Asuransi Gempa Bumi

Apa itu asuransi gempa bumi? Apakah di Allianz ada yang namanya asuransi gempa bumi? Apa sih maksudnya asuransi gempa bumi itu? Sebenarnya asuransi gempa bumi adalah perlindungan dari risiko bencana alam gempa bumi. Jenis perlindungan nya ya tergantung dari risiko kerugian apa yang ingin dilindungi. Misalnya Anda membeli asuransi jiwa Allianz.

Selain melindungi dari risiko meninggal dunia yang disebabkan oleh sakit penyakit, asuransi jiwa Allianz juga melindungi dari risiko meninggal dunia yang disebabkan oleh kecelakaan, termasuk bencana alam seperti gempa bumi.

Jadi asuransi jiwa juga dapat digolongkan sebagai asuransi gempa bumi yang melindungi dari risiko kematian dimana apabila Anda sebagai peserta asuransi jiwa, meninggal dunia karena gempa bumi maka ahli waris Anda akan menerima uang santunan kematian yang akan diberikan oleh perusahaan asuransi.

Lalu bagaimana dengan asuransi kesehatan Allianz? Sama juga. Asuransi kesehatan Allianz juga melindungi peserta jika menjalani perawatan di rumah sakit karena sakit penyakit atau kecelakaa termasuk bencana alam seperti gempa bumi.

Jika Anda sebagai peserta asuransi kesehatan Allianz mengalami luka dan memerlukan pengobatan secara intensif di rumah sakit(termasuk pembedahan) maka biaya perawatan selama Anda berada di rumah sakit akan dicover oleh asuransi. Besaran biaya yang dicover tergantung dari paket/plan asuransi kesehatan yang Anda beli di saat Anda bergabung.

Itu jika asuransi gempa bumi yang melindungi diri Anda pribadi (tubuh Anda). Apakah di Allianz ada asuransi gempa bumi yang melindungi aset dan properti dari risiko kerusakan yang disebabkan oleh bencana alam yang satu ini? Ada juga. Aset apa yang ingin Anda lindungi? Rumahkah? Tempat usaha kah? Mobil kah?

Semua nya ada di Allianz. Anda dapat membeli asuransi rumah Allianz, asuransi tempat usaha Allianz, asuransi mobil Allianz untuk melindungi semua aset Anda dari risiko kerusakan yang diakibatkan oleh gempa tersebut. Namun ingat, Anda harus menambahkan manfaat perluasan untuk melindungi dari risiko bencana alam gempa bumi untuk kategori asuransi umum seperti asuransi rumah, asuransi tempat usaha maupun asuransi mobil tersebut.

Baca juga :  Asuransi Tempat Usaha Allianz untuk Pelaku Usaha

Karena untuk asuransi kerugian yang melindungi properti ini, dibutuhkan tambahan premi untuk mendapatkan perlindungan dari risiko bencana alam seperti gempa bumi. Hal ini berbeda dengan asuransi jiwa dan asuransi kesehatan yang secara otomatis sudah mengcover/melindungi dari risiko gempa bumi tanpa memerlukan manfaat perlindungan tambahan lagi. Ketentuan ini tidak hanya berlaku di asuransi Allianz tetapi di semua asuransi.

Beberapa waktu yang lalu, Bumi Halmahera berduka. Tanah yang biasanya diam dan dingin, bergerak dan merekah merobohkan apa saja yang ada di sekitarnya. Ya, sekitar pukul 01:00 Wib, wilayah Halmahera Selatan, Maluku Utara dilanda gempa bermagnitudo M 7,2, ratusan rumah dilaporkan rusak dan hancur.

Posisi Indonesia yang secara geografis berada dalam jalur cincin api pasifik atau Circum-Pacific belt membuat tanah air kita ini masuk dalam wilayah rawan gempa. Gempa yang dihasilkan bisa berupa gempa tektonik ataupun vulkanik.

Cincin api pasifik sendiri merupakan wilayah yang memilki banyak sesar atau zona rekahan. Panjangnya mencapai 40 ribu kilometer, membentang mulai dari Chile, Jepang dan berakhir di Asia Tenggara.

Dahsyatnya, sekitar 90 persen kejadian gempa bumi di dunia berada di jalur sesar ini. Bahkan 80 persen gempa bumi yang dilaporkan sebagai gempa terbesar juga terjadi di wilayah cincin api pasifik.

Maka tak aneh juga sebenarnya jika membincang gempa bumi di Indonesia. Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan pada gempa yang terjadi di Halmahera sekitar 160 rumah roboh dan satu orang dilaporkan meninggal dunia.

Data dari monitoring BMKG menunjukkan 52 kali aktivitas gempa bumi susulan dengan magnitudo terbesar 5,8 dan magnitudo terkecil 3,1 dalam gempa Maluku.

Baca juga :  Asuransi Rumah Allianz untuk Pemilik Rumah dan Penyewa Rumah

Berkaca pada Jepang, pada tahun 2011 lalu, Negeri Matahari Terbit ini dihantam gempa dashyat berkekuatan 9 skala richter. Kala itu perusahaan asuransi harus menanggung kerugian akibat gempa bumi senilai belasan hingga puluhan miliar dolar AS.

Jepang sendiri sebenarnya sudah menerapkan Law concerning Earthquake Insurance sejak tahun 1966 lalu. Industri asuransi menjadi gerbang terdepan dalam penanganan kerugian akibat gempa bumi, bahkan pemerintahnya sendiri juga ikut turun tangan menanggung kerugian akibat gempa jika nilai kerugiannya sudah melebihi 75 miliar JPY untuk asuransi rumah tinggal.

Di Jepang juga Asuransi Gempa sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari program mitigasi bencana. Bagaimana dengan Indonesia? Di Indonesia sendiri, resiko kerugian atas gempa bumi juga cukup besar, untuk gempa juga pernah terjadi di Lombok dengan magnitude 7, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menaksir kerugian yang timbul akibat gempa bumi tersebut mencapai lebih dari Rp1 triliun.

Sebenarnya sepak terjang industri asuransi dalam menangani gempa bumi sudah cukup mumpuni. Pada tahun 2003 lalu sudah beroperasi Pool Reasuransi Gempa Bumi (PRGBI), pada saat yang sama pula tarif asuransi gempa bumi wajib diperkenalkan dan disahkan oleh pemerintah.

Membincangkan mengenai asuransi gempa bumi, sebenarnya kerugian yang ditanggung tidak terbatas pada kejadian gempa bumi saja, namun bencana lainnya juga bisa mendapatkan pertanggungan.

Pasalnya mengacu pada Polis Standar Asuransi Gempa Bumi Indonesia-Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) terdapat penjelasan mengenai risiko Gempa bumi, Letusan gunung berapi, Kebakaran dan ledakan yang mengikuti terjadinya gempa bumi atau letusan gunung berapi dan juga Tsunami ditanggung oleh perusahaan asuransi.

Nah untuk mendapatkan polis asuransi gempa bumi, kamu harus memiliki asuransi properti, kebakaran atau asuransi kendaraan bermotor terlebih dahulu. Maklum, sifat dari asuransi gempa bumi merupakan perluasan dari asuransi lain.

Baca juga :  Perlindungan Bencana Gempa Bumi dan Tsunami di Asuransi Rumah

Jika kamu membeli asuransi properti atau asuransi kendaraan bermotor dengan tambahan jaminan perluasan, maka premi yang harus kamu bayarkan akan lebih tinggi dibandingkan membeli polis standar tanpa jaminan perluasan.

Untuk itu, perlu pertimbangan sebelum kamu memutuskan menambah jaminan perluasan dari sebuah produk asuransi. Karena, semakin banyak jaminan perluasan yang kamu pilih, semakin besar premi yang harus kamu tanggung.

Sementara jaminan perluasan yang ditawarkan yaitu jaminan perluasan terhadap gempa bumi serta angin topan, badai, banjir, dan kerusakan akibat air. Untuk menghitung premi yang harus diibayarkan kamu dapat menggunakan rumus : Premi = Jumlah Nilai Pertanggungan (JNP) x Rate Premi.

sakit butuh uang

JNP sendiri merupakan nilai bangunan dan harta benda yang akan diasuransikan, tidak termasuk harga tanah. Jika kamu telah memiliki asuransi gempa bumi dan mengalami kerugian, kamu bisa segera mengajukan klaim dengan cara menghubungi kantor cabang asuransi terdekat.

Setelah itu, siapkan dokumen-dokumen yang diperlukan seperti formulir laporan klaim, fotokopi polis, berita acara dari Kepala Kepolisian setempat atau Surat Keterangan dari Kepala Desa atau Kepala Kelurahan mengenai peristiwa tersebut, laporan rinci dan lengkap tentang penyebab kerugian dan kerusakan, keterangan dan bukti relevan yang diminta oleh perusahaan asuransi.

Ada baiknya kamu mulai menyiapkan asuransi Allianz sebagai alat mitigasi bencana. Tidak ada salahnya mengeluarkan sebagian kecil dana untuk membayarkan premi yang jumlah nya tidak lah seberapa dibandingkan total kerugian yang mesti Anda tanggung sendiri apabila bencana gempa bumi terjadi.

asuransi allianz lengkap
pesan sekarang

Leave A Comment...