Uang Bukanlah Alasan Untuk Menunda atau Tidak Memiliki Asuransi

panduan-asuransiMaaf apabila tulisan ini menyinggung seseorang. Salah satu alasan paling klasik yang sering saya temui ketika menawarkan produk asuransi adalah tidak punya uang. Dalam tulisan kali ini saya ingin mengatakan bahwa uang bukanlah alasan untuk menunda atau tidak memiliki asuransi. Mengapa demikian? Karena orang yang kehidupan ekonominya ‘Pas-Pasan’ dan  orang yang tidak mampu membeli asuransi sebenarnya justru  adalah orang yang lebih membutuhkan asuransi dibandingkan dengan orang yang mampu membelinya atau yang berkecukupan.

Alasannya sangat simpel dan logis. Coba anda pikirkan.

Jika anda tidak mampu mencukupi semua kebutuhan anda sekeluarga serta tidak mampu membayar semua tagihan disaat anda sehat dan masih dapat bekerja dan menghasilkan uang, bagaimana mungkin anda akan mampu mencukupi kebutuhan anda sekeluarga membayar emua tagihan tagihan anda disaat anda sakit dan tidak memiliki penghasilan sama sekali?

Omongan kasarnya  seperti ini :

“Kalau lagi sehat aja, engkau tak bisa menafkahi anak dan binik kau, bagaimana pulak kalo kau sudah kena Serangan Jantung, bisa mampus lah anak kau tuh semua. Bellilah Asuransi, premi yang paling kecil pun bolehlah, tidak apa apa. Yang penting kau punya back up dan ada yang melindungi keluarga engkau disaat terjadi apa apa sama kau.”

Yang lebih hebatnya lagi. Saya juga sering bertemu orang yang sangat antusias dan bersemangat bertanya tentang asuransi dan setelah dia memahami dan mengerti manfaat asuransi bagi dirinya serta keluarganya, tahu gak apa yang dia katakan? Dia bilang dia tidak memiliki dana saat ini untuk membeli asuransi. Dia mau tunggu sampai dananya ready dahulu baru siap membeli polis asuransi.

Pernah mendengar pepatah di bawah ini?

If we wait until we’re ready, we’ll be waiting for the rest of our lives.”

Ya, penundaan ini hanya akan menyebabkan seseorang itu tidak berusaha untuk memiliki sesuatu yang penting bagi dirinya maupun keluarganya. Ingat, hidup hanya sekali, apakah anda mau mengambil risiko, hidup tanpa asuransi bagi anda dan keluarga? Jika anda tidak merasa kasihan dengan dirimu sendiri, cobalah merasa kasihan dan bersimpati kepada istri dan anak anak anda. Mereka tidak harus menjadi korban keegoisan kamu, bukan? Secara kasarnya saya ingin mengatakan bahwa anda mesti berusaha untuk mencari dana untuk membeli polis asuransi, bagaimanapun  caranya, bahkan dengan cara berhutang/ meminjam terlebih dahulu sekalipun.

asuransi-dan-gaya-hidup

Lebih baik anda berhutang dan meminjam uang untuk membayar premi polis asuransi daripada anda meminjam atau berhutang di saat anda terkena sakit kritis bukan? Di saat anda masih sehat, masih banyak orang yang bisa meminjamkan uang ke anda karena mereka melihat anda masih bisa bekerja dan masih sehat. Pastilah anda akan mampu melunasi hutang hutang anda. Tetapi jika anda sudah terkena sakit kritis, uang yang anda ingin pinjam untuk mengobati penyakit anda, sudah pasti nilai nominalnya besar. Dan lagi, melihat kondisi anda yang sedang sakit kritis, orang yang ingin meminjamkan uang ke anda juga akan merasa takut dan enggan meminjamkan uangnya karena mereka beranggapan anda pasti tidak akan sanggup membayar dan melunasi hutang anda lagi. Anda sudah sakit kritis, sudah tidak bisa bekerja, pakai apa anda mau bayar hutang nantinya? Ditambah lagi jika sakit anda semakin parah dan akhirnya anda meninggal dunia, siapa yang akan membayar hutang hutang anda nantinya? Apakah istri dan anak anda?

Jika anda berhutang untuk membayar premi polis asuransi anda karena anda tidak punya uang. Disaat anda terkena sakit kritis, anda bisa mengajukan klaim penyakit kritis ke perusahaan asuransi anda dan anda akan menerima sejumlah uang dalam nominal besar (Dari ratusan juta sampai milyaran tergantung kesepakatan anda dengan perusahaan asuransi di awal saat anda membuka polis asuransi). Dengan uang ini anda dapat mencari pengobatan terbaik bagi penyakit kritis anda sekaligus anda juga dapat melunasi hutang hutang anda.

Asuransi adalah rekening AJAIB yang akan dapat mengurus pembayaran semua tagihan-tagihan lainnya jika anda menderita Sakit kritis, Kecelakaan, Cacat atau Meninggal. Saat Sehat dan tidak terjadi apa apa memang terasa sebuah asuransi sepert BEBAN yang sangat Berat, tetapi bila WAKTU nya tiba Asuransi adalah satu satunya yang SETIA menemani kita saat semua teman – saudara – dan sahabat tidak dapat lagi membantu kita…..

Jadi kenapa anda harus menunda untuk memiliki asuransi?

Asuransi harus menjadi prioritas pertama, setelah kebutuhan pokok terpenuhi, untuk dibayarkan didalam rencana pengeluaran bulanan anda.

Ketika Anda memiliki kredit rumah, anda harus terus menerus membayar sejumlah besar uang selama 10 atau 15 tahun ke depan. Anda memang dapat memenuhi kewajiban tersebut, tapi apakah keluarga anda dapat membayarnya jika anda meninggal dunia atau mengalami cacat tetap sebelum cicilan kredit tersebut selesai? Marilah pastikan keluarga anda akan tetap tinggal di rumah yang indah, rumah yang telah anda berikan bagi mereka untuk selamanya. Cara memastikan nya yaitu dengan cara memiliki polis asuransi jiwa dengan UP minimal senilai harga rumah anda.

Asuransi harus menjadi prioritas pertama, setelah kebutuhan pokok terpenuhi, untuk dibayarkan. Saya Ulangi Lagi Asuransi harus menjadi prioritas pertama, setelah kebutuhan pokok terpenuhi, untuk dibayarkan.

Nikmati Ongkos Kirim GRATIS apabila anda memesan Asuransi Allianz melalui kami, Agen Asuransi Allianz di Jakarta.

Beli-asuransi-allianz-Sekarang

Telepon/SMS/WA : 08119292466 

Pin BB : 5D7EC96D 

Email : info@asuransi-jiwa.org

Leave A Comment...