Pilih Asuransi Allianz atau BPJS

Mana sih yang lebih bermanfaat? memilih asuransi Allianz atau BPJS? Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau lebih dikenal dengan singkatan BPJS adalah sebuah terobosan baru di bidang asuransi kesehatan di Indonesia. Banyak yang berpikir program yang diusung pemerintah ini akan membuat asuransi kesehatan swasta kehilangan kejayaannya. Apakah benar demikian?

Tapi ternyata tidak demikian. Buktinya asuransi swasta masih diminati oleh masyarakat dan masih tetap menjadi primadona bahkan saya sendiri juga hampir setiap hari sibuk melayani calon calon nasabah yang ingin membeli asuransi kesehatan.

Bukannya makin sedikit, bahkan semakin sering orang orang pada menghubungi saya untuk membeli asuransi kesehatan Allianz. Dan tidak jarang mereka juga memiliki kedua-duanya BPJS dan asuransi Allianz juga.

Kata mereka untuk saling melengkapi karena memiliki BPJS saja tanpa memiliki asuransi Allianz seperti makan nasi putih tanpa lauk katanya. Memang sih bisa mengenyangkan tapi tetap saja jika disuruh memilih, tentunya saya akan memilih makan nasi dengan ditemani lauk lah. Lauk yang paling sederhana seperti tempe juga jadi apabila tidak mau pilih lauk yang mahal mahal. Begitu juga dengan asuransi kesehatan Allianz.

agen asuransi allianz

Pilih saja yang termurah mulai dari Rp. 300.000 per bulan apabila anggaran nya tidak sanggup untuk membeli asuransi dengan premi yang tinggi tinggi. Yang penting sudah ada asuransi Allianz, sudah lebih amanlah.

Dibawah ini ada tiga poin penting mengenai perbedaan dasar antara program BPJS Kesehatan dan asuransi kesehatan Allianz. Yuk kita simak, mulai dari besaran premi, jumlah manfaat dan juga plafon.

1. Besaran Premi

Asuransi Kesehatan Allianz

Asuransi kesehatan Allianz memiliki premi yang agak tinggi untuk kalangan menengah ke bawah. Premi yang dibayarkan juga bervariasi perbulannya tergantung jenis asuransi kesehatan yang diambil. Dan jangka waktu pembayaran premi bisa dibayarkan setiap 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan atau 1 tahun.

BPJS

BPJS memiliki iuran yang sangat terjangkau bagi kalangan menengah ke bawah. Sebagian besar perusahaan telah mendaftarkan karyawannya di BPJS dan untuk iurannya ditangggung oleh perusahaan, dan juga BPJS mempunyai pengecualian kepada veteran dan orang kurang mampu/miskin, dimana iurannya dibayarkan secara penuh oleh pemerintah.

Baca juga :  Mengkonsumsi Sayuran Segar Saja Tidak Cukup, Anda Tetap Butuh Asuransi Kesehatan Allianz

2. Jumlah Manfaat

Asuransi Kesehatan Allianz

Asuransi kesehatan Allianz memberikan banyak manfaat, seperti rawat inap, manfaat operasi, ambulans, obat, biaya kunjungan dokter serta segala jenis aktivitas yang berhubungan dengan perawatan. Dan jika anda ingin menambah manfaat lainnya seperti rawat jalan, rawat gigi dan kehamilan anda diharuskan membayar premi lebih untuk mendapatkan fasilitas manfaat tersebut.

Asuransi kesehatan Allianz juga lebih flexibel saat klaim karena bisa di klaim dimana saja baik dalam negeri maupun luar negeri. Semua peserta dari asuransi kesehatan Allianz akan diberikan kartu berobat yang dapat digunakan semua rumah sakit rekanan Allianz. Peserta askes Allianz tinggal memberikan kartu ini saat akan dirawat inap rumah sakit dan mereka akan mendapatkan fasilitas cashless.

Fasilitas cashless maksudnya adalah para peserta asuransi kesehatan Allianz ini tidak perlu membayar uang apa apa dahulu saat akan menjalani perawatan rawat inap di rumah sakit apabila menggunakan kartu tersebut. Saat setelah selesai menjalani perawatan baru dihitung total biaya perawatannya berapa.

Apabila plafon yang diberikan asuransi kesehatan Allianz mencukupi maka peserta asuransi tidak perlu nombok alias membayar selisihnya. Namun apabila biaya perawatan rumah sakit nya melebihi biaya yang dicover oleh asuransi Allianz, itu artinya, si peserta askes itu mesti keluar duit lagi untuk membayar kelebihan biaya tersebut.

Selain menggunakan fasilitas cashless, para peserta askes Allianz juga bisa menggunakan cara reimburse saat dirawat inap di rumah sakit. Cara reimburse dipilih apabila si peserta asuransi dirawat inap di rumah sakit non rekanan Allianz sehingga saat menjalani perawatan, mereka perlu membayar dahulu dengan uang pribadi mereka atas semua biaya rumah sakit selama dia dirawat. Kemudian setelah itu baru mengajukan klaim reimburse ke Allianz untuk mendapatkan uang penggantinya.

Baca juga :  Asuransi Kesehatan Allianz untuk Anak

Namun tidak perlu kuatir, Allianz selalu memanjakan para nasabah asuransi nya. Bukti nya semua peserta asuransi kesehatan Allianz dapat melakukan klaim reimburse dengan cara yang sangat simpel yaitu menggunakan aplikasi mobile yang dapat di install di gadget berbasis android maupun IOS. Aplikasi mobile itu namanya Allianz Eazy Claim. Untuk keterangan lebih lanjut tentang aplikasi Allianz Eazy Claim dan tatacara penggunaannya, silahkan klik di sini.

Para peserta asuransi Allianz juga lebih fleksibel dalam memilih dokter yang diinginkan. Jadi apabila si peserta asuransi sudah memiliki dokter langganan di rumah sakit tertentu dimana dia dirawat inap, dia bisa bebas memilih agar bisa dirawat oleh dokter langganan nya tersebut. Bahkan peserta asuransi bebas memilih mau dirawat oleh dokter yang mana dan Allianz tetap akan membayar dan mengganti biaya perawatannya.

Ketentuan mengenai asuransi kesehatan Allianz ini berlaku baik untuk asuransi kesehatan Allianz individu maupun untuk kumpulan (asuransi kesehatan untuk institusi dan korporasi yang ditujukan bagi karyawan perusahaan)

 BPJS

BPJS pun memiliki manfaat fasilitas kesehatan yang cukup lengkap. Rawat jalam, rawat gigi, kehamilan, dan juga rawat inap. Layanan promotif dan preventif juga diberikan BPJS seperti penyuluhan, imunisasi, dan keluarga berencana.

Tetapi Asuransi kesehatan BPJS saat ini kurang fleksibel saat klaim karena mesti ada rujukan dulu dari puskesmas baru bisa di rujuk ke rumah sakit, dan untuk rumah sakit atau dokternya tidak punya banyak pilihan karena hanya rumah sakit tertentu yang ditunjukkan saja, yang kerjasama dengan BPJS.

Demikian juga kita tidak bisa memilih dokter yang kita inginkan untuk merawat kita. Jadi jika memilih fleksibilitas dan kenyamanan, 2 hal itu tidak akan ditemukan di BPJS.

3. Plafon

Asuransi Kesehatan Allianz

Asuransi kesehatan Allianz mempunyai batasan limit manfaat yang sering disebut plafon asuransi (kecuali apabila anda memilih asuransi kesehatan Allianz yang bernama SmartMed Premier karena SmartMed Premier ini akan mengganti biaya perawatan selama di rawat inap di rumah sakit secara full alias 100%, Palfonnya adalah yang penting dalam 1 tahun, biayanya tidak melebihi Rp 6 Miliar. Jika lebih dari Rp. 6 Miliar dalam setahun, maka selisihnya dibayar sendiri).

Baca juga :  Manfaat dan Premi Smarthealth Maxi Violet

Contohnya Jika anda dirawat di rumah sakit, asuransi kesehatan Allianz akan menanggung biaya maksimum perawatan anda berdasarkan kesepakatan yang sudah disetujui sesuai dengan plafon yang anda ambil saat mendaftar asuransi kesehatan Allianz pertama kali. Dan ini berlaku untuk berbagai perawatan selama di rawat inap di rumah sakit seperti kunjungan dokter, operasi, dan obat obatan. Jika ternyata biaya rumah sakit melebihi batas limit asuransi anda,  anda harus membayar sendiri selisihnya.

BPJS

Tidak ada batasan plafon. Semua biaya akan ditanggung BPJS dan pesertanya diharuskan mengikuti prosedur yang ditentukan seperti dirawat di ruang perawatan sesuai dengan iuran yang mereka bayar. Dan disini pengobatan pasien dibayarkan BPJS sampai si pasien sembuh benar.

Di BPJS biaya tambahan akan muncul bila pasien meminta ingin pindah ke ruang perawatan yang kelasnya lebih tinggi, atau membeli obat yang tidak ditanggung BPJS.

sakit butuh uang

jadi kesimpulannya BPJS dan Asuransi Kesehatan Allianz memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Banyak orang yang memutuskan untuk mengambil kedua jenis asuransi tersebut dan menikmati manfaat yang ditawarkan oleh kedua asuransi tersebut.

Mana yang menjadi pilihan anda setelah anda membaca ulasan di atas mengenai perbandingan dari BPJS dengan asuransi kesehatan Allianz? Semuanya tergantung Anda.

Kalau dari yang saya perhatikan, rata rata semua nasabah yang membeli asuransi kesehatan Allianz di saya, sudah memiliki BPJS semuanya. Pertanyaannya mengapa mereka masih mau beli asuransi kesehatan Allianz apabila mereka yakin BPJS saja sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan mereka?

Apakah mereka terlalu banyak uang sehingga sembarangan saja menambah asuransi? Pastinya tidak bukan? Orang yang punya uang lebih pun pasti membelanjakan uang nya dengan bijaksana tentunya. Dan menurut mereka membeli asuransi kesehatan Allianz adalah tindakan yang bijaksana. Bagaimana dengan anda?

asuransi allianz lengkap
pesan sekarang

Leave A Comment...