Hindari Kesalahan ini Saat Pengajuan Asuransi

Sering kali kita melihat dan temui orang yang sudah memiliki asuransi namun tetap merasa kekurangan ketika terjadi suatu resiko yang menimpa dirinya.

Apa yang salah? Tentu kesalahan besar terjadi ketika awal membuka polis asuransi. Setidaknya ada dua kesalahan fatal yang sering di lakukan, di antaranya :

1. Fokus Pada Investasi, Bukan Proteksi

Sangat banyak sekali orang yang membeli asuransi jiwa, tapi fokusnya kepada nilai tunai investasinya saja. Padahal, yang paling pasti di jamin dalam polis asuransi jiwa adalah uang pertanggungannya.

Nilai tunai yang ada dalam polis asuransi, sebaiknya di gunakan untuk membiayai premi asuransi setelah anda selesai masa bayar premi (misalnya 20 tahun). Jadi, setelah 20 tahun anda tidak perlu repot membayar iuran premi lagi apabila nilai tunai yang telah tersedia sudah cukup besar jumlahnya (dengan catatan, tidak pernah di tarik/withdraw karena jika pernah diwithdraw dengan nilai yang cukup besar, maka nilai tunai anda akan turun sehingga menghindari anda dari keadaan bisa mendapatkan cuti premi). Selagi investasi anda masih ada, maka perlindungan dari perusahaan asuransi akan terus berjalan.

2. Uang Pertanggungan Yang Terlalu Kecil

Banyak orang membeli polis asuransi, tapi tidak pernah tahu berapa jumlah uang pertanggungan yang dia miliki. Dan yang lebih memprihatinkan lagi, banyak dari mereka yang beranggapan yang penting punya asuransi.

Jika anda berpendapat hal yang sama “Yang penting punya asuransi”, sebaiknya anda berpikir ulang.

Anda harus tahu bahwa memiliki asuransi dengan uang pertanggungan yang cukup dapat sangat bemanfaat bagi keluarga anda kelak. Jangan sampai anada sudah memiliki asuransi jiwa, tapi uang pertanggungan yang anda miliki sangatlah kecil. Untuk lebih jelas anda bisa membaca mengenai Cara Menghitung Uang Pertanggungan Ideal.

Baca juga :  Bagian Penting dari Polis Asuransi

Kesimpulan : Asuransi = Proteksi, jadi prioritaskan proteksi atau uang pertanggungan, bukan nilai investasinya.

Asuransi Tapro Allianz adalah sebuah produk asuransi yang sangat fenomenal dan bahkan semua perusahaan asuransi berlomba lomba ingin menciptakan dan menawarkan produk sejenis kepada para nasabahnya.

agen asuransi allianz

Namun hal ini sia sia belaka dan tidak berhasil karena mereka tidak dapat menyamai manfaat yang diberikan oleh produk asuransi jiwa tapro Allianz. Fitur dan manfaat mungkin mirip tapi jika lebih teliti untuk membandingkannya, baru akan kelihatan bedanya. Selain membandingkan dari segi UP dan Premi, penting juga melihat jangka waktu perlindungan dan sifat perlindungannya seperti apa.

Produk asuransi seperti Tapro ALlianz itu menjadi fenomenal dan menjadi primadona bagi banyak orang karena memberikan double benefit untuk para nasabahnya yaitu berupa nilai investasi yang terdapat dalam polisnya.

Apa saja yang harus anda cermati saat membeloi asuransi Tapro Allianz? Mari kita bahas satu per satu disini.

1. Jenis Fund Yang Anda Pilih

Ini menjadi bagian penting yang harus anda cermati, karena disinilah letak dana investasi anda akan di kembangkan.

Jika anda adalah type orang yang ingin mengambil return tinggi, ada baiknya anda memilih jenis fund equity/ saham. Jenis fund saham ini biasanya dapat memberikan return 15-20% per tahun (Namun nilainya tidak dijamin yang artinya nilainya Tidak Pasti & Tidak Di jamin).

2. Porsi Pembagian Premi

Poin ini juga sangat menentukan dan penting untuk anda cermati, karena bagian ini akan menentukan besar kecilnya saldo investasi dan juga seberapa besar proteksi yang akan di  berikan kepada anda.

Dalam banyak kasus, banyak nasabah yang ingin proteksi maksimal namun menginginkan nilai investasi maksimal juga. Apakah bisa? Tentu saja bisa jika premi yang anda bayarkan cukup besar.

Baca juga :  Rencanakan Pensiun dengan Tapro (Tabungan Proteksi) Allianz

Dalam membeli polis asuransi, jika anda ingin besar pada proteksi, maka saldo nilai tunai anda akan kecil. Begitu juga sebaliknya.

Jadi, sebelum membeli polis asuransi Tapro Allianz, tentukan lebih dulu mana yang jadi prioritas utama anda. Apakah proteksi atau investasinya, dan anda harus paham konsekuensi dari pilihan tersebut.

3. Memilih Rider

Rider atau asuransi tambahan dalam polis asuransi perlu anda cermati juga pengambilannya. Jika tujuan anda membeli asuransi adalah untuk persiapan dana pendidikan putra-putri anda. Maka cukup ambil rider yang berhubungan dengan masa depan pendidikan saja.

Dalam banyak kasus terjadi seseorang ingin asuransi untuk pendidikan, tapi dalam polisnya terlalu banyak rider/ manfaat tambahan yang tidak sesuai.

sakit butuh uang

Jika anda membeli asuransi untuk pendidikan, maka sebaiknya hindari membeli rider secara berlebihan, karena itu akan sangat berpengaruh terhadap nilai tunai polis anda nanti.

Mungkin anda akan mengatakan, “Kan di ilustrasi ada nilai tunai sekian sekian Pak?”. Ingat, itu hanya ilustrasi dan bukan merupakan kontrak asuransi. Nilai itu tidak dijamin. yang dijamin adalah Uang Pertanggungan (UP).

Sekali lagi saya ulangi ya, hanya nilai nominal dalam angka UP yang dijamin oleh perusahaan asuransi jadi selalu pastikan UP yang tinggi saat membeli polis asuransi, dan jangan terkecoh dengan iming iming hasil investasi yang besar atau bahkan bisa berlipat ganda menjadi ratusan persen dalam 1 tahun.

asuransi allianz lengkap
pesan sekarang

Leave A Comment...