Fakta Mengenai Asuransi Sakit Kritis Allianz

Berikut ini adalah fakta mengenai asuransi sakit kritis di Allianz.

agen asuransi allianz

Berikut pengertian asuransi penyakit kritis di TAPRO Allianz:

sakit butuh uang
  1. Critical Illness/Penyakit Kritis merupakan rider (proteksi tambahan) pada produk asuransi jiwa TAPRO (Tabungan Proteksi) Allianz.
  2. Critical Illness/Penyakit Kritis memberikan Uang Pertanggungan (UP) jika nasabah pertama kali terdiagnosa salah satu dari 49 penyakit kritis (untuk CI dan CI+) atau terdiagnosa salah satu dari 100 penyakit kritis (CI100). Oleh sebab itu jangan sampai terlambat. Pastikan anda telah memiliki asuransi sakit kritis dari Allianz sebelum penyakit kritis datang menghampiri anda. Kita memang tidak akan pernah tahu apakah kita akan terkena sakit kritis atau bukan. Jika misalnya terkena, kita juga tidak pernah tahu kapan akan kenanya. Apakah beberapa tahun lagi, beberapa bulan lagi, beberapa minggu lagi, beberapa hari lagi, atau bahkan besok atau mungkin beberapa jam lagi kita bisa terkena penyakit ini tanpa kita sadari. Karena datangnya sakit kritis tidak dapat diprediksi dan di luar kontrol kita, maka kita fokuskan saja tindakan kita pada hal yang dapat kita kontrol yaitu melindungi diri kita dengan asuransi penyakit kritis dari Allianz mulai dari detik ini juga.
  3. Klaim asuransi sakit kritis dapat diajukan di saat “Pertama kali terdiagnosa Penyakit Kritis tersebut”, artinya nasabah dapat mengajukan klaim manfaat Critical Illness/Penyakit Kritis tanpa harus menjalani perawatan/operasi terlebih dahulu.
  4. Critical Illness/Penyakit Kritis menanggung penyakit kritis tahap lanjut atau tahap kritis, untuk yang Critical Illness Accelerated (CI) dan Critical Illness Plus (CI+). Sedangkan Critical Illness 100 (CI100) menanggung penyakit kritis mulai dari tahap awal, tahap menengah, tahap kritis, hingga tahap yang lebih gawat/tahap katastropik.
  5. Tidak ada syarat masa bertahan hidup (survival period) disaat terdiagnosa penyakit kritis untuk manfaat sakit kritis CI dan CI+. Sedangkan untuk CI100, masa bertahan hidup (survival period) adalah 7 hari. Jadi nasabah dapat mengajukan klaim Critical Illness/Penyakit Kritis tanpa harus menunggu masa bertahan hidup nasabah yang terdiagnosa untuk CI dan CI+. Sedangkan untuk CI100, anda dapat mengajukan klaim sakit kritis setelah lewat 7 hari dari saat awal terdiagnosa penyakit kritis. Ada beberapa asuransi Penyakit Kritis dari perusahaan lain yang mensyaratkan nasabah harus bertahan hidup selama 14 hari, ada yang 15 hari, bahkan ada yang memberlakukan masa bertahan hidup selama 30 hari sejak pertama kali terdiagnosa, kemudian baru bisa mengajukan klaim. Jika kurang dari masa bertahan hidup tersebut nasabah meninggal, nasabah tidak dapat mengajukan klaim Critical Illness/Penyakit Kritis. Allianz merupakan perusahaan asuransi yang memberikan masa bertahan hidup (survival period) tersingkat waktunya dibandingkan perusahaan asuransi yang lain. Di Allianz, untuk manfaat sakit kritis CI dan CI+, ahli waris, dapat langsung mengajukan 2 klaim sekaligus yaitu klaim meninggal dan Critical Illness/Penyakit Kritis, apabila nasabah terdiagnosa Penyakit Kritis dan langsung meninggal dunia (serangan jantung pertama yang terjadi secara dadakan dang langsung menyebabkan kematian).
  6. Masa tunggu untuk manfaat perlindungan penyakit kritis hanya 90 hari dari tanggal Polis disetujui
  7. Minimum Uang Pertanggungan (UP) manfaat Critical Illness sebesar 8 juta rupiah.
  8. Maksimum Uang Pertanggungan (UP) manfaat Critical Illness adalah sebesar UP jiwa dasar, atau maksimum 2 miliar rupiah.
  9. Manfaat tambahan/rider Critical Illness ada 3 macam di TAPRO Allianz, yaitu CI, CI+ dan CI100.
  10. Masa pertanggungan CI berlaku sampai usia si tertanggung mencapai 85 tahun, tetapi klaim CI ini mengurangi UP jiwa dasar. Artinya jika UP CI nya 1 Milyar sedangkan UP jiwa nya adalah 1,5 Milyar, maka saat klaim CI untuk UP 1 Milyar itu cair, maka sisa UP jiwa yang bisa di klaim adalah tinggal 500 juta.
  11. Masa pertanggungan CI+ berlaku sampai usia si tertanggung mencapai 70 tahun, dan klaim CI+ ini tidak mengurangi UP jiwa dasar. Artinya jika UP CI+ nya 1 Milyar sedangkan UP jiwa nya adalah 1,5 Milyar, maka saat terjadi klaim CI+ dan UP 1 Milyar itu cair, maka hal ini tidak mempengaruhi UP jiwa nya. UP jiwa yang bisa di klaim masih tetap sebesar 1,5 Milyar apabila si tertanggung nantinya meninggal dunia.
  12. Manfaat pertanggungan CI100 berlaku sampai usia si tertanggung mencapai 100 tahun, dan klaim CI100 ini tidak mengurangi UP jiwa dasar. Artinya jika UP CI100 nya 1 Milyar sedangkan UP jiwa nya adalah 1,5 Milyar, maka saat terjadi klaim CI100 dan UP 1 Milyar itu cair, maka hal ini tidak mempengaruhi UP jiwa nya. UP jiwa yang bisa di klaim masih tetap sebesar 1,5 Milyar apabila si tertanggung nantinya meninggal dunia.
  13. Manfaat tambahan/rider CI dan CI+ dapat diambil mulai usia 1 tahun sampai 64 tahun.
  14. Manfaat tambahan/rider CI100 dapat diambil mulai usia 1 tahun sampai 70 tahun.
  15. Klaim Critical Illness/Penyakit Kritis diajukan selambat-lambatnya 30 hari setelah diagnosa ditegakkan. Jika lebih dari batas waktu klaim Critical Illness, diharapkan memberikan alasan dalam keterlambatan mengajukan klaim tersebut.
  16. Saat klaim penyakit kritis telah diajukan selanjutnya tim dokter Allianz akan mengadakan pemeriksaan terhadap klaim peserta, serta masa investigasi dari pihak Perusahaan Asuransi.
  17. Dana Uang Pertanggungan (UP) akan segera dicairkan begitu klaim disetujui yang akan ditransfer langsung ke rekening nasabah yang bersangkutan.
Baca juga :  Asuransi Sakit Parah Allianz

Demikian beberapa fakta dan informasi dari asuransi penyakit kritis terbaik dari Allianz. Anda dapat memilih antara CI, CI+ atau CI100 untuk memperlengkapi manfaat asuransi jiwa dasar di produk tapro Allianz anda. Tentunya premi CI lebih murah dibandingkan CI+ dan premi CI+ lebih murah dibandingkan dengan CI100.

asuransi allianz lengkap
pesan sekarang

Leave A Comment...