previous arrow
next arrow
Slider

Cara Memilih Asuransi Kesehatan yang Bagus

Bagaimana sih cara memilih asuransi kesehatan yang bagus? Mungkin tidak cukup hanya yang bagus saja namun juga asuransi kesehatan terbaik. mengingat di luaran sana sangat banyak sekali produk asuransi kesehatan yang tersedia mulai dari yang merek asing sampai dengan merek lokal. Asuransi kesehatan merek asing yang kami rekomendasikan di sini adalah asuransi kesehatan Allianz.

Asuransi asal Jerman ini sudah malang melintang di industri asuransi sejak lebih dari 1 abad yang lalu. Ditilik dari usia asuransi yang sudah tidak muda lagi ini (mungkin lebih tua perusahaan asuransi Allianz dibanding usia Anda saat ini), maka kinerja dan kredibilitas nya tidak perlu lah diragukan lagi. Apalagi asuransi itu kan adalah bisnis kepercayaan.

Yang penting adalah brand/merek/nama nya dapat dipercaya. Orang orang membeli asuransi dari brand tertentu karena mereka percaya bahwa asuransi dari brand tersebut akan memberikan perlindungan terhadap diri mereka dan keluarga.

Apalagi jika kita bicara tentang asuransi jiwa dan asuransi kesehatan. Ini sifatnya jangka panjang. Artinya orang membeli asuransi kesehatan atau jiwa ini sekarang namun untuk manfaat perlindungan yang mungkin baru dirasakan manfaatnya di masa mendatang.

Mungkin bisa beberapa bulan lagi langsung terpakai dan terasa manfaatnya. Atau bisa juga beberapa tahun lagi atau bahkan puluhan tahun lagi (kalau ratusan tahun lagi gak mungkin ya karena usia manusia itu rata rata gak lebih dari 100 tahun dan manfaat pelindungan asuransi sendiri baik asuransi jiwa maupun asuransi kesehatan biasanya juga biasanya berakhir di kala usia peserta asuransi mencapai usia 80-100 tahun).

Datangnya penyakit, tentu tidak ada yang tahu. Siapapun itu baik tua maupun muda bisa saja jatuh sakit. Berusaha memulai gaya hidup memang ampuh menghindari segala penyakit. Tapi untuk bagaimana memperkecil risiko finansial jika tiba-tiba penyakit datang, upaya yang paling tepat adalah dengan memiliki asuransi kesehatan.

Asuransi kesehatan bisa menjadi jalan mudah bagi seseorang untuk mengelola risiko finansial akibat penyakit. Tak terkecuali bagi kalangan berusia muda.

Memilih asuransi kesehatan yang terbaik seyogyanya gampang-gampang susah. Di samping karena banyaknya pilihan perusahaan asuransi beserta penawaran terbaik, Anda juga harus lebih jeli dalam mencocokkan kebutuhan diri dengan layanan yang disediakan oleh pihak asuransi.

Asuransi Kesehatan Swasta atau BPJS Kesehatan?

Seperti yang kita ketahui, setiap orang di Indonesia telah dijamin kesehatannya oleh hadirnya BPJS Kesehatan. Fungsi BPJS Kesehatan, sesuai Pasal 9 ayat (1) UU BPJS, adalah untuk menyelenggarakan program jaminan kesehatan.

Maka dari itu jika digunakan dengan efektif, berbagai layanan kesehatan mulai dari pemeriksaan rutin, rawat inap, obat-obatan, hingga operasi dapat sepenuhnya ditangani oleh BPJS Kesehatan. Lantas, apa bedanya dengan asuransi swasta?

Pada dasarnya, ada beberapa hal yang tidak bisa didapat dengan hanya memiliki BPJS Kesehatan. Contoh kasus yang paling sering terjadi adalah antrian panjang saat berobat.

Beberapa rumah sakit terkadang tidak mau menerima pasien BPJS Kesehatan jika kapasitas ruangannya sedang benar-benar penuh. Ditambah pilihan rumah sakit yang terbatas dan harus sesuai dengan domisili peserta.

Selain itu, prosedur klaim juga tidak bisa langsung ke rumah sakit provider. Kamu harus mendatangi dulu fasilitas kesehatan tingkat 1, biasanya berupa klinik kesehatan, baru kemudian bisa dirujuk ke rumah sakit.

Itulah mengapa peran asuransi swasta masih amat dibutuhkan untuk melengkapi kekurangan tersebut. Asuransi kesehatan swasta unggul dalam hal kenyamanan, fleksibilitas, kecepatan layanan.

Antri layanannya kemungkinan tidak akan sebanyak BPJS Kesehatan. Anda pun bisa langsung menuju rumah sakit provider dan mengakses layanan memakai asuransi yang kamu miliki. Semuanya itu berbanding lurus pula dengan besaran premi yang harus Anda bayarkan setiap bulan.

Nah, khusus untuk asuransi swasta yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan melalui skema koordinasi manfaat atau CoB, maka peserta BPJS Kesehatan yang mempunyai asuransi swasta tersebut bisa memperoleh manfaat lebih. Misalnya dalam manfaat non medis, seperti naik kelas ruang inap, berobat keluar negeri, dan lain-lain.

Sebelum Membeli Asurasi Kesehatan, Pertimbangkan 5 Hal Berikut Ini

Mulai tertarik untuk membeli asuransi kesehatan? Walau kualitas beragam perusahaan asuransi yang ada sekarang ini boleh dibilang tidak diragukan lagi, Anda tetap perlu selektif.

asuransi bayar biaya rumah sakit sesuai tagihan

Sebab asuransi sifatnya tidak seperti membeli barang retur yang dapat dikembalikan jika ternyata kurang merasa cocok. Dengan kata lain, Anda tak bisa sekonyong-konyong memutuskan polis yang telah disetujui, lalu berhenti membayar premi setiap bulan.

Agar berhasil menentukan mana asuransi kesehatan yang terbaik untuk Anda, pertimbangkan 5 poin berikut ini terlebih dahulu.

1. Pahami kebutuhan akan perlindungan 

Pertama, pahami betul apa yang menjadi kebutuhan utama dalam berasuransi. Hal ini bertujuan supaya Anda dapat menemukan asuransi kesehatan mana yang sekiranya paling sesuai dengan kebutuhan, sehingga manfaat yang didapatkan pun akan lebih maksimal.

Bila Anda sudah berkeluarga, Anda juga berkewajiban untuk membeli asuransi kesehatan untuk setiap anggota keluarga. Jangan hanya Anda saja yang dilindungi oleh asuransi namun istri dan anak anak Anda tidak. Karena jika yang sakit mereka, toh Anda juga yang akan mengeluarkan uang untuk biaya  pengobatan mereka kan. Namun ingat, tidak ada yang namanya buy 1 get 3 di asuransi kesehatan.

Jadi setiap premi akan dihitung per kepala berdasarkan usia dan profil masing masing orang yang mau diasuransikan. Biasanya semakin muda usia seseorang saat mendaftar asuransi kesehatan maka semakin murah premi bulanan yang mesti dibayarkan.

Tentukan juga dari sekarang apakah Anda juga membutuhkan manfaat rawat jalan selain rawat inap atau asuransi dengan perlindungan penyakit kritis.

2. Sesuaikan budget dengan besaran premi

Jumlah premi umumnya bergantung pada seberapa banyak hal yang akan menjadi tanggungan pihak asuransi, serta profil risiko tertanggung. Misalnya asuransi kesehatan yang memberikan jaminan rawat inap saja mungkin preminya lebih murah dibandingkan asuransi kesehatan yang dengan manfaat rawat inap sekaligus rawat jalan.

Lalu bagi Anda yang berusia 40 tahun dan merokok, kemungkinan besar akan dikenakan premi asuransi lebih mahal dibandingkan mereka yang berusia 30 tahun dan tidak merokok. Jadi, pastikan besaran premi yang dipilih nanti mencakup seluruh biaya kesehatan yang Anda butuhkan dan tentunya sesuai budget.

Disarankan beban pembayaran premi asuransi yang ideal adalah 10%-15% dari total pendapatan rutin Anda. Jangan sampai salah memilih premi yang ujung-ujungnya membuat anggaran keuangan membengkak.

 3. Kenali sistem asuransi kesehatan

Sistem klaim asuransi kesehatan biasanya ada dua jenis yakni reimbursement dan cashless. Kedua metode ini, jelas akan menjadi pertimbangan besar karena memiliki aturan dan kebijakannya masing-masing.

Skema reimbursement dilakukan dengan  membayar terlebih dulu semua biaya perawatan, lalu nanti kuitansinya Anda klaim ke perusahaan asuransi terkait. Sedangkan sistem cashless dinilai lebih praktis karena cukup dengan menunjukkan kartu asuransi atau menggeseknya, Anda bisa langsung ditangani oleh rumah sakit penyedia layanan.

Di asuransi kesehatan Allianz, semua produk asuransi kesehatannya mulai dari yang termurah sampai termahal sudah dilengkapi dengan fasilitas cashless. Artinya setiap peserta asuransi kesehatan Allianz akan mendapatkan kartu cashless yang cukup ditunjukkan saja pada pihak rumah sakit pada saat akan dirawat.

 4. Tanyakan dimana saja rumah sakit rekanan yang bisa cashless

Perusahaan asuransi ternama seperti Allianz, biasanya telah memiliki kerjasama dengan banyak rumah sakit. Tanyakan keterjangkauan rumah sakit rekanan yang terafiliasi dengan layanan asuransi tersebut. Bila perlu, jangan hanya rumah sakit di dekat lokasi tempat tinggal Anda saja, tapi provider cakupannya juga sampai ke berbagai kota di Indonesia.

Hal ini penting terutama jika Anda sering bepergian ke luar kota karena pekerjaan. Sehingga dimanapun Anda berada akan terasa nyaman tanpa rasa khawatir. Asuransi kesehatan Allianz sendiri sebenarnya berlaku kok di seluruh rumah sakit di Indonesia dan bahkan di seluruh rumah sakit di seluruh dunia.

Hanya saja yang membedakan apabila rumah sakit itu sudah rekanan adalah Anda bisa menggunakan kartu cashless saat menjalani perawatan di sana. Jika Anda dirawat di rumah sakit non rekanan maka sistem nya reimbursement.

Begitulah kira-kira cara yang bisa Anda tempuh untuk mendapat asuransi kesehatan terbaik. Selain demi jaminan kesehatan, pentingnya memiliki asuransi kesehatan terbaik perlu disadari merupakan bagian dari pengelolaan keuangan yang lebih terarah. Anda bahkan tidak perlu repot-repot menyiapkan dana darurat lagi, karena semua otomatis telah dialokasikan ke dalam premi asuransi kesehatan.

asuransi allianz lengkap
beli asuransi allianz