virus corona asuransi allianz travel insurance cepat

Asuransi Jiwa Allianz

Asuransi jiwa Allianz adalah asuransi jiwa terbaik yang ada di Indonesia. Tersedia Uang Pertanggungan (UP) meninggal dunia yang besar untuk ahli waris dengan premi bulanan yang sangat terjangkau.

Premi dapat disesuaikan dengan kemampuan finansial dan kesanggupan masing masing orang sehingga memiliki fleksibilitas yang sangat tinggi.

Salah satu hal yang pasti di dunia ini adalah kematian. Namun seperti bertolak belakang dengan kalimat tersebut adalah satu hal yang tidak pasti adalah waktu kematian itu sendiri. Bahkan Anda juga tidak tahu pasti berapa umur yang diberikan oleh Tuhan untuk menjalani kehidupan ini.

Satu hal yang selalu pasti adalah setiap orang, pasti akan mengalami kematian suatu hari nanti. Memang tidak enak bicara soal kematian karena kalau boleh memilih, setiap orang pasti ingin panjang umur.

Tetapi, kembali lagi, umur seseorang tidak ada yang tahu dan sudah siapkah kalau kemalangan kematian itu terjadi di keluarga Anda? Pernahkah Anda membayangkan jika sewaktu-waktu Anda sebagai pemberi nafkah keluarga meninggal dunia secara tiba-tiba, siapakah yang akan membiayai dan melindungi keluarga dari masalah keuangan sepeninggal Anda ?

Segala usaha yang Anda lakukan setiap harinya tentu saja tidak akan terlepas dari upaya untuk menjamin masa depan keluarga, bukan? Namun, pernahkah terlintas di benak Anda sampai kapan Anda dapat menjamin kebahagiaan mereka? Sudahkah Anda memikirkan dan mempertimbangkan masa depan mereka kelak jika Anda sudah dipanggil duluan untuk menghadap yang Mahakuasa ?

Oleh sebab itulah Anda membutuhkan proteksi berupa asuransi jiwa. Asuransi jiwa memungkinkan keluarga yang ditinggalkan untuk bertahan hidup serta melunasi hutang Anda yang mungkin masih tersisa dikala Anda masih hidup.

Semakin dini Anda berasuransi maka semakin rendah premi berkala yang dikeluarkan, tetapi semakin besar manfaat UP (Uang Pertanggungan) yang akan diterima oleh ahli waris kelak.

Tetapi masalah nya tidak semua orang nyaman ketika membicarakan masalah warisan karena hal seperti ini masih dianggap tabu untuk dibicarakan di kala orangnya masih hidup. Padahal tidak ada seorang pun yang bisa tahu kapan akan tutup usia akibat sakit keras atau terkena musibah.

Bagaimana jika seseorang tidak memiliki aset berupa properti atau produk keuangan, namun dia memiliki tanggungan seperti orangtua, pasangan, adik/kakak atau anak ? Dapatkah orang tersebut mempersiapkan warisan kepada para tanggungan nya tersebut?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut seringkali hadir di benak banyak orang seiring bertambahnya umur. Rasa khawatir pun mulai bermunculan, karena tidak ada yang bisa mengetahui dan memprediksi sepenuhnya apa yang akan terjadi di masa depan. Bencana kematian (karena sakit atau kecelakaan, tua) bisa saja hadir secara tiba-tiba.

Disinilah asuransi jiwa memiliki peranan yang penting. Seseorang bisa menyiapkan asuransi jiwa dengan uang pertanggungan (UP) yang dapat dilimpahkan sebagai warisan kepada keluarganya meskipun orang ini tidak memiliki aset berupa properti atau produk keuangan lain yang layak dijadikan warisan.

Orang yang mempersiapkan warisan melalui asuransi jiwa ini harus menghitung berapa besar UP jiwa yang diperlukan untuk dapat memenuhi biaya hidup yang diperlukan oleh keluarga nya (orang tua, pasangan, adik/kakak atau anak nya) ketika dia telah meninggal dan tidak dapat menafkahi keluarga nya lagi.

Asuransi jiwa adalah suatu kontrak perjanjian antara Anda sebagai pemegang polis atau tertanggung dengan perusahaan asuransi sebagai penanggung yang mana perusahaan asuransi akan membayarkan sejumlah uang dengan nominal tertentu (sesuai kesepakatan di awal) kepada ahli waris yang Anda tunjuk jika terjadi risiko kematian terhadap diri Anda sedangkan Anda wajib membayar sejumlah premi berkala kepada perusahaan asuransi.

Namun karena diidentikkan dengan pertanggungan kematian, banyak orang yang akhirnya merasa tidak nyaman saat berbicara tentang asuransi jiwa. Padahal, kenyataannya setiap orang butuh jenis perlindungan asuransi ini sebagai program pengalihan risiko finansial. Apalagi Anda yang telah berkeluarga dan memiliki tanggungan yaitu pasangan suami atau istri, anak, atau orangtua.

Selain membeli asuransi jiwa dengan tertanggung adalah diri sendiri, seorang suami juga bisa membeli asuransi jiwa dengan istri sebagai tertanggung atau sebaliknya. Orangtua juga bisa membeli asuransi jiwa dengan anaknya sebagai tertanggung atau sebaliknya. Atau seorang kakak juga bisa membeli asuransi dengan adiknya sebagai tertanggung atau sebaliknya. (tertanggung= orang yang dilindungi oleh asuransi).

Karena dapat diwariskan dengan mudah, uang santunan asuransi jiwa bisa menjadi pilihan yang sangat tepat untuk dijadikan warisan kepada anggota keluarga yang Anda cintai. Berbeda dengan warisan berupa barang seperti rumah ataupun uang yang harus melalui proses pengadilan, keunggulan lainnya yang menjadikan asuransi jiwa sebagai warisan adalah manfaat uang santunan akan langsung diberikan kepada ahli waris tanpa harus menunggu fatwa waris yang ditetapkan oleh pengadilan.

Anda dapat memberikan manfaat kepada anggota keluarga sekaligus memudahkan mereka mendapatkannya. Yang tidak kalah penting, dengan mewariskan uang santunan asuransi jiwa, ahli waris pun juga tidak dikenakan biaya pengambilan hak. Hal ini menjadi sebuah keuntungan yang nyata mengingat aset berupa rumah, tanah dan uang sudah pasti dikenakan biaya lagi ketika mengurusnya.

Ada beberapa pendekatan dalam menentukan UP asuransi jiwa yang dibutuhkan untuk Penerima Manfaat yang ditinggalkan, yaitu:

Jika biaya yang dibutuhkan ahli waris tiap bulan ialah Rp 15 juta, yang memberikan warisan harus mencari asuransi jiwa dengan UP sebesar Rp 3 miliar. Asumsinya, UP ini jika ditaruh di deposito dan berbunga 0,5% per bulan, bunga deposito yang dapat dicairkan tiap bulan ialah Rp 15 juta.

Bila menggunakan pendekatan pencairan UP sekali waktu, yang memberikan warisan bisa menghitung biaya kebutuhan dari si ahli waris selama sekian waktu. Ambil contoh biaya kebutuhan ahli waris dalam sebulan adalah Rp. 15 juta. Jika yang memberikan warisan ingin menyiapkan dana untuk 10 tahun, ia harus mencari asuransi jiwa dengan UP sebesar Rp 15 juta dikalikan 120 bulan, yakni Rp. 1,8 miliar agar dapat mencukupi biaya hidup dari si ahli waris.

Jadi tidak ada lagi alasan untuk tidak memiliki asuransi jiwa bagi setiap individu karena di asuransi jiwa Allianz, semua orang pasti mampu untuk menjadi peserta. Hebatnya lagi uang santunan meninggal dari asuransi jiwa dapat di klaim sekaligus semua nya sehingga tidak ada rugi nya sama sekali jika seseorang memiliki lebih dari satu polis asuransi jiwa.

Di saat dia meninggal maka semua polis asuransi jiwa yang dimiliki nya bisa di klaim semua sekaligus. Contoh : Jika seseorang memiliki 10 buah polis asuransi jiwa dengan UP Rp 2 Miliar masing masing maka saat meninggal dunia, jumlah uang pertanggungan/uang santunan yang bisa di klaim adalah Rp 20 Miliar (10 x Rp 2 Miliar).

Trus apakah uang santunan meninggal dunia ini pasti di klaim suatu saat nanti? Ya pasti di klaim karena tidak ada satu orang pun yang tidak meninggal. Artinya tidak ada semua orang yang bisa hidup abadi. Semua orang pada umumnya pasti melewati fase kehidupan yang sama yaitu lahir, bayi, anak anak, dewasa, manula, kemudian meninggal.

Meskipun mungkin ada orang yang meninggal di usia saat masih bayi, anak anak atau pun dewasa (tanpa pernah menjadi tua/manula) tetapi ujung ujungnya pasti tetap meninggal dunia kan.

Itulah alasannya mengapa membeli polis asuransi jiwa tidak akan pernah rugi. Bahkan ada orang yang lebih senang mengoleksi polis asuransi jiwa banyak banyak daripada menabung di bank. Alasannya cukup sederhana.

Karena daya ungkit (leverage) uang santunan meninggal dunia itu jauh lebih besar dibanding kan bunga deposito di bank maupun return investasi dari instrumen investasi apapun di seluruh dunia. Contoh : Seseorang menjadi peserta asuransi jiwa dengan premi Rp 1 juta per bulan dengan UP Rp 1 Miliar. 5 tahun kemudian dia meninggal dunia dan keluarga (ahli waris ) nya menerima uang santunan Rp 1 Miliar.

Padahal total premi yang sudah dibayarkan selama 5 tahun itu totalnya baru Rp. 60 juta (5 x 12 x Rp 1 juta). Misal nya jika setelah jadi peserta asuransi terus 6 bulan kemudian dia meninggal dunia bagaimana? Ya tetap ahli waris/keluarganya akan menerima Rp 1 M meskipun dia baru membayar premi sebesar Rp 6 juta (6 x Rp 1 juta) saja.

Di Allianz terdapat 3 jenis asuransi jiwa yang dapat dipilih yaitu :

  1. Asuransi Jiwa Allianz – Asuransi jiwa Allianz dengan dengan manfaat UP yang perlindungannya sampai usia 100 tahun
  2. Asuransi Jiwa Berjangka Allianz (Term Life) – Asuransi Jiwa Allianz dengan manfaat UP yang bisa diatur jangka waktu perlindungannya (kurang dari usia 100 tahun)
  3.  Asuransi Jiwa Allianz dengan Premi Sekali Bayar – Asuransi jiwa Allianz dengan manfaat UP yang perlindungannya sampai usia 100 tahun

Untuk asuransi jiwa Allianz dan Asuransi Jiwa Berjangka Allianz terdapat yang Konvensional (Non Syariah) yang bernama Smartlink Flexi Account Plus (sering dikenal dengan nama asuransi Tapro Allianz) dan yang Syariah yang bernama Allisya Protection Plus (sering dikenal dengan nama asuransi Tapro Allisya).

Sedangkan untuk Asuransi jiwa Allianz dengan Premi sekali bayar hanya terdapat yang Syariah saja yang bernama Allisya Maxi Fund Plus.

Untuk asuransi Jiwa Berjangka Allianz (Term Life), UP (uang pertanggungan) meninggal dunia nya bisa dimaksimalkan (diperbesar) dengan mengorbankan jangka waktu perlindungan nya.

Misalnya jika di asuransi jiwa Allianz yg non berjangka, dengan premi Rp. 1000.000 per bulan akan mendapatkan manfaat perlindungan jiwa dengan UP Rp 1 Miliar dengan jangka waktu perlindungan sampai dengan usia 100 tahun.

Apabila memilih yang asuransi jiwa berjangka (term life) maka dengan Premi Rp 1.000.000 per bulan, mungkin UP nya bisa diperbesar menjadi Rp 2 Miliar – Rp 3 Miliar tetapi jangka waktu perlindungan nya menjadi hanya sampai usia 60 – 70 tahun saja.

Artinya jika peserta asuransi meninggal dunia di atas batas usia perlindungan ( di atas usia 60 atau 70 tahun) tersebut maka UP / uang santunan meninggal dunia yang akan diterima oleh ahli waris nya mungkin hanya Rp. 100 juta saja (bukan Rp. 2 M – Rp. 3 M).

Jadi bagi Anda yang menginginkan UP besar tetapi untuk waktu perlindungan yang singkat maka Asuransi Jiwa Term Life Allianz cocok untuk Anda.

Sedangkan jika Anda memerlukan asuransi jiwa dengan jangka waktu perlindungan yang lama (sampai usia 100 tahun) maka asuransi jiwa Allianz tanpa fitur term life yang paling sesuai bagi Anda.

Dengan asuransi jiwa Allianz yang mengcover hingga usia 100 tahun, artinya di usia berapapun Anda meninggal  asalkan sebelum usia 100 tahun maka uang santunan meninggal dunia yang akan diterima oleh ahli waris/keluarga Anda tetap utuh sejumlah UP yang telah disepakati di awal saat mendaftar asuransi Allianz.

Mengapa memilih asuransi jiwa Allianz  merupakan sebuah pilihan yang cerdas ?

1. Membuat Perasaan Aman dan Tenang Setiap Saat (Bebas dari Rasa Kuatir)

Tak ada yang pasti di dunia ini, baik itu sehat, sakit, lahir, hingga kematian merupakan sebuah misteri yang tidak dapat diprediksi kapan terjadi. Dengan memiliki asuransi jiwa Allianz, sama saja dengan menyiapkan segala kemungkinan yang bisa terjadi. Asuransi jiwa Allianz memang tidak bisa mencegah musibah terjadi, namun bisa meminimalisir besarnya kerugian finansial yang disebabkan oleh kemalangan (meninggal dunia) tersebut.

Misalnya saja ketika tertanggung mengalami musibah seperti meninggal dunia. Kehilangan akibat kematian tidak hanya akan meninggalkan duka saja bagi keluarga yang ditinggalkan, namun hal tersebut juga bisa membawa dampak yang sangat buruk di dalam keuangan keluarga tersebut seperti hilangnya penghasilan (jika yang meninggal adalah pencari nafkah utama/ tulang punggung keluarga).

Apalagi jika ternyata tertanggung meninggal dengan meninggalkan banyak hutang seperti hutang kartu kredit, hutang cicilan mobil, hutang pinjaman tunai, hingga biaya pemakaman. Siapa yang akan menanggung hutang hutang ini semua dan biaya pemakaman setelah tertanggung meninggal dunia?

Apakah anak nya yang masih kecil yang harus menanggung hutang hutang dari almarhum bapak nya? Atau istri nya yang harus menanggung hutang hutang dari almarhum suami nya? Atau orang tua yang harus menanggung hutang hutang almarhum anak nya? atau kakak atau adik nya yang harus menanggung hutang hutang dari almarhum saudara kandung mereka ?

Gak adil kan jika anggota keluarga harus menanggung hutang Anda sepeninggal Anda pergi meninggalkan mereka? Mending siapkan asuransi jiwa Allianz agar dengan uang santunan meninggal dunia tersebut maka mereka dapat melunasi hutang hutang Anda nantinya. Dengan demikian, Anda juga bisa pergi dengan tenang ke alam baka ganjalan apapun yang masih tertinggal di dunia ini.

Risiko ini tentu bisa dihindari dengan membeli polis asuransi jiwa Allianz, di mana kehidupan keluarga masih bisa tetap berjalan dan keuangan pasca menghadapi kematian anggota keluarga masih dalam kondisi yang aman.

2. Menjamin Pendidikan Anak sampai Lulus Kuliah Walaupun Anda telah Meninggal 

Asuransi jiwa Allianz juga akan sangat membantu jika ternyata Anda telah memiliki tanggungan (anak) yang masih menempuh pendidikan, terutama mereka yang dalam usia kanak-kanak, di mana jalur tempuh pendidikan yang harus mereka jalani masih sangat jauh dan membutuhkan banyak biaya untuk melanjutkannya sedangkan Anda sebagai orang tua sudah terlebih dahulu dipanggil untuk menghadap Yang Mahakuasa.

Dengan warisan uang santunan meninggal dunia dari asuransi jiwa Allianz, maka pendidikan anak anak Anda pun akan terjamin sampai mereka lulus kuliah.

3. Premi yang terjangkau karena bisa disesuaikan dengan kemampuan finansial

Premi merupakan anggaran yang harus Anda keluarkan setiap bulan untuk membayar asuransi. Pembayaran premi bisa dilakukan bulanan, tiga bulanan atau kuartalan, enam bulanan atau semesteran, atau tahunan.

Besaran uang pertanggungan/uang santunan meninggal dunia ini juga sangat berkaitan dengan premi yang dibayarkan. Semakin tinggi premi yang dibayarkan, biasanya semakin tinggi uang pertanggungan yang diberikan.

4. Allianz merupakan Perusahaan Asuransi Kelas Dunia yang Kredibilitas nya sangat Tinggi

Saat memilih perusahaan asuransi, pilihlah yang memiliki kredibilitas tinggi. Hal ini bisa Anda lihat dari track record perusahaan asuransi tersebut. Apakah ada penghargaan tertentu yang diberikan selama beberapa tahun belakangan? Adanya penghargaan bisa menjadi indikasi kalau perusahaan asuransi tersebut memiliki track record yang bagus di mata masyarakat.

Perusahaan asuransi yang bagus juga bisa dilihat dari segi layanan yang diberikan. Tak jarang ada perusahaan asuransi yang di blacklist oleh masyarakat karena pelayanan klaim yang diberikan sangat buruk. Allianz merupakan perusahaan asuransi kelas dunia yang sudah tidak perlu diragukan lagi kredibilitas nya dan layanan yang diberikan juga sangat prima.

Berbicara tentang Asuransi jiwa, tidak selalu yang membutuhkannya hanya orang yang sudah berusia lanjut / tua saja. Tetapi Anda yang masih sehat dan muda juga membutuhkannya loh. Mungkin saat ini Anda merasa belum perlu memiliki Asuransi jiwa karena masih lajang atau belum memiliki anak walaupun status nya sudah menikah. Padahal salah satu keuntungan memiliki Asuransi selagi muda adalah premi asuransi yang Anda bayar akan semakin ringan.

Ini dikarenakan usia yang masih muda memiliki risiko yang lebih rendah dibanding usia tua. Jadi jangan heran kalau untuk usia di bawah 30 tahun premi yang dibayarkan akan jauh lebih murah dibandingkan dengan premi asuransi jiwa untuk usia di atas 40 tahun ke atas.

Jika Anda baru mendaftar menjadi peserta asuransi jiwa disaat usia Anda sudah tua (batas usia untuk menjadi peserta adalah 70 tahun), maka premi berkala yang harus Anda bayar juga semakin tinggi. Jadi lebih baik mendaftarkan diri Anda menjadi peserta asuransi jiwa sejak masih muda untuk mendapatkan premi berkala yang lebih murah.

Asuransi juga masih seringkali dianggap sebelah mata oleh masyarakat Indonesia. Jika dibandingkan, dari 10 orang Indonesia, yang memiliki asuransi mungkin hanya 2-3 orang saja. Hal ini tak lepas dari kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki asuransi, terutama asuransi jiwa. Masih banyak orang yang tidak memikirkan untuk memiliki jenis asuransi ini di saat keadaan aman.

Beberapa dari Anda mungkin berpikir bahwa asuransi jiwa tidak begitu penting karena manfaatnya sendiri tidak langsung terasa. Manfaatnya berupa uang santunan baru dirasakan disaat telah terjadinya risiko kematian.

Satu hal yang perlu Anda ingat, bahwa Asuransi jiwa dibeli bukan untuk orang yang meninggal, melainkan memastikan orang orang yang ditinggalkan bisa tetap dapat hidup dengan layak (dapat menyambung hidup). Kenapa harus menunggu besok, jika Anda bisa memiliki asuransi jiwa Allianz sekarang? Jangan biarkan anggota keluarga yang Anda sayangi menghadapi risiko besar karena penundaan untuk memiliki asuransi jiwa Allianz yang Anda lakukan.

pesan sekarang