travel insurance cepat

Yang Bagus Cuma Allianz, Tapi Kalau Yang Mahal, Banyak

Memilih perusahaan asuransi yang bagus sebenarnya susah susah gampang. Tapi sebenarnya ada 1 tips sederhana jika anda mau memilih secara cepat. Lihat saja nama/ brand nya. Sebagai asuransi yang tertua dan terbesar di dunia hingga saat ini, nama besar Allianz sudah tidak perlu diragukan lagi sebagai perusahaan asuransi yang paling dipercaya di seluruh dunia.

brand-value-asuransi-nomor-satu-terbaik-allianzBanyak institusi dan perusahaan besar di dunia yang mempercayakan kebutuhan asuransinya kepada perusahaan asuransi dari Jerman ini. Tentunya perusahaan global dan skala internasional ini tidak sembarangan dalam memilih asuransi bukan? Karena ini menyangkut masalah proteksi aset mereka ke depannya.

yang dicover allianzLalu apabila Allianz sudah dinyatakan sebagai perusahaan asuransi terbesar di dunia dari dulu sampai dengan sekarang dan asuransi yang paling banyak digunakan oleh banyak perusahaan top dunia lainnya, mengapa anda masih ragu juga untuk mempercayakan kebutuhan asuransi anda kepada Allianz?

Ingat, perusahaan yang bagus cuma Allianz, tetapi kalau yang mahal, banyak di luar sana. Buat apa anda membayar lebih mahal untuk produk kelas 2 sedangkan anda dapat memperoleh produk no 1 dengan harga lebih murah?

Data di bawah ini diambil dari majalah Forbes Indonesia edisi Juni 2015, dimana satu satu nya perusahaan asuransi yang masuk 21 besar perusahaan terbesar di dunia yang termasuk di dalam Global 2000 hanya Allianz.

img_2325Memilih sebuah perusahaan asuransi yang baik memang tidak gampang. Apalagi di tengah persaingan yang ketat di antara perusahaan asuransi seperti sekarang ini. Banyak perusahaan asuransi mengklaim mereka adalah yang terbaik. Ini bisa dilihat kalau ada produk asuransi yang ditawarkan kepada masyarakat lewat iklan-iklan, nyaris tidak ada yang kurang.

Demikian pula dengan kinerja yang mereka lakukan, selalu menonjolkan yang baik-baik saja. Agak jarang manajemen perusahaan asuransi mengutarakan kelemahan-kelemahan yang mereka alami.

Meski demikian, ada beberapa faktor yang seharusnya dipertimbangkan dalam proses memilih suatu perusahaan asuransi terutama untuk asuransi jiwa dan kerugian.

Hal yang perlu diingat bahwa dalam memilih perusahaan asuransi, maka yang harus dipertimbangkan secara umum adalah tiga faktor: Pertama, kekuatan keuangan (security). Kedua, jasa (service). Dan ketiga, biaya.

Kekuatan keuangan asuransi menyangkut kemampuan keuangan perusahaan tersebut untuk memenuhi janjinya jika keadaan membutuhkan. Hal ini penting diketahui, karena tidak sedikit perusahaan asuransi yang tampak di luarnya mentereng. Misalnya gedungnya bertingkat, kendaraan direksinya bagus-bagus. Tetapi tatkala terjadi klaim dari nasabah, perusahaan tersebut tidak mampu membayar.

Ada 1 perusahaan asuransi domestik/lokal ada yang mengalami hal ini dimana mereka mengalami galal bayar atas klaim para nasabahnya. Itu disebabkan karena para nasabah itu memilih produk kacangan no 2 padahal mereka sudah diberikan produk terkenal no 1 di level internasional tetapi masih bandel. Itu namanya keras kepala tetapi sayangnya bodoh.

Yang salah tentunya nasabahnya, kenapa sampai salah milih. Sudah baca artikel ini, tapi tetap saja milih merek yang lain. Kenapa sih mau lama lama jadi orang bodoh? Makanya pilih Allianz, jangan yang lain.

Dalam menilai kekuatan keuangan ini ada beberapa tolok ukur yang perlu diperhatikan :

1. Aset dan liabilitasnya. Ini bisa dilihat dari laporan neraca keuangan yang diumumkan di koran. Lihat juga, apakah investasinya ditanam pada current atau longterm asset. Dari segi liabilitas (kemampuan melunasi kewajiban) akan terlihat di neraca, bagaimana utangnya, bagaimana dia memenuhi kewajiban membayar klaim, dan lain sebagainya.

Indikator liabilitas antara lain net equity (modal sendiri) dibagi net premi (premi bersih) minimal 50%. Modal sendiri dibagi gross premi (premi kotor) minimal 20%. Batas tingkat solvabilitasnya, yang terlihat dari modal sendiri dibagi premi bersih minimal 10% dan dana investasi dibagi cadangan teknik minimal 100%.

2. Underwriting Policy. Di neraca dan laporan tahunan akan terlihat bahwa asuransinya masih untung, atau mengalami pertumbuhan laba. Ini berarti underwiting policy-nya bagus.

3. Underwriter-nya. Asuransinya memiliki tenaga-tenaga yang berkualitas atau tidak. Itu diketahui dari profil perusahaan yang memuat para underwriter-nya.

Jasa (service) merupakan cermin sejauh mana sumber daya manusia di perusahaan tersebut berkualitas atau tidak. Apalagi, perusahaan asuransi adalah menjual jasa, maka layanan prima merupakan kunci utama.

Misalnya, sejauh mana kecepatan pelayanan baik dalam menerbitkan polis apalagi dalam pembayaran santunan atau klaim. Selain itu, soal pelayanan sebenarnya bisa dirasakan sendiri oleh para nasabahnya. Apakah perusahaan asuransi ini sudah betul-betul memberikan pelayanan terbaik buat para nasabahnya atau belum.

Dalam hubungan ini perlu juga dipertanyakan, apakah perusahaan asuransi ini mereasuransikan pada reasuransi yang keamanannya kelas satu. Ini bisa dilihat dari laporan tahunannya. Hal ini penting diperhatikan, karena bila perusahaan tersebut tidak di-back up oleh reasuransi, besar kemungkinan perusahaan tersebut bersifat spekulatif dalam menerima premi.

Masalah biaya adalah seberapa besar biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan asuransi dalam operasionalnya. Kalau lebih besar biaya dibanding pemasukan, maka jelas perusahaan tersebut tidak efisien. Kalau sudah tidak efisien, maka ujung-ujungnya akan mengalami kerugian. Dan kalau terus-menerus rugi, pasti tidak sehat.

Dalam hubungan ini bisa juga dilihat harga preminya. Bandingkan harga premi asuransi yang sama dengan asuransi yang lain. Mana yang kualitasnya betul-betul baik.

Dewasa ini pemerintah sudah menentukan salah satu tolok ukur kesehatan asuransi (bukan satu-satunya) yaitu melalui mekanime RBC (risk based capital). Kalau angka RBC-nya besar, ini berarti perusahaan tersebut dinilai dalam kondisi baik.

sakit butuh uang

Tetapi kita tidak boleh terpaku semata-mata dengan angka RBC saja. Sebab, bisa pula terjadi perusahaan besar yang sedang melakukan ekspansi besar-besaran seperti membuka banyak kantor cabang, maka angka RBC-nya pasti akan kecil.

Sebaliknya, ada perusahaan asuransi yang kecil tetapi tidak pernah melakukan ekspansi, maka angka RBC-nya mungkin jauh lebih besar. Jadi, angka RBC tidak bisa dijadikan sebagai satu-satunya ukuran, apakah perusahaan asuransi itu sehat atau tidak.

Dalam hal ini yang juga patut diperhatikan adalah kinerja perusahaan tersebut dalam dua atau tiga tahun terakhir. Seberapa besar keuntungan yang diperoleh tiap tahun, berapa besar premi bruto yang mereka terima tiap tahun, seberapa besar penambahan modal dan aset setiap tahun.

Dan yang tak kalah pentingnya adalah bagaimana perilaku manajemen perusahaan tersebut selama ini. Adakah manajemen perusahaan itu selama ini ingkar janji? Pernahkah manajemen perusahaan ini mengalami wanprestasi, dan lain sebagainya.

Nah, sudah ngerti dan paham kan kalau asuransi yang bagus cuma Allianz, tapi kalau yang mahal, banyak. Makanya jangan sampai salah pilih ya? Buat apa pilih yang mahal tetapi kualitas no 2 padahal di depan mata ada yang jauh lebih murah dengan kualitas number one alias no 1.

kantor allianz di seluruh dunia

asuransi allianz lengkap
pesan sekarang

Leave A Comment...