Rencanakan Pensiun dengan Tapro (Tabungan Proteksi) Allianz

Semua orang memiliki kesalahan dalam mengatur keuangan mereka, tetapi rata-rata orang yang sulit mengatur keuangannya saat mereka berada di usia 40 tahun. Mereka memiliki kebiasaan buruk dalam mengatur anggaran kebutuhan dari hasil gaji yang diterima.

Berikut beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan dalam mengatur keuangan pada saat usia 40 tahun.

1. Meminjam uang dengan jumlah yang besar

Banyak orang dewasa berani meminjam uang dengan jumlah yang besar. Jika Anda membutuhkan pinjaman karena keperluan yang mendesak, Anda bisa meminjam dengan jumlah sesuai dengan kebutuhan Anda.

sakit butuh uang

2. Tidak memiliki tabungan darurat

Anda harus memiliki tabungan darurat, kebanyakan orang dewasa tidak memiliki tabungan darurat. Tabungan darurat ini penting ketika Anda memerlukan uang untuk kebutuhan hidup yang dadakan.

3. Kebutuhan anak sebelum pensiun

Semua orang tua ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya. Tapi masih ada orang tua yang lupa untuk kegiatan di sekolahnya, dana kuliah dan dana kesehatan. Anda harus memiliki dana lebih untuk kehidupan anak Anda.

4. Asuransi jiwa

Seiring bertambahnya usia, Anda memerlukan asuransi jiwa. Anda juga harus memastikan keluarga memiliki dukungan finansial yang cukup, agar dapat mendukung finansial dalam kehidupan keluarga Anda.

Aturlah keuangan anda sebaik mungkin untuk merancang masa depan yang jauh lebih baik dan terencana.

Kebutuhan apakah yang menghabiskan porsi terbesar pendapatan Anda? Jawabannya mungkin akan berbeda-beda. Sebagian akan menjawab rumah, pendidikan anak, kesehatan, jalan-jalan, dan sebagainya. Kebutuhan ekonomi setiap individu dinamis, dan terus berubah sesuai tingkatan kehidupan.

Setiap orang memiliki keunikan masing-masing, begitu pula kondisi keuangan dan prioritas kebutuhan yang harus dipenuhi. Inilah yang kita sebut dengan ‘Personal Economy’. Unik, spesifik, dan memerlukan pendekatan personal untuk mengelolanya.

Baca juga :  Masa Depan Cerah dengan Perlindungan Asuransi Allianz

Hampir semua orang bicara tentang kondisi saat ini. Namun, bagaimana dengan masa depan? Anda juga perlu mempersiapkan masa depan, karena semua orang berhak memperoleh masa tua yang nyaman.

Cara mempersiapkan masa pensiun dapat dilalui dengan berbagai jalan, disesuaikan dengan kondisi‘Personal Economy’ beserta kebutuhan dan prioritas di masa sekarang, seperti keluarga, rumah, kesehatan, sampai pendidikan anak. Kebutuhan masa sekarang memang harus diprioritaskan, namun rencana pensiun juga tidak boleh dilupakan.

Rata-rata usia harapan hidup masyarakat Indonesia adalah 70 tahun. Dengan demikian, jika Anda pensiun di usia 55 tahun, maka Anda akan menghabiskan masa pensiun selama 15 tahun.

Nah, kebutuhan pensiun dapat dihitung dengan menghitung kebutuhan Anda saat ini, lalu dihitung berdasarkan asumsi inflasi. Misalnya, jika pengeluaran bulanan Anda saat ini adalah Rp 5 juta per bulan, maka pengeluaran tahunan Anda adalah Rp 60 juta. Apabila usia Anda saat ini adalah 30 tahun dan asumsi inflasi tahunan adalah 6% per tahun, maka total kebutuhan Anda saat Anda berusia 55 hingga 70 tahun adalah sekitar Rp 6 miliar.

Apabila Anda tidak memiliki aset atau dana cadangan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pensiun Anda, maka Anda perlu melakukan penyesuaian. Hal-hal yang dapat dilakukan antara lain menyesuaikan gaya hidup dari sekarang, memperpanjang usia pensiun, atau mencari investasi yang dapat memberikan imbal hasil yang lebih tinggi.

Sedapat mungkin, lunasi hutang Anda sesegera mungkin. Paling lambat 5 tahun sebelum Anda pensiun, Anda harus sudah melunasi seluruh hutang Anda. Hindarilah membeli sesuatu secara kredit terutama jika cicilannya berlangsung hingga Anda pensiun. Ingatlah bahwa hutang memiliki bunga yang sangat besar yang dapat menggerus kekayaan Anda terutama ketika Anda pensiun dan tidak lagi memiliki penghasilan rutin.

Baca juga :  Asuransi Allianz Penting untuk Melindungi Bisnis/Usaha

Anda perlu memeriksa kondisi finansial untuk mengetahui posisi Anda dan keluarga. Buatlah rekap pemasukan serta pengeluaran selama tiga bulan terakhir. Selain itu, buatlah daftar aset yang Anda miliki (misalnya rumah, kendaraan, tabungan, dan sebagainya) serta kewajiban (cicilan KPR, kredit kendaraan, cicilan KTA, dan sebagainya).

Anda dapat menggunakan berbagai fasilitas perbankan, misalnya melalui layanan melihat mutasi rekening di internet banking serta tagihan kartu kredit.

Hal yang tidak kalah penting adalah menjadi peserta asuransi Tapro Allianz. Dengan menjadi peserta asuransi Tapro Allianz, maka program perlindungan dan proteksi yang anda idam idamkan akan menjadi lebih terencana dengan baik.

Merencanakan memiliki asuransi Tapro Allianz untuk program perlindungan terbaik dan terlengkap sebenarnya adalah perkara mudah. Anda hanya perlu memiliki kendali penuh atas rencana itu dan memiliki niat yang kuat untuk bersedia mengikuti program asuransi dari Allianz tersebut.

Namun, untuk mendapatkannya membutuhkan waktu dan rincian penting sebagai bahan pertimbangan. Berikut beberapa cara yang sangat sederhana untuk merencanakan masa pensiun anda.

1. Jangan Menunda untuk Berhemat

Anda tidak perlu menunggu sampai punya rencana investasi sempurna untuk menabung. Kuncinya, mulailah menabung sedini mungkin karena Anda pasti belajar lebih banyak soal keuangan dan bisa melakukan penyesuaian.

Dengan menerima keadaan kalau Anda mungkin tidak tahu segala sesuatu tentang investasi akan terasa lebih mudah mengambil langkah ini.

2. Tentukan kapan uang Anda cukup untuk pensiun

Terlalu banyak orang bekerja keras hingga merasa sengsara hanya karena ingin menabung cukup uang untuk pensiun. Kondisi ini sering disebut sindrom “satu tahun lagi pensiun”. Hari tua akan berisi dengan masa pengurasan investasi dan tabungan, tapi Anda tidak akan pernah bisa membeli tahun kebebasan dan kehidupan bebas stres.

Baca juga :  Asuransi Unit Link Bagus dan Murah

Luangkan waktu untuk berpikir tentang apa yang Anda butuhkan untuk hidup nyaman di masa pensiun. Wujudkan hal itu dengan benar-benar mengundurkan diri dari pekerjaan ketika Anda telah mencapai tujuan.

3. Rencanakan tujuan non-keuangan

Beberapa orang pensiun tidak tahu apa yang harus mereka kerjakan selajutnya. Mereka cenderung khawatir soal uang dan biaya hidup. Ada banyak hal tak terbatas dan menyenangkan yang bisa didapat di masa tua, namun butuh perencanaan matang sebelumnya.

4. Jangan Mengejar Mode Investasi Terbaru

Semua orang suka berpendapat soal strategi investasinya. Anda harus jeli dalam memilah informasi tersebut.

Pasar naik dan turun, begitu pula dengan investasi. Ada lebih dari satu jalan untuk pertumbuhan investasi, tapi penting untuk tetap pada rute yang sama dalam jangka panjang untuk menuai hasil maksimal.

5. Fokus Pada Apa Yang Dapat Anda Kontrol

Mengestimasi tingkat pengembalian investasi selalu menyenangkan karena Anda dapat menghitung nilai dan pertumbuhan portofolio dalam jangkan panjang. Masalahnya, tidak ada yang tahu pasti berapa besar realisasi pengembalian investasi itu. Plus, Anda mungkin mendapat hasil yang berbeda setiap tahun.

Jauh lebih baik jika Anda menetapkan tujuan berdasarkan apa yang bisa dikontrol. Misalnya, berapa besar potongan gaji yang masuk rekening pensiun setiap tahun. Biarkan pasar yang melakukan sisanya.

Perencanaan bersenang-senang di masa pensiun bisa menjadi aktivitas yang memotivasi hidup Anda. Bermimpi tentang kehidupan baru saat pensiun membuat Anda lebih mudah menunda pembelian dan berhemat di saat sekarang.

asuransi allianz lengkap
pesan sekarang

Leave A Comment...