan kesengsaraan. Istri jadi single parent yang berjuang sendirian untuk membesarkan anak anak nya termasuk membiayai biaya pendidikan anak sampai tamat kuliah. Belum lagi biaya pendidikan anak yang nyaris terancam. Jika anak sampai putus sekolah bukankah akan semakin menambah suram masa depan mereka kelak?

Anda sebagai kepala keluarga juga tentunya turut bertanggung jawab akan hal ini semua meskipun anda sudah duluan pergi meninggalkan mereka. Coba anda sudah punya asuransi jiwa dari awal, mungkin penderitaan ini tidak akan menimpa istri dan anak anak anda di saat anda telah tiada.

statistik-asuransi- tentang-istri-yang-ditinggal-mati-suami

Jadi apa yang menjadi alasan utama mengapa bertanya dan meminta izin pada istri untuk membeli asuransi jiwa adalah tindakan yang tidak bijaksana?

Yang pertama, istri anda tidak terlatih dalam masalah asuransi jadi bukanlah pada posisinya untuk merancangkan kebutuhan asuransi bagi keluarganya. Dan selama anda sebagai kepala keluarga, suami sekaligus ayah ada bersama sama dengan keluarga dan memenuhi semua kebutuhan hidup keluarga, mengapa istri harus berpikir tentang perlunya memiliki asuransi jiwa?

Baca juga :  Kebutuhan Asuransi Jiwa di Setiap Tahap Kehidupan

Yang kedua, berapa banyak istri-istri yang akan berpikir secara terbuka meminta kepada suaminya untuk diasuransikan tanpa merasa sungkan namun berbicara tentang asuransi jiwa mungkin masih agak tabu bagi sebagian masyarakat karena Asuransi jiwa ini ada kaitannya dengan kepergian dini – kepergian si suami/ si ayah, meninggal nya si kepala keluarga, dan ini bukanlah hal yang patut untuk dipikirkan oleh seorang istri apalagi didiskusikan.

Orang yang tepat, untuk dimintai pendapat mengenai apakah perlu memiliki asuransi jiwa sebenarnya adalah JANDA Anda, yang sayangnya Anda sudah tidak bisa tanyakan lagi hal ini kepadanya, karena di saat itu Anda sendiri sudah tidak ada lagi bersama sama dengan Janda Anda.

Tempatkan posisi Anda di posisi istri Anda yang sudah menjadi janda dan tanyakan pada diri anda kembali, perlukan saya membeli asuransi jiwa saat ini dan perlukah saya memerlukan izin dari istri saya untuk membeli asuransi jiwa ini?

istri harus paksa suami beli asuransi

Berapa banyak janda yang telah ditinggal mati oleh suaminya yang Anda kenal yang tidak butuh uang ekstra saat ini?

Demikian juga bagi para istri. Sebenarnya apa alasan bagi anda untuk menolak membeli asuransi jiwa bagi suami anda? Apakah anda takut uang bulanan anda untuk shopping akan berkurang karena sebagian disisihkan untuk membayar premi asuransi? Jika anda peduli dengan masa depan anda sendiri dan anak anak anda kelak, saya sarankan anda sebagai istri dan ibu yang bijaksana, jangan pernah melarang suami anda untuk membeli asuransi.

Bayangkan jika  tiba-tiba Anda mendapat panggilan telepon dari rumah sakit yang memberitahu bahwa suami Anda terkena serangan jantung. Untuk itu perlu dilakukan operasi ‘by pass jantung’ dan biayanya sebesar Rp.200.000.000,- Bagaimanakah perasaan Anda? Apakah kini Anda memiliki Rp.200.000.000,-  di rekening tabungan Anda saat ini juga?”

sakit butuh uang
Baca juga :  Membeli Rasa Aman Lewat Asuransi Allianz

Ingat, ketika rumah sakit meminta biaya pengobatan, Biaya ini TIDAK BISA DICICIL TETAPI HARUS CASH TUNAI.

“Apakah Ibu memiliki dana tabungan sebesar 200 juta di rekening tabungan saat ini?”

Biasanya istri istri ini akan menjawab “TIDAK ADA”

“Lalu apa yang akan Anda akan lakukan? Apakah ini akan menjadi sebuah masalah besar bagi anda?”

“Ya, pasti sangat bermasalah. Saya akan lakukan apapun yang saya bisa untuk menyelamatkan suami saya”.

“Tetapi bagaimana caranya? Apakah Anda bersedia menjual mobil Anda, rumah Anda, atau barang berharga lainnya untuk membayar tagihan pengobatan suami Anda?

Maka dia  pasti akan mengatakan, “Ya. Saya akan melakukan  apa saja untuk menyelamatkan suami saya. Saya tidak dapat hidup tanpa suami saya.”

Jadi kepada suami suami yang baik, Anda tidak perlu bertanya kepada istri anda lagi ya disaat anda memutuskan untuk memiliki asuransi jiwa atau asuransi penyakit kritis. Saya yakin anda tahu bagaimana untuk memutuskannya sendiri. Dan ini merupakan tanggung jawab anda sebagai seorang kepala keluarga, seorang suami dan juga seorang ayah untuk mempersiapkan segalanya, bukan istri Anda.

agen asuransi allianz

Dan kepada Anda, para istri yang peduli akan kehidupan keluarga Anda. Segera hubungi kami untuk membeli polis asuransi Allianz bagi suami Anda saat ini juga. Pastikan suami anda telah memiliki asuransi Tapro dari Allianz.

asuransi allianz lengkap
pesan sekarang

Leave A Comment...